Rangkuman Berita Utama Timteng Sabtu 15 Januari 2022

Jakarta, ICMES. . Para perunding senior Iran dan tiga negara Eropa (Inggris, Prancis dan Jerman) kembali ke negara masing-masing untuk jangka waktu dua hari sejak Jumat (14/1) guna melakukan konsultasi dan diskusi  sikap politik mereka sesuai kesepakaan yang telah mereka capai.

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam sebuah statemen yang dibuat dengan suara bulat, menurut beberapa sumber diplomatik,   menyerukan “pembebasan kapal Uni Emirat Arab (UEA) secepatnya” oleh kelompok Ansarullah (Houthi) yang telah menyitanya sejak awal Januari lalu.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menyampaikan belasungkawa kepada sejawatnya dari Israel, Isaac Herzog, melalui panggilan telepon atas meninggalnya ibu Herzog.

Sebuah rekaman video memperlihatkan bahwa pasukan pemerintah Suriah berhasil memaksa konvoi pasukan Amerika Serikatkeluar dari sebuah daerah di provinsi Hasaka di timur laut Suriah.

Berita Selengkapnya:

Para Perunding Nuklir Iran Kembali ke Negara Masing-Masing untuk Sementara Waktu

Para perunding senior Iran dan tiga negara Eropa (Inggris, Prancis dan Jerman) kembali ke negara masing-masing untuk jangka waktu dua hari sejak Jumat (14/1) guna melakukan konsultasi dan diskusi  sikap politik mereka sesuai kesepakaan yang telah mereka capai.

Meski demikian, negosiasi di tingkat pakar masih  terus dilanjutkan tanpa jeda sehingga kepulangan para perunding senior itu tak berarti berakhirnya perundingan putaran kedelapan.

Perundingan yang ditujukan Iran untuk pencabutan sanksi ilegal AS dimulai pada 27 Desember lalu, dan dilaporkan mengalami kemajuan yang lamban. Iran menuntut pencabutan sanksi  dari AS yang telah keluar dari perjanjian tahun 2015.

Teheran menegaskan bahwa jika pencabutan ini terverifikasi maka Iran akan kembali menjalankan komitmen nuklirnya sesuai perjanjian tersebut. Teheran memastikan bahwa perundingan akan segera mencapai kesepakatan final jika AS bersedia mencabut sanksi itu dan menerima mekanisme yang dipresentasikan Iran dalam masalah ini.

Ali Waiz dari International Crisis Group menyebutkan bahwa Iran dan pihak lawannya dalam perundingan di Wina “masih sangat jauh berselisih pendapat mengenai sanksi yang akan dicabut, mekanisme verifikasi dan jaminan bahwa AS tak akan keluar lagi dari perjanjian ini”.

Kepada AFP dia mengatakan bahwa untuk verifikasi pencabutan sanksi itu “ada dua bidang, ekspor minyak Iran dan kemampuan Teheran memperoleh pendapatan yang terkait dengan sektor ini serta dana yang dibekukan, hal yang sebenarnya dapat dilakukan dalam hitungan hari”.

Namun, masalah jaminan adalah faktor yang lebih sensitif karena, menurut Ali Waiz, akan membuat pemerintah AS, baik periode Presiden Joe Biden maupun  selanjutnya, tak dapat lagi “mengikat tangan para sekutunya”.

Di bidang nuklir sendiri, sejauh ini belum diputuskan ihwal mesin sentrifugal yang digunakan Iran dalam pengayaan uranium, dan masih berjalan pembicaraan mengenai “penghancuran, penangguhan pemakaian, dan sekumpulan jalan tengah”, menurut keterangan para diplomat Eropa yang dikutip AFP, dan Iran bisa jadi menentang opsi pertama.

Semua pihak tidak menetapkan batasan waktu perundingan. Meski demikian, Eropa berulang kali menyebutkan jangka waktu “beberapa minggu”.

Menlu AS Antony Blinken menyatakan bahwa jika perundingan Wina gagal maka AS akan mencari jalan dan opsi-opsi lain bersama para sekutunya di Eropa, Timteng dan lain-lain. Sekira 100 anggota Kongres pada pekan ini mengimbau pemerintahan Joe Biden supaya mundur dari perundingan “tak serius” di Wina. (alalam/raialyoum)

Dewan Keamanan PBB Seru Ansarullah Bebaskan Kapal UEA

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam sebuah statemen yang dibuat dengan suara bulat, menurut beberapa sumber diplomatik, Jumat (14/1),  menyerukan “pembebasan kapal Uni Emirat Arab (UEA) secepatnya” oleh kelompok Ansarullah (Houthi) yang telah menyitanya sejak awal Januari lalu.

Statemen yang disusun oleh Inggris atas desakan UEA, anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, itu mengecam penyitaan kapal bernama Rwabee tersebut.

Dikutip AFP, statemen itu menyebutkan bahwa 15 negara anggota Dewan Keamanan meminta “kepada semua pihak untuk menyelesaikan masalah ini secapatnya, dan menekankan pentingnya kebebasan pelayaran di Teluk Aden dan Laut Merah sesuai hukum internasional”.

Di bagian akhir statemen itu, Dewan Keamanan PBB menyerukan kepada semua pihak agar “menghentikan eskalasi di Yaman, dan bekerjasama secara konstruktif dengan utusan khusus PBB demi memulai lagi pembicaraan politik yang menyeluruh”.

Arab Saudi dan UEA mengutuk penyitaan kapal Rwabee dan menyebutnya “pembajakan”. Dua negara Arab Teluk itu terlibat dalam perang di Yaman melawan Ansarullah sejak tahun 2015.

Ansarullah menyatakan bahwa kapal itu disita karena memuat perlengkapan militer, dan mereka memperlihatkan bukti-bukti dokumen dan gambar untuk mendukung klaim ini. 

Meski demikian, Saudi masih bersikukuh bahwa kapal itu memuat perlengkapan medis sembari menyebutkan bahwa perlengkapan ini dikhususkan untuk rumah sakit lapangan di Pulau Socrota yang dikualasi oleh kelompok-kelompok bersenjata Yaman selatan yang bersekutu dengan UEA.

Dalam surat yang disodorkan kepada PBB, UEA menyebutkan bahwa kru kapal itu terdiri atas 11 orang, yang tujuh di antaranya adalah warga negara India, sementara empat orang lainnya masing-masing adalah warga negara Indonesia, Filipina, Burma dan Ethiopia. (raialyoum)

Presiden Turki Ucapkan Belasungkawa kepada Presiden Israel

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menyampaikan belasungkawa kepada sejawatnya dari Israel, Isaac Herzog, melalui panggilan telepon atas meninggalnya ibu Herzog.

“Presiden menyampaikan belasungkawa kepada Herzog atas meninggalnya ibunya,” ungkap pernyataan dari kantor kepresidenan Turki .

“Mengetahui dengan baik bahwa tempat ibu tidak akan pernah bisa terpenuhi, saya dengan sepenuh hati berbagi kesedihan Anda dan menyampaikan belasungkawa yang tulus atas nama bangsa saya dan saya sendiri,” ujar Erdogan kepada Herzog pada Kamis malam (13/1).

“Saya berharap Yang Mulia dan keluarga Anda yang berduka, kesabaran dan ketabahan,” lanjutnya.

Aura Herzog, ibu dari Isaac Herzog dan janda dari presiden keenam Israel, Chaim Herzog, meninggal pada Ahad lalu pada usia 97 tahun.

Putra Mahkota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, juga menyampaikan belangsungkawa kepada Herzog.

Beberapa pekan lalu Erdogan dalam kontak telefon dengan Herzog menekankan “pentingnya hubungan Turki dan Israel bagi keamanan dan stabilitas Timteng”.

Dia juga mengatakan bahwa meski Ankara dan Tel Aviv berbeda pendapat mengenai Palestina namun hubungan perdagangan dan pariwisata antara keduanya terus berkembang. (dailysabah)

Tentara Suriah Usir Pasukan AS di Hasaka

Sebuah rekaman video memperlihatkan bahwa pasukan pemerintah Suriah berhasil memaksa konvoi pasukan Amerika Serikat (AS) keluar dari sebuah daerah di provinsi Hasaka di timur laut Suriah.

Kantor berita resmi Suria, SANA, Jumat (14/1), merilis video tersebut disertai keterangan bahwa konvoi pasukan pendudukan AS yang mencoba memasuki desa Ghobour Al-Kharajneh di barat laut Hasakah telah dicegat oleh tentara Suriah dan dipaksa meninggalkan daerah tersebut.

Wartawan TV Al-Alam yang berbasis di Teheran sebelumnya di hari yang sama melaporkan bahwa AS mengirim paket senjata baru ke Hasakah.

Wartawan Al-Alam menyebutkan bahwa koalisi pimpinan AS mengirim konvoi 35 truk yang datang dari Irak dan membawa peralatan militer, logistik dan tangki bahan bakar ke pangkalan militernya di provinsi timur laut Suriah. (mna)