Rangkuman Berita Utama Timur Tengah, Rabu 7 Januari 2026

Jakarta, ICMES. Liga Arab mengutuk keras kunjungan menteri luar negeri Israel ke Hargeisa, ibu kota Somaliland, dan menyebutnya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Republik Federal Somalia.





Empat warga sipil gugur akibat dua serangan udara Israel di kota Khirbet Selm dan Kfardounine di Lebanon selatanSedikitnya tujuh orang, termasuk enam warga sipil dan seorang tentara Suriah, tewas dalam bentrokan yang kembali terjadi antara tentara Suriah dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi dan didukung AS di Aleppo, dengan kedua pihak saling menyalahkan atas korban jiwa tersebut

Berita selengkapnya:

Liga Arab Kecam Kunjungan Menlu Israel ke Somaliland

Liga Arab mengutuk keras kunjungan menteri luar negeri Israel ke Hargeisa, ibu kota Somaliland, dan menyebutnya sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap kedaulatan dan integritas teritorial Republik Federal Somalia.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Senin (5/1), Sekjen Liga Arab, Ahmed Aboul Gheit, mengatakan kunjungan tersebut merupakan upaya sia-sia untuk melegitimasi pemisahan diri Somalia barat laut dan menganggap pengakuan Israel terhadap Somaliland sebagai realitas yang sudah mapan.

Aboul Gheit menegaskan kembali penolakan tegas Liga terhadap setiap urusan resmi atau semi-resmi dengan otoritas wilayah separatis di luar kerangka pemerintah federal Somalia. Dia menekankan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran mencolok terhadap persatuan dan kedaulatan Somalia.

Dia memperingatkan bahwa langkah-langkah ini berisiko merusak perdamaian dan keamanan regional, sekaligus memperburuk ketegangan politik di Somalia, Laut Merah, Teluk Aden, dan wilayah Tanduk Afrika yang lebih luas.

Juru bicara Sekretaris Jenderal, Gamal Roshdy, mengatakan bahwa Dewan Liga Arab telah menganggap langkah tersebut batal, tidak sah, dan tidak dapat diterima selama pertemuannya pada 28 Desember 2025.

DIa menambahkan bahwa Dewan Liga Arab memandang langkah tersebut sebagai upaya untuk memfasilitasi rencana pemindahan paksa rakyat Palestina dan untuk membuka pelabuhan Somalia bagi pendirian pangkalan militer asing.

Roshdy juga memastikan Liga Arab akan terus memberikan dukungan politik dan teknis kepada lembaga-lembaga negara Somalia dalam menghadapi upaya untuk menciptakan titik konflik baru yang mengancam stabilitas dan persatuan negara, atau membahayakan koridor maritim Arab yang vital.

Pernyataan demikian mengemuka di tengah kecaman internasional yang meluas terhadap pengakuan Israel atas Somaliland. Liga Arab, Uni Afrika, Dewan Kerja Sama Teluk, Organisasi Kerja Sama Islam, dan beberapa negara, termasuk Mesir, Qatar, Iran, Arab Saudi, Pakistan, Tiongkok, Nigeria, dan Otoritas Palestina, semuanya menolak tindakan Israel tersebut, dan menganggapnya sebagai pelanggaran hukum internasional dan campur tangan dalam urusan internal Somalia.

Secara historis, Somaliland mendeklarasikan kemerdekaannya setelah jatuhnya rezim Mohamed Siad Barre pada tahun 1991, tetapi belum menerima pengakuan internasional dan dianggap sebagai bagian integral dari Republik Federal Somalia berdasarkan hukum internasional dan resolusi PBB. (alahram/dawanafrica)

Empat Orang Gugur Akibat Serangan Israel di Lebanon Selatan

Empat orang gugur akibat dua serangan udara Israel di kota Khirbet Selm dan Kfardounine di Lebanon selatan, mengakibatkan kematian empat warga sipil, Selasa (6/1).

Dikutip berita Lebanon, NNA, Pusat Operasi Darurat Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan Masyarakat Lebanon  mengatakan, “Serangan udara Israel di kota Kfardounine di distrik Bint Jbeil menggugurkan dua warga sipil.”

NNA melaporkan, “Serangan udara Israel menyasar  sebuah rumah di kota Khirbet Selm, dan menggugurkan dua orang.”

Sebuah drone Israel menjatuhkan granat kejut pada warga sipil Lebanon saat mereka memeriksa rumah mereka yang rusak di lingkungan barat kota Aita al-Shaab.

Presiden Lebanon Joseph Aoun menegaskan bahwa serangan Israel yang sedang berlangsung menimbulkan banyak pertanyaan, khususnya mengenai waktunya, yang terjadi menjelang pertemuan “Mekanisme”.

Aoun mengatakan, “Perkembangan ini mencerminkan niat yang jelas untuk menggagalkan upaya yang dilakukan di tingkat lokal, regional, dan internasional untuk menghentikan eskalasi.” Dia mengulangi seruannya untuk memberdayakan “Mekanisme” untuk memenuhi tugas-tugas yang diberikan melalui konsensus pihak-pihak terkait dan penyediaan dukungan internasional yang diperlukan untuk memastikan keberhasilannya dalam menjalankan perannya.

Presiden Lebanon menambahkan bahwa serangan Israel yang terus berlanjut meskipun Lebanon telah menanggapi berbagai upaya untuk meredakan ketegangan. Dia menekankan bahwa serangan-serangan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap upaya diplomatik yang dilakukan untuk menjaga stabilitas.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengutuk keras pemboman udara yang menargetkan infrastruktur perumahan, industri, dan perkotaan di Lebanon selatan dan Lembah Bekaa.

Baghaei menyebut serangan sebagai “pelanggaran terang-terangan terhadap Piagam PBB dan hukum internasional” dan menekankan “keharusan menuntut dan menghukum rezim Zionis karena melakukan kejahatan perang.”

Dia  mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan negara-negara regional untuk mengambil “tindakan serius” untuk melawan agresi dan “provokasi perang” Israel.

Sembari menyinggung “pelanggaran terus-menerus Israel terhadap kesepakatan gencatan senjata” selama setahun terakhir, Baghaei menekankan bahwa para penjamin kesepakatan tersebut, yaitu AS, Prancis, dan PBB bertanggung jawab memastikan pelestariannya. (alalam/presstv)

Tujuh Orang Tewas dalam Pertempuan antara SDF dan Tentara Suriah di Aleppo

Sedikitnya tujuh orang, termasuk enam warga sipil dan seorang tentara Suriah, tewas dalam bentrokan yang kembali terjadi antara tentara Suriah dan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi dan didukung AS di Aleppo, dengan kedua pihak saling menyalahkan atas korban jiwa tersebut.

Kementerian Pertahanan Suriah mengatakan bentrokan meletus setelah drone SDF menargetkan pos pemeriksaan militer di dekat Deir Hafer, sebelah timur provinsi utara.

Pertempuran dengan tembakan senapan mesin berat dan serangan drone berpusat di sekitar dua lingkungan, Sheikh Maqsoud dan Ashrafiyah.

Pertempuran terjadi beberapa hari setelah delegasi SDF mengadakan pembicaraan dengan pemerintah di Damaskus tentang pengintegrasian pejuang SDF ke dalam tentara nasional Suriah.

Di selatan Suriah, pasukan Israel melancarkan serangan, dengan kendaraan militer Israel menyerbu desa Saida al-Golan di pedesaan Quneitra.

Tentara Israel juga telah mendirikan pos pemeriksaan dan menggerebek rumah-rumah di desa tersebut. (aljazeera)