Rangkuman Berita Utama Timteng Selasa 20 Juli 2021

ledakan di baghdadJakarta, ICMES. Menjelang Idul Adha, sedikitnya 35 orang tewas dan 60-an orang lainnya menderita luka akibat ledakan bom bunuh diri di sebuah pasar di kota Sadr di pinggiran timur Baghdad, ibu kota Irak.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh memperingatkan kepada Rezim Zionis Israel agar tidak tidak mengulangi serangan warga ekstremis Zionis ke komplek Masjid Al-Aqsa di kota Quds (Yerussalem).

Sistem pertahanan udara Suriah dilaporkan telah menangkis serangan Rezim Zionis Israel ke kawasan Al-Safirah di bagian tenggara provinsi Aleppo pada Senin malam.

Berita Selengkapnya:

Ledakan Bom Tewaskan Sedikitnya 35 Orang di Baghdad, ISIS Mengaku Bertanggungjawab

Menjelang Idul Adha, sedikitnya 35 orang tewas dan 60-an orang lainnya menderita luka akibat ledakan bom bunuh diri di sebuah pasar di kota Sadr di pinggiran timur Baghdad, ibu kota Irak.

Kelompok teroris ISIS melalui saluran-salurannya di aplikasi Telegram mengaku bertanggungjawab atas serangan keji tersebut, dan menyatakan bahwa pelakunya adalah seorang anggota ISIS yang berjulukan Abu Hamzah Al-Iraqi.

Sumber-sumber keamanan dan kedokteran mencatat jumlah korban tewas sedikitnya 35 orang dan korban luka 60-an orang. Ledakan itu terjadi di Pasar Wahailat di kota yang ditempati oleh ulama berpengaruh Syiah Sayid Moqtada Sadr.

Sumber keamanan menyebutkan bahwa di antara para korban tewas terdapat sedikitnya tujuh anak kecil, sehingga lembaga Dana Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) menyatakan, “Aksi keji menjelang Idul Adha ini mengingatkan sejauh mana kekerasan mengerikan masih dialami oleh anak-anak kecil di Irak.”

Presiden Irak Barham Salih di Twitter menyebut serangan itu sebagai “kejahatan keji yang tak akan pernah menentramkan pikiran kita kecuali dengan terberantasnya terorisme yang pengecut dan penuh kedengkian itu dari akarnya”.

Menurut sebuah pernyataan militer Irak, Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi menahan komandan resimen polisi federal yang bertanggung jawab atas area pasar itu. Dilaporkan pula bahwa penyelidikan atas peristiwa ini sudah dimulai. (raialyoum/aljazeera)

Hamas Peringatkan Israel untuk Tidak Mengulangi Serangan ke Masjid Al-Aqsa

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh memperingatkan kepada Rezim Zionis Israel agar tidak tidak mengulangi serangan warga ekstremis Zionis ke komplek Masjid Al-Aqsa di kota Quds (Yerussalem).

Peringatan itu disampaikan Hamas dalam sebuah pernyataan menyambut Idul Adha yang dimuat di laman resminya, Senin (19/7).

“Musuh hendaklah tidak mengulangi peristiwa serangan ke Masjid Al-Aqsa dan penistaan terhadap kesucian kami di Quds dan sekitarnya serta di Baitul Maqdis dan sekitar Baitul Maqdis,” ungkap Haniyeh.

Dia menambahkan, “Quds memiliki pedang dan perisai serta tangan perkasa (kubu resistensi), yang akan melindungi dan membelanya bersama anak-anak bangsa kami serta kaum pria dan wanita yang bertahan di komplek Masjid Al-Aqsa dan saudara-saudara kami Tepi Barat dan di dalam wilayah pendudukan (Israel).”

Ismail Haniyeh menilai apa yang dilakukan kaum Zionis belakangan ini di Quds dan Masjid Al-Aqsa merupakan “upaya untuk menutupi kekalahannya”.

“Rezim pendudukan (Israel) sia-sia berusaha menghabisi kemenangan besar di mana kubu resistensi telah memperdalam perimbangan bahwa Quds tidaklah jauh dari jangkauan serangan kami,” tegas Haniyeh, mengacu pada peristiwa perang Gaza-Israel pada 10-21 Mei lalu.

Pada Ahad lalu sebanyak lebih dari 1500 massa Zionis telah melurug ke komplek Masjid Al-Aqsa melalui Bab Al-Mugharabah, menggelar ritual Talmud di depan Kubah Al-Sakhrah dan melakukan tindakan-tindakan povokatif dengan berpawai di dalam komplek. (raialyoum)

Pertahanan Udara Suriah Tangkis Serangan Israel

Sistem pertahanan udara Suriah dilaporkan telah menangkis serangan Rezim Zionis Israel ke kawasan Al-Safirah di bagian tenggara provinsi Aleppo pada Senin malam (19/7).

Kantor berita resmi Suriah, SANA, saat melaporkan peristiwa itu menyebutkan bahwa pertahanan udara Suriah telah merontokkan sebagian besar rudal yang ditembakkan Israel ke kawasan tersebut.

Sumber militer Suriah mengatakan, “Sekira jam 23.37 pada Senin malam, Israel melancarkan agresi udara ke arah tenggara Aleppo untuk menyasar beberapa titik di kawasan Al-Safirah, namun sistem pertahanan udara kami mencegatnya dan berhasil menjatuhkan sebagian besar rudal musuh.”

Dia menambahkan bahwa sekarang sedang dilakukan pemeriksaan atas dampak serangan tersebut.

Kawasan Al-Safirah pernah mendapat serangan serupa dari Israel pada Mei lalu. SANA saat itu melaporkan bahwa serangan tersebut menyasar sebuah pusat penelitian. (raialyoum)