Rangkuman Berita Utama Timteng  Sabtu 9 Oktober 2021

Jakarta, ICMES. Sedikitnya 46 orang terbunuh dan puluhan lainnya terluka akibat ledakan bom bunuh diri yang menyasar sebuah masjid di Afghanistan utara yang sedang dipenuhi oleh jemaah Muslim Syiah yang menunaikan shalat Jumat.

Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian dan rombongan delegasi yang menyertainya bersama Duta Besar Iran untuk Lebanon, Mohammad Jalal Firouzniya.

Komandan pasukan penjaga perbatasan di kepolisian Iran Brigjen Ahmad Ali Kudarzi menyatakan Teheran memantau spionase Israel di titik-titik konsentrasi para agen Israel di Republik Azerbaijan yang bertetangga dengan Iran.

Media resmi Suriah melaporkan bahwa pertahanan udara Suriah menangkis serangan rudal Israel yang terhadap wilayah provinsi Homs, Suriah.

Berita Selengkapnya:

Bom Bunuh Diri Terjang Masjid di Afghanistan, 46 Jemaah Muslim Syiah Terbunuh

Sedikitnya 46 orang terbunuh dan puluhan lainnya terluka akibat ledakan bom bunuh diri yang menyasar sebuah masjid di Afghanistan utara yang sedang dipenuhi oleh jemaah Muslim Syiah yang menunaikan shalat Jumat (8/10).

Kelompok teroris ISIS melalui kantor beritanya, Aamaq, mengaku bertanggungjawab dan menyebutkan bahwa pelaku serangan itu adalah seorang warga Muslim Uyghur dengan sasaran warga Muslim Syiah dan Taliban. ISIS menyatakan bahwa serangan itu dilancarkan karena kedua pihak itu bersedia mengusir orang Uyghur demi memenuhi desakan China.

Serangan itu merupakan yang terbaru dalam serangkaian pemboman dan penembakan ISIS yang menarget penguasa baru Taliban Afghanistan dan warga Muslim Syiah sejak pasukan AS dan NATO meninggalkan Afghanistan pada Agustus lalu.

Ledakan itu menghancurkan jendela Masjid Gozar-e-Sayed Abad, menghanguskan langit-langit dan menyebarkan serpihan.

Para jamaah yang menjadi sasaran serangan itu adalah warga etnis Hazara, yang telah lama menderita diskriminasi ganda sebagai etnis minoritas dan sebagai pengikut mazhab minoritas Syiah.

Juru bicara Taliban Bilal Karimi mengatakan kepada AP bahwa 46 jamaah tewas dan 143 terluka dalam ledakan itu, dan penyelidikan sedang dilakukan. Korban tewas 46 adalah jumlah yang tertinggi dalam serangan yang terjadi sejak pasukan asing meninggalkan Afghanistan.

Namun, keterangan beberapa sumber yang dikutip Al-Alam menyebutkan bahwa jumlah korban tewas bahkan mencapai hampir 100 orang, sedangkan korban luka sekira 200 orang.

Seorang ulama Syiah terkemuka, Sayed Hussain Alimi Balkhi, meminta Taliban menjamin keamanan warga Muslim Syiah Afghanistan.

“Kami mengharapkan aparat keamanan dari pemerintah memberikan pengamanan terhadap masjid-masjid karena mereka mengumpulkan senjata-senjata yang disediakan untuk pengamanan tempat-tempat ibadah tersebut,” katanya.

Dost Mohammad Obaida, wakil kepala polisi di Kunduz berjanji melindungi minoritas di provinsi tersebut. “Saya meyakinkan saudara-saudara Syiah kami bahwa Taliban siap untuk memastikan keselamatan mereka,” katanya.

Zabihullah Mujahid , jubir pemerintahan Emirat Islam yang dibentuk Taliban, menyatakan pemerintah berjanji akan mengejar dan menghukum semua orang yang bertanggungjawab atas serangan itu.

“Emirat Islam mengutuk keras aksi keji ini, dan berjanji menemukan dan menghukum para penanggungjawab kejahatan ini,” tegasnya. Dia menambahkan, “Pasukan khusus telah mendatangi lokasi ledakan, dan penyelidikan sedang dilakukan.”

Misi PBB di Afghanistan mengutuk serangan itu sebagai “bagian dari pola kekerasan yang mengganggu” yang menargetkan institusi keagamaan. (ap/alalam)

Ditemui Menlu Iran, Sekjen Hizbullah: Iran Buktikan Kesetiaan kepada Sekutunya

Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir-Abdollahian dan rombongan delegasi yang menyertainya bersama Duta Besar Iran untuk Lebanon, Mohammad Jalal Firouzniya, Jumat (8/10).

Dalam pertemuan itu keduanya telah membicarakan perkembangan situasi politik di Lebanon dan kawasan sekitar, sebagaimana disebutkan dalam statemen Hizbullah yang dirilis pada hari itu.

Menteri Luar Negeri Iran menekankan “keteguhan sikap negaranya kepada Lebanon serta dukungan dan kebersamaan dengannya di semua level”.

Di pihak lain, Sayid Nasrallah berterima kasih kepada Iran dan menyebut negara republik Islam ini “telah membuktikan kedudukannya sebagai sekutu setia yang tak menelantarkan para sahabatnya dalam kondisi sesulit apapun”. Dia juga mengatakan, “Besar sekali harapan untuk keluarnya Lebanon dari ujian (krisis ekonomi) ini, dan semuanya bekerjasama.”

Abdollahian tiba di Beirut, ibu kota Lebanon, dari Moskow, ibu kota Rusia, pada hari Kamis lalu dan segera menemui Presiden Lebanon Michel Aoun dan sejumlah pejabat Lebanon lainnya.

Presiden Aoun saat menerima kunjungan Abdollahian di Istana Kepresidenan Baabda, Beirut, menekankan dukungan negaranya kepada segenap upaya yang dilakukan Iran demi memperkuat hubungan Iran dengan Lebanon dan dengan negara-negara kawasan, terutama negara-negara Arab, melalui dialog dalam rangka ini.

“Dialog seperti ini dapat mendekatkan pandangan terhadap berbagai isu yang diperselisihkan,” ungkap Aoun.

Sedangkan Menteri Abdollahian dalam jumpa pers bersama sejawatnya dari Lebanon, Abdollah Bou Habib, mengatakan, “Perusahaan-perusahaan Iran siap mengadakan dua pembangkit listrik di Lebanon dalam tempo kurang dari 18 bulan.” Dia juga menyebutkan kesediaan Iran berpartisipasi dalam rekonstruksi Pelabuhan Beirut jika diminta.

Kelompok pejuang Hizbullah telah memrakarsai suplai bahan bakar minyak dari Iran untuk Lebanon sejak Agustus lalu ketika Lebanon menderita kelangkaan bahan bakar minyak di tengah parahnya krisis ekonomi. Minyak Iran didatangkan ke Lebanon melalui Pelabuhan Baniyas, Suriah, meskipun Iran dikenai sanksi perminyakan oleh AS.

Abdollahian menegaskan, “Republik Islam Iran memandang Lebanon sebagai sahabat, mitra dan sekutunya di kawasan.  Kami sepenuhnya siap memberikan bantuan  kepada Lebanon agar dapat sukses melewati krisis ekonomi dewasa ini.”

Dia juga mengatakan, “Republik Lebanon juga dapat memperoleh pengecualian dari sanksi AS agar dapat bekerja untuk memperkuat hubungan dagang dan ekononomi dengan Iran.” (raialyoum)

Anggota Parlemen Iran Sebut Ada Setiga Israel, Turki dan Azerbaijan Anti-Iran

Komandan pasukan penjaga perbatasan di kepolisian Iran Brigjen Ahmad Ali Kudarzi menyatakan Teheran memantau spionase Israel di titik-titik konsentrasi para agen Israel di Republik Azerbaijan yang bertetangga dengan Iran.

“Orang-orang Israel berkonsentrasi di titik-titik penting dan sensitif Azerbaijan dan berusaha memata-matai Iran,” lanjutnya dalam sebuah pernyataan yang ditayangkan oleh stasiun televisi Iran, Jumat (8/10).  

Sebelumnya, Mojtaba Zunnouri, anggota Komisi Keamanan Nasional Parlemen Iran, menyebutkan adanya “segi tiga keji” anti-Iran, mengacu pada persekutuan Azerbaijan dengan Turki dan Israel. Dia juga menyebutkan adanya “fitnah” yang dilakukan Azerbaijan di wilayah perbatasan negara ini dengan Iran.

“Para penguasa Turki, Azerbaijan dan Israel bertindak anti-Iran melalui segi tiga keji dan menciptakan krisis di mana mereka sendirilah yang akan tenggelam di dalamnya dan rugi,” tegasnya.

Dia mengingatkan bahwa keamanan akan tegak di kawasan sekitar jika negara-negara yang ada di dalamnya mengaikan keamanannya dengan keamanan Iran.

“Dengan membangkitkan fitnah di kawasan, Azerbaijan akan terjerumus ke dalam lobang jebakan yang dibuat oleh Israel,” pungkasnya.

Pada Selasa lalu militer Turki dan Azerbaijan menggelar latihan militer bersama bersabdi Indestructible Brotherhood-2021 di Daerah Otonomi Nakhchiva setelah pasukan Iran menggelar latihan militer di wilayah perbatasan negara ini dengan Azerbaijan. (raialyoum/dailysabah)

Israel Serang Kota Homs, Enam Tentara Suriah Terluka

Media resmi Suriah melaporkan bahwa pertahanan udara Suriah menangkis serangan rudal Israel yang terhadap wilayah provinsi Homs, Suriah, Jumat (8/10).

Kantor berita resmi Suriah, SANA, mengutip pernyataan sumber militer dan menyebutkan, “Musuh, Israel, melakukan agresi udara dari arah daerah Al-Tanf, dengan semburan rudal ke arah bandara militer T-4 di wilayah tengah, dan media pertahanan udara kami menghadapi rudal agresi dan menembak jatuh sebagian besar di antaranya.”

SANA menambahkan bahwa serangan itu mengakibatkan enam tentara Suriah cidera serta menyebabkan beberapa kerugian materi.

Militer Israel enggan berkomentar mengenai serangan tersebut.  (mm/raialyoum)