Jakarta, ICMES. Sistem pertahanan udara Mersad buatan Iran telah mendeteksi dan menghancurkan drone yang terbang di langit di atas suatu wilayah, di mana Angkatan Bersenjata Iran melakukan manuver militer skala besar bersandi “Zolfaghar 1401†yang melibatkan berbagai divisi pasukan.

Wakil Presiden Iran Mohammad Eslami mengatakan bahwa kubu musuh mencoba menghancurkan Suriah dengan bantuan para penjahat di seluruh dunia dan menerapkan rencana kotor yang sama terhadap Iran.
Media militer kelompok pejuang Hizbullah Lebanon merilis sebuah video berjudul “Kami Bersumpah Kami mampu, Kami akan Menyeberang (ke Israel/Palestina pendudukan 1948),” sebagai peringatan langsung terhadap Israel.
Menteri Pertahanan baru Israel, Yoav Gallant, berjanji mencegah Iran meraih senjata nuklir, dan memastikan bahwa Iran dan proksinya akan gagal dalam misi mereka untuk menghancurkan Tel Aviv.
Berita Selengkapnya:
Latihan Perang, Sistem Rudal Mersad Buatan Iran Rontokkan Drone
Sistem pertahanan udara Mersad buatan Iran telah mendeteksi dan menghancurkan drone yang terbang di langit di atas suatu wilayah, di mana Angkatan Bersenjata Iran melakukan manuver militer skala besar bersandi “Zolfaghar 1401†yang melibatkan berbagai divisi pasukan.
Latihan Zolfaqar 1401 dimulai pada Kamis malam lalu, dan menampilkan bagian-bagian infanteri, unit lapis baja dan mekanis, kapal permukaan, kapal selam dan kapal terbang, sistem pertahanan udara, anggota pasukan komando laut, dan pembom strategis.
Pada hari ketiga latihan bersama, Minggu (1/1), yang berlangsung di area yang terbentang dari pelabuhan dan perairan selatan negara itu hingga ujung utara Samudera Hindia, radar sistem rudal Mersad mencegat target udara di ketinggian menengah saat berusaha menembus wilayah udara Iran.
Sistem tersebut, berkoordinasi dengan Sistem Pertahanan Udara Terpadu Angkatan Bersenjata Iran, kemudian meluncurkan rudal dan menyerang drone pengintai saat terbang di ketinggian 25.000 kaki dan pada jarak 150 kilometer jauhnya.
Mersad adalah sistem pertahanan rudal taktis, mobile, dan gesit yang dikembangkan oleh para ahli militer Iran.
Jangkauan deteksinya telah ditingkatkan dari 100 kilometer menjadi 150 kilometer. Sistem ini menggunakan teknologi canggih, memiliki akurasi dan kontinuitas operasional yang tinggi, serta dapat mengunci target dan menghancurkannya pada jarak 40 kilometer.
Mersad dapat dikerahkan dalam waktu kurang dari 7 menit dan mampu mengubah posisinya dalam jangka waktu yang sama setelah meluncurkan misil.
Sementa itu, kapal selam Tareq kelas Kilo Iran meluncurkan torpedo Mi’ad buatan dalam negeri untuk pertama kalinya mencapai target maritim yang ditentukan.
Kapal selam Qadir juga meledakkan berbagai target dengan torpedo pintar Valfajr yang berkecepatan tinggi serta juga buatan dalam negeri.
Helikopter multi-misi Sikorsky SH militerIran juga meluncurkan ke dalam air torpedo udara, yang mendorong dirinya ke sasaran dan menghancurkannya.
Berkat hulu ledaknya dengan kekuatan penghancur yang sangat besar, torpedo ini dapat menghancurkan dan menenggelamkan kapal angkatan laut besar dalam hitungan detik.
Fitur yang membedakan Valfajr adalah waktu persiapan pra-peluncuran yang singkat, yang secara dramatis meningkatkan kemampuan taktis, kinerja, dan reaksi cepat dari unit-unit tempur, baik kapal perang maupun kapal selam.
Valfajr dikatakan memiliki jangkauan yang lebih jauh, lebih presisi, dan daya rusak yang lebih tinggi dibandingkan dengan torpedo sejenis.
Juru bicara latihan itu, Brigadir Jenderal Alireza Sheikh, mengatakan latihan itu dimaksudkan untuk meningkatkan pelatihan dan kesiapan tempur serta mengimplementasikan beberapa rencana operasional dan intelijen untuk meningkatkan keamanan kawasan.
Dia mengyebut pemanfaatan perangkat keras dan peralatan militer pribumi sebagai salah satu poin luar biasa dari latihan itu.
Komandan latihan militer itu, Wakil Panglima Angkatan Bersenjata Laksamana Muda Habibollah Sayyari, Kamis lalu mengatakan bahwa manuver itu membawa pesan bahwa negara-negara kawasan Teluk dapat menjamin keamanan dan perdamaian di lingkungan mereka melalui kerja sama, tanpa bergantung pada pihak luar. (presstv)
Wapres Iran: Pemimpin Besar Iran Rontokkan Konspirasi Musuh terhadap Suriah
Wakil Presiden Iran Mohammad Eslami mengatakan bahwa kubu musuh mencoba menghancurkan Suriah dengan bantuan para penjahat di seluruh dunia dan menerapkan rencana kotor yang sama terhadap Iran.
Dia menambahkan bahwa Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei telah menghancurkan plot itu dengan bantuan jenderal legendaris Iran mantan komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Qassem Soleimani.
Menurut Eslami, Jenderal Soleimani dibunuh oleh Amerika Serikat secara licik antara lain karena sumpah sang martir besar Iran itu bahwa ISIS pasti binasa.
Ketua komite khusus di Iran, Abbas Ali Kadkhodaei, yang ditugasi menindaklanjuti kasus pembunuhan Soleimani, mengumumkan di pengadilan lokal dan internasional bahwa sudah hampir siap dakwaan untuk persidangan terhadap tersangka yang terlibat.
Kadkhodaei Sabtu lalu mengatakan bahwa Iran dengan berbagai institusinya, termasuk Kemlu dan sistem peradilan, telah mengambil beberapa langkah yang diperlukan untuk mengadili para pembunuh Soleimani.
Kadkhodaei menambahkan bahwa hakim dan jaksa Iran mengikuti perkembangan kasus tersebut, untuk membantunya mencapai hasil hukum yang dapat diterima. (irna)
Ancam Israel, Hizbullah Rilis Video “Sumpah, Kami Sanggup Menerobosâ€
Media militer kelompok pejuang Hizbullah Lebanon, Ahad (1/1), merilis sebuah video berjudul “Kami Bersumpah Kami mampu, Kami akan Menyeberang (ke Israel/Palestina pendudukan 1948),” sebagai peringatan langsung terhadap Israel.
Video tersebut mensimulasikan skenario para pejuang resistensi Hizbullah menyerbu wilayah pendudukan, setelah membuat lubang di tembok beton antara Lebanon dan wilayah pendudukan.
Video ini menjelaskan bagaimana para pejuang perlawanan berhasil menyusup dan menerobos masuk ke kedalaman wilayah pendudukan, di mana bentrokan terjadi dengan tentara Israel.
Video itu menyoroti bentrokan dan penyerbuan ke berbagai lokasi, mulai dari perbatasan utara dan berakhir di tepi Laut Palestina.
Sebagai peringatan bagi Israel pula, pada Juli lalu Hizbullah melalui media perangnya juga menyiarkan adegan-adegan serta menerbitkan video yang menunjukkan koordinat platform ekstraksi gas di pantai Palestina pendudukan.
Adegan-adegan yang disiarkan oleh media perang itu diberi judul: “(Israel) terjangkau serangan, bermain-main dengan waktu tidak ada gunanya.†(raialyoum)
Menhan Baru Israel Berjanji Cegah Iran Peroleh Senjata Nuklir
Menteri Pertahanan baru Israel, Yoav Gallant, berjanji mencegah Iran meraih senjata nuklir, dan memastikan bahwa Iran dan proksinya akan gagal dalam misi mereka untuk menghancurkan Tel Aviv.
“Upaya nuklir Iran, rudal yang ditembakkan dari Jalur Gaza dan semua operasi penembakan tentara Israel di Jenin memiliki satu tujuan yang sama:, yaitu melemahkan kami, menimbulkan ketakutan pada kami dan menyaksikan kehancuran kami. Mereka tidak akan berhasil dalam tujuan ini,†kata Gallant dalam pernyataan kepada surat kabar Israel The Jerusalem Post, Ahad (1/1).
Dia juga menuturkan, “Iran sedang berusaha keras memperoleh senjata nuklir, bersama dengan pernyataan berulang tentang harapannya untuk menghancurkan Negara Israel.â€
Gallant menyebut ancaman rudal yang mengitari Israel di berbagai perbatasan sebagai “tantangan keamanan terpenting lainnya di negara ini.â€.
Pernyataan senada juga dilontar Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Kamis lalu.
“Pemerintah Israel yang baru akan memiliki misinya untuk menggagalkan upaya Iran mengembangkan senjata nuklir,†katanya.
Dalam sumpah jabatan di Knesset, dia juga menegaskan, “Tugas pertama di depan kita adalah menggagalkan upaya Iran untuk mengembangkan senjata nuklir yang mengancam keamanan Israel dan dunia.†(railalyoum)







