Rangkuman Berita Utama Timteng Sabtu 2 Maret 2024

Jakarta, ICMES. Seorang anggota Angkatan Laut (AL) Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran yang bertugas sebagai penasihat militer gugur akibat serangan Israel di Suriah.

Rakyat Iran memberikan suaranya dalam pemilu parlemen dan Majelis Ahli, dan Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei menyerukan kepada warga yang berhak pilih  untuk menyukseskan pemilu dan berpartisipasi secara besar-besaran

Memasuki hari ke-148 agresi Israel di Jalur Gaza, pasukan pendudukan Zionis Israel pada hari Jumat (1/3), terus melakukan pembantaian, dan gagal untuk membenarkan kejahatan pembantaian para pengantre bantuan kemanusiaan, sementara AS pesimis terhadap perjanjian gencatan senjata.

Berita selengkapnya:

Serangan Israel di Suriah Gugurkan Satu Anggota IRGC dan Dua Anggota Hizbullah

Seorang anggota Angkatan Laut (AL) Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran yang bertugas sebagai penasihat militer gugur akibat serangan Israel di Suriah.

Angkatan Laut IRGC dalam sebuah pernyataan pada hari Jumat (1/3) mengatakan anggotanya  yang bernama Reza Zarei dan berpangkat kolonel gugur bersama dengan dua anggota  Hizbullah Lebanon akibat  serangan Israel di pelabuhan Baniyas di barat laut Suriah sehari sebelumnya.

Israel kerap menyerang posisi-posisi militer di Suriah, terutama yang terkait dengan para pejuang resistensi, yang telah memainkan peran penting dalam membantu tentara Suriah dalam perjuangannya melawan organisasi-organisasi pemberontak dan teroris yang didukung Barat dan rezim-rezim sekutunya di Timur Tengah.

Iran menjalankan misi asistensi di Suriah atas permintaan Damaskus untuk membantu Suriah mengalahkan militan dukungan asing yang telah memerangi pemerintah Suriah  sejak tahun 2011.

Pada bulan Januari lalu, lima penasihat militer IRGC bersama dengan beberapa pasukan Suriah juga gugur akibat serangan Israel di ibu kota Suriah, Damaskus.

Serangan itu menyasar sebuah bangunan tempat tinggal tiga lantai di lingkungan kota Mezza yang menampung beberapa misi diplomatik.

Observatorium Suriah untuk HAM (SOHR), yang berbasis di Inggris dan  mengandalkan jaringan sumber di Suriah, menyebutkan bahwa  tiga ledakan mengguncang pusat Baniyas, di pantai Mediterania Suriah, saat serangan fajar terjadi di sebuah vila yang ditempati “kelompok yang berafiliasi dengan Iran”.

Menurut SOHR, serangan itu menggugurkan satu orang Iran dan dua warga non-Suriah lainnya yang bersamanya, dan ada laporan terpisah bahwa beberapa orang lainnya juga terluka dalam serangan itu.

Tidak ada komentar dari Israel setelah serangan tersebut, namun angkatan udaranya telah berulang kali mengebom sasaran di Suriah.

Pada hari Kamis, Israel membunuh seorang anggota Hizbullah dalam serangan di Suriah, dekat perbatasan Lebanon, kata SOHR, beberapa jam setelah serangan serupa.

Media Iran menyalahkan Israel. Israel biasanya tidak mengomentari serangan terhadap individu namun mengakui melakukan ratusan serangan terhadap sasaran-sasaran Iran dan target yang terkait dengan Iran dalam beberapa tahun terakhir, namun dalam beberapa minggu terakhir,  serangan yang lebih sering terjadi.  

Israel telah melakukan serangan selama bertahun-tahun karena tidak ingin Iran menempatkan diri secara militer di Suriah. Namun sejak perang Israel di Gaza dimulai pada 7 Oktober, strateginya telah berubah.

“Sekarang mereka mengejar target bernilai tinggi,” kata koresponden Aljazeera.

“Reza Zarei, orang yang terbunuh di Baniyas, bertanggung jawab atas pengiriman minyak Iran ke Suriah. Menurut para analis, Israel menargetkan target bernilai tinggi ini untuk memutus hubungan antara komando di Teheran dan aktor lokal di Suriah yang berafiliasi dengan Iran,” tambahnya.

Menurut Reuters, IRGC telah mengurangi penempatan perwira senior mereka di Suriah karena serentetan serangan mematikan Israel, dan lebih mengandalkan milisi sekutu untuk mempertahankan kekuasaan mereka di Suriah. (presstv/aljazeera)

Iran Selenggarakan Pemilu Parlemen dan Dewan Ahli

Rakyat Iran memberikan suaranya dalam pemilu parlemen dan Majelis Ahli, dan Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei menyerukan kepada warga yang berhak pilih  untuk menyukseskan pemilu dan berpartisipasi secara besar-besaran demi menyenangkan kawan dan mengecewakan lawan.

Pemungutan suara dibuka pada hari Jumat (1/3) di seluruh Iran pada pukul 08.00  waktu setempat, dan sebanyak lebih dari 61 juta orang berhak memilih di seluruh negara republik Islam ini.

Ayatullah Khamenei memberikan suaranya di tempat pemungutan suara di Teheran pada menit-menit pertama pemungutan suara.

“Kami memohon kepada Allah Yang Maha Esa agar menjadikan hari ini sebagai hari yang membahagiakan bagi bangsa Iran dan semoga hasil jerih payah rakyat kita tercinta dan mereka yang terlibat dalam berbagai isu pemilu dapat mencapai hasil yang diinginkan dan bermanfaat bagi bangsa Iran,” ujarnya  setelah memasukkan surat suara ke kotak suara.

“Bangsa kita tercinta harus mengetahui bahwa saat ini mata banyak orang di dunia, baik individu maupun politisi serta mereka yang memegang posisi nasional dan politik bergengsi, tertuju pada Iran dan Anda sekalian,” sambungnya.

Dia juga mengatakan, “Mereka ingin melihat apa yang Anda lakukan dalam pemilu ini dan apa hasil pemilu Anda. Baik kawan kita maupun orang-orang yang tertarik pada bangsa Iran, serta para simpatisan dari semua pihak, memperhatikan isu-isu  negara kita dan bangsa kita tercinta, perhatikan hal ini, buatlah kawan bahagia dan kecewakan para pencela.”

Ayatullah Khamenei mengimbau kepada para pemilih pada pemilu sebelumnya untuk pergi ke TPS dan memberikan suara sedini mungkin.

Presiden Iran Sayid Ebrahim Raisi, yang memberikan suaranya di TPS Kementerian Dalam Negeri, dan memuji pemilu di negaranya sebagai perayaan nasional dan simbol persatuan.

“Suara rakyat sangat menentukan, (karena) semua sektor di negara ini ditentukan oleh suara rakyat, dan ini adalah salah satu kehormatan bagi pembangunan Islam,” kata Raeisi.

“Pemilu ini adalah perayaan nasional dan simbol kohesi dan persatuan nasional, dan semua kelompok politik datang hari ini dengan kandidat mereka untuk menandai hari kejayaan bangsa Iran,” imbuhnya.

Membandingkan pemilu  Iran dengan negara-negara lain, Raisi mengatakan, “Pemenangnya adalah bangsa Iran dan tidak ada yang kalah, baik mereka (para kandidat) memperoleh suara atau tidak. Karena mereka telah menunaikan tugasnya yaitu ikut serta dalam pemilu.”

Para pemilih memberikan suara pemilu parlemen untuk memilih 290 anggota badan legislatif dari lebih dari 15.000 kandidat. Anggota terpilih akan menjabat untuk masa jabatan empat tahun di parlemen.

Dalam pemilu lain yang digelar serentak, peserta memilih 88 anggota Majelis Ahli, sebuah badan dengan mandat delapan tahun yang bertugas mengawasi kegiatan Pemimpin Besar Iran  serta mempunyai kewenangan untuk mengangkat atau memberhentikan pemimpin besar.

Iran telah mengadakan 40 putaran pemilu yang berbeda, termasuk pemilu presiden dan parlemen, sejak kemenangan Revolusi Islam pada tahun 1979. (presstv)

Israel Lanjutkan Pembantaian di Gaza, AS Pesimis terhadap Perjanjian Gencatan Senjata

Memasuki hari ke-148 agresi Israel di Jalur Gaza, pasukan pendudukan Zionis Israel pada hari Jumat (1/3), terus melakukan pembantaian, dan gagal untuk membenarkan kejahatan pembantaian para pengantre bantuan kemanusiaan, sementara AS pesimis terhadap perjanjian gencatan senjata.

Sehari sebelumnya, pasukan pendudukan melakukan 16 pembantaian, di mana 193 warga Palestina gugur, menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sehingga jumlah syuhada bertambah menjadi 30.228 syuhada, sementara korban luka 71.377 orang sejak l 7 Oktober lalu.

Sementara itu, para pejabat PBB mempertanyakan narasi Israel tentang pembantaian para pengantre bantuan, yang memakan korban jiwa sedikitnya 112 orang  orang, dan ratusan lainnya luka-luka.

Sekjen PBB menyerukan penyelidikan atas insiden tersebut, dan Presiden Dewan Eropa menyerukan penyelidikan segera dan independen.

Israel pada hari Jumat menolak berpartisipasi dalam putaran baru perundingan, dan AS juga menyatakan pesimismenya untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di Gaza, sementara  sayap militer Hamas , Brigade Izz al-Din al-Qassam, mengumumkan bahwa serangan Israel telah menewaskan tujuh tawanan Isael, satu di antaranya adalah sahabat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (aljazeera)