Jakarta, ICMES. Pasukan Hizbullah Lebanon merudal sekumpulan tentara Zionis Israel di sekitar barak Ramim dan tepat mengena pada mereka.

Sejumlah Zionis disergap oleh pejuang Palestina dengan peluru RPG di Khan Yunis, Jalur Gaza, setelah terjadi serangan terhadap sebuah rumah tempat mereka bersembunyi.
Angkatan udara Yaman menggempur beberapa kapal perang AS di Laut Merah dan Laut Arab dengan sejumlah drone, serta menyerang kota Eilat di wilayah pendudukan Palestina.
Berita selengkapnya:
Hizbullah Merudal Sekumpulan Tentara Zionis Israel
Pasukan Hizbullah Lebanon pada hari Selasa (20/2) menyatakan pihaknya telah merudal sekumpulan tentara Zionis Israel di sekitar barak Ramim dan tepat mengena pada mereka.
Hizbullah tak lupa menyebutkan bahwa serangan itu dilakukan untuk mendukung resistensi rakyat dan pejuang Palestina di Jalur Gaza.
Pada saat yang sama, media Israel melaporkan tiga rudal anti-baja melesat dari Lebanon ke Israel, mendarat di dekat pemukiman Margaliot , dan ledakan-ledakan besar terdengar di daerah Safed.
Koresponden Channel 12 TV Israel di utara mengkonfirmasi bahwa drone yang diluncurkan pada hari Senin menuju Tiberias mampu menyusup sejauh 50 kilometer ke Israel tanpa tercegat.
Mengenai serangan Israel, koresponden Al-Mayadeen menyatakan jet-jet tempur menargetkan pinggiran kota Mays al-Jabal, Hula, Marwahin, Yarin dan Yaroun.
Kepala otoritas lokal di Haifa , Einat Kalish, meminta pemerintah Israel untuk tidak berperang melawan Hizbullah, “karena takut menyebabkan kerusakan besar di kota tersebut.”
Media Israel mengutip pernyataan Kalish bahwa “akan ada area di kota yang harus dievakuasi,” dan memperingatkan bahwa “terowongan Carmel akan berubah menjadi jebakan mematikan.”
Mantan kepala Mossad Israel, Danny Yatom, menegaskan Israel tidak berkepentingan untuk memulai “membuka medan perang” dengan Hizbullah di Lebanon selatan.
Tentara Israel pada hari Selasa mengumumkan bahwa mereka telah menyerang sasaran Hizbullah di lima wilayah terpisah di Lebanon selatan dengan serangan udara.
“Sejak pagi hari, pesawat tempur telah menyerang beberapa sasaran milik organisasi Hizbullah di tanah Lebanon,” ungkapnya dalam sebuah pernyataan.
Tentara Israel menjelaskan, “Pasukan menyerang dua peluncur roket di wilayah Yaroun (Distrik Bint Jbeil) dan Marwahin (Distrik Ban), bersama dengan dua infrastruktur musuh di wilayah Al-Dhahira (Distrik Ban) dan Yaroun. Di wilayah Houla dan Blida (di distrik Marjayoun), dua bangunan militer diserang.”
Kantor Berita resmi Lebanon melaporkan pesawat tempur Israel “melancarkan serangan yang menargetkan kota Aita al-Shaab (Distrik Bint Jbeil), dan serangan lainnya menargetkan Al-Dahaira dan Marwahin,” dan melakukan penembakan artileri di sekitar Bukit Hamams menuju Al-Wazzani (Lebanon selatan).” (raialyoum)
Pejuang Palestina di Gaza Terus Berlaga, Tentara Zionis Tersergap di Khan Yunis
Saluran 14 Israel pada hari Selasa (20/2) mengungkapkan bahwa sejumlah Zionis disergap dengan peluru RPG di Khan Yunis setelah terjadi serangan terhadap sebuah rumah tempat mereka bersembunyi.
Rumah tersebut terbakar ketika tentara Zionis tertahan di dalamnya. Dinyatakan bahwa sebuah tank menghancurkan salah satu dinding rumah dengan peluru dan tentara tersebut berhasil melarikan diri dari dalam rumah.
Media Israel itu tidak menyebutkan adanya korban di antara tentara itu.
Kendaraan dan tank tentara Israel menyerbu daerah Al-Mawasi, sebelah barat Khan Yunis, di selatan Jalur Gaza, di tengah kecamuk tembakan keras.
Saksi mata mengatakan bahwa pasukan khusus Israel menyusup ke sekitar salah satu vila wisata di daerah Al-Qarara, sebelah barat Khan Yunis, diikuti dengan serbuan kendaraan dan tank ke daerah tersebut di tengah tembakan keras, sementara kendaraan pasukan Israel tiba di pelabuhan Khan Yunis.
Dia menjelaskan bahwa tentara penyerang menembakkan senapan mesin ke ambulan dan kendaraan sipil, dan membakar kendaraan lain yang diparkir di sebelah jalan pantai.
Tentara Israel memutus jalan pantai yang menghubungkan Khan Yunis dengan Rafah.
Di Al-Mawasi terdapat sejumlah lokasi pertendaan besar untuk para pengungsi. Ttentara Israel sebelumnya telah mengklasifikasikannya sebagai wilayah aman, dan menyerukan kepada penduduk Gaza di wilayah utara dan tengah agar pindah ke sana.
Wilayah tersebut kini diwarnai pertempuran sengit antara pejuang Palestina dan pasukan tentara Zionis.
Al-Mawasi terbagi menjadi dua wilayah yang terhubung secara geografis, satu dengan Khan Yunis, terletak di ujung barat daya kegubernuran dan meluas ke pinggiran kota Deir al-Balah (tengah), dan yang lain dengan kegubernuran Rafah, terletak di ujung barat lautnya, dan mencakup sebagian besar lahan pertanian dan bukit pasir tandus.
Perkiraan lokal menunjukkan bahwa populasi Al-Mawasi adalah sekitar 9.000 orang, termasuk sekitar 2.000 orang dari Mawasi Rafah.
Sementara itu, pertempuran meningkat di lingkungan Al-Zaytoun, tenggara Kota Gaza, ketika kendaraan militer Israel berusaha menembus dan memasuki kembali daerah tersebut.
Brigade Al-Qassam di sana menghancurkan sebuah pengangkut pasukan Israel dengan peluru Tandum , dan menyerang tank Merkava Israel dengan peluru Al-Yassin 105 di selatan lingkungan Zaytoun.
Di wilayah yang sama, Al-Qassam menggempur kelompok-kelompok tentara pendudukan dengan menggunakan peluru mortir .
Sedangkan di selatan Jalur Gaza, tepatnya di lingkungan Blok C , sebelah barat kota Khan Yunis, mujahidin Al-Qassam meledakkan alat peledak terhadap pasukan Israel yang terdiri dari enam tentara di sebuah rumah hingga menyebabkan sejumlah tentara itu tewas dan atau terluka.
Brigade Al-Quds, sayap militer Gerakan Jihad Islam, mengumumkan bahwa para pejuangnya bertempur melawan tentara pendudukan dan kendaraan di lingkungan Al-Zaytoun, menggunakan senapan mesin dan peluru anti-tank hingga menyebabkan sejumlah kematian dan cedera di antara barisan pasukan Zionis
Selain itu, Brigade Al-Quds menyerang pasukan Israel yang bersembunyi di sebuah rumah di sebelah barat Khan Yunis, yang terdiri dari enam tentara, dengan peluru TPG, dan menyebabkan mereka tewas dan terluka. (raialyoum/almayadeen)
Pasukan Yaman Serang Kapal Perang AS dan Kota Eilat Israel
Angkatan udara Yaman menyerang beberapa kapal perang AS di Laut Merah dan Laut Arab dengan sejumlah drone.
Yaman telah melakukan operasi demikian selama beberapa minggu terakhir sebagai bentuk dukungan yang kuat terhadap warga Palestina di Jalur Gaza yang terkepung.
Dikutip kantor berita resmi Yaman, Saba, juru bicara militer Yaman, Brigjen Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan pada hari Selasa (22/2) mengatakan bahwa operasi drone tersebut menyasar “kapal perang musuh, AS” dan “lokasi sensitif” di wilayah Palestina yang diduduki Israel.
Saree mengatakan situs-situs tersebut berada di kota Umm Rashrash ( Eilat)di bagian selatan wilayah pendudukan.
Dia menyebutkan bahwa AL Yaman telah melakukan operasi yang membidik kapal Israel MSC SILVER di Teluk Aden “dengan sejumlah rudal angkatan laut yang sesuai.”
“Operasi ini merupakan kemenangan bagi rakyat Palestina, yang hingga saat ini menjadi sasaran agresi dan blokade, dan sebagai respons atas agresi Amerika-Inggris terhadap Yaman,” kata Saree.
Menurut televisi Yaman al-Masirah, sejak 19 November 2023 angkatan bersenjata negara ini telah melakukan 30 operasi maritim dengan sasaran 32 kapal, termasuk tiga kapal milik rezim Israel, 13 kapal AS, 6 kapal Inggris, dan 10 kapal tujuan pelabuhan Israel.
Israel telah membunuh lebih dari 29.000 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai sekitar 70.000 lainnya di Gaza sejak rezim tersebut melancarkan serangan gencar yang didukung AS pada 7 Oktober 2023. (presstv)







