Rangkuman Berita Utama Timteng Rabu 17 Maret 2021

menteri manousr hadi kabur dari adenJakarta, ICMES. Para menteri pemerintahan presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi yang didukung Arab Saudi terlihat kabur dari kota Aden, Yaman selatan, melalui laut dengan menggunakan perahu-perahu kecil

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa Arab Saudi telah mengajukan permohonan untuk membeli pesawat nirawak tempur dari Turki.

Media Libanon melaporkan bahwa pasukan Rezim Zionis Israel telah melancarkan serangan sengit ke wilayah pertanian Sheeba di Libanon selatan. Bersamaan ini dengan ini Israel juga melancarkan serangan lagi ke Suriah.

Pakar kemanan Irak Sabah al-Akili  mengatakan bahwa Penasihat Keamanan Nasional Uni Emirat Arab mengupayakan infiltrasi intelijen UEA di badan-badan keamanan di Irak mengacaukan Negeri 1001 Malam ini.

Berita Selengkapnya:

Para Menteri Mansour Hadi Kabur dari Aden dengan Perahu Kecil

Para menteri pemerintahan presiden pelarian Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi yang didukung Arab Saudi terlihat kabur dari kota Aden, Yaman selatan, melalui laut dengan menggunakan perahu-perahu kecil, Selasa (16/3).

Beredar rekaman video detik-detik mereka kabur dengan menggunakan perahu kecil yang disebut-sebut menuju negara Djibouti ketika massa demonstran yang marah menyerbu dan masuk ke komplek istana Al-Maashiq di Aden yang selama ini ditempati oleh pemerintahan Mansour Hadi, sementara Aden sendiri dikuasai oleh Dewan Transisi Selatan (STC) yang didukung Uni Emirat Arab (UEA).

Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa Abdul Malik, kepala pemerintahan yang ditunjuk Mansour Hadi, dan para menterinya kabur dari Istana Al-Maashiq yang diserbu massa yang berunjuk rasa protes atas memburuknya kondisi ekonomi.

“Mereka kabur, mereka kabur lewat laut, mereka kabur dari Al-Maashiq… Itulah koalisi pemerintahan yang sah,” bunyi suara dalam rekaman video dengan nada meledek.

Dilaporkan bahwa dalam peristiwa itu sebagian menteri masih berada di dalam istana sehingga terkepung oleh massa.

Salah seorang yang warga yang turut menyerbu Istana telah memublikasi video yang memperlihatkan siapa sebenarnya yang berkuasa di istana itu selama ini.

Dalam video itu terlihat pasukan Saudi berada di tengah massa demonstran, sementara pria yang merekam mereka dengan cara swavideo itu berseru, “Lihatlah tentara Saudi, merekalah yang berkuasa di istana ini, tak ada pemerintahan Hadi maupun pemerintahan pembagian kekuasaan (antara kubu Mansour Hadi dan STC). Mereka inilah yang berkuasa.”

Pria itu juga mengatakan, “Saudi dan Emiratlah yang berkuasa, menjarah kekayaan Yaman, dan membuat kondisi kehidupan Yaman selatan menjadi seperti ini.” (alalam)

Erdogan: Saudi Ajukan Permintaan Pembelian Drone Tempur Turki

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa Arab Saudi telah mengajukan permohonan untuk membeli pesawat nirawak (drone) tempur dari Turki.

“Kami telah menerima permintaan dari Saudi mengenai drone-drone bersenjata,” katanya, seperti dikutip kantor berita Turki, Anadolu, Selasa (16/3).

Drone militer belakangan ini menjadi salah satu senjata paling mematikan sehingga semakin banyak digunakan oleh militer berbagai negara, karena drone berkemampuan terbang dalam jangka waktu relatif lama serta dapat menggempur sasaran-sasaran di permukaan.

Erdogan mengatakan bahwa negaranya akan menjadi satu di antara empat negara terkemuka di dunia dalam industri drone, dan bahwa industri drone bersenjata maupun tanpa senjata merupakan salah satu proyek utama industri pertahanan Turki.

“Dengan pesawat nirawak Akinci kita akan menjadi salah satu dari empat negara terkemuka di dunia di bidang ini,” ujarnya.

Dia menambahkan, “Pesawat nirawak bersenjata Turki andil besar dalam penumpasan terorisme, sebagaimana juga berperan sangat efektif di Suriah dan Libya.”

Hubungan Turki dengan Saudi sempat memburuk pasca pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi di Konsulat Jenderal Saudi di Istanbul, Turki, pada tahun 2018.

Hubungan keduanya juga dikeruhkan oleh perbedaan antara Ankara dan Riyadh dalam kebijakan luar negeri dan dalam menyikapi kelompok Ikhwanul Muslimin.

Kantor berita Bloomberg mengutip keterangan beberapa sumber bahwa Saudi dan Uni Emirat Arab telah menempuh langkah-langkah awal untuk memperbaiki hubungan masing-masing dengan Turki demi kepentingan perdagangan dan keamanan di Timur Tengah.

Namun di pihak lain, para pejabat Turki menepis kabar adanya kontak langsung maupun tak langsung Ankara dengan Abu Dhabi dan Riyadh berkenaan dengan desakan agar Ankara mengubah kebijakannya terhadap Ikhwanul Muslimin. (anadolu/raialyoum)

Israel Lancarkan Serangan Sengit ke Libanon Selatan dan Suriah

Media Libanon melaporkan bahwa pasukan Rezim Zionis Israel telah melancarkan serangan sengit ke wilayah pertanian Sheeba di Libanon selatan. Bersamaan ini dengan ini Israel juga melancarkan serangan lagi ke Suriah.

Kantor berita Libanon, NNA, Selasa (16/3), tanpa rincian lebih jauh melaporkan, “Artileri Israel membom perkebunan di wilayah pendudukan  Pertanian Sheeba dengan roket-roket kaliber berat berdiameter 155 mm.”

Saluran Al-Jadid di hari yang sama memberitakan bahwa reporternya mengaku mendengar
“suara-suara ledakan yang mendentum dari waktu ke waktu, pagi hari ini, dan bergema di kawasan perbatasan akibat manuver-manuver artileri yang dilakukan oleh tentara musuh, Israel, di kedalaman daerah-daerah penduduk Pertanian Sheeba dan Dataran Tinggi Golan”.

Senin lalu Menteri Pertahanan Israel Benin Gantz mengatakan bahwa Iran berupakan bahaya global bagi stabilitas kawasan dan ancaman bagi negara Israel. Karena itu dia menekankan bahwa bagi Israel “perang harus menjadi opsi terakhir, tapi harus selalu siap.”

Komandan Front Internal militer Israel Uri Gordin dalam konferensi pers di Quds (Yerussalem) mengatakan, “Israel terancam serangan 2000 misil perhari dalam perang melawan Hizbullah Libanon di masa mendatang”.

Dia menambahkan, “Musuh kami ada berbagai front, dan mereka harus tahu bahwa jika diperlukan maka kami akan menggerakkan pasukan tangguh yang tak ada bandingannya.”

Sementara itu, kantor berita Suriah, SANA, melaporkan bahwa pertahanan udara negara ini telah mencegat “agresi Israel” di pinggiran Damaskus dan merontokkan beberapa rudal negara ilegal Zionis itu di angkasa Damaskus selatan.

SANA menyebutkan bahwa suara-suara ledakan yang terdengar di sekitar Damaskus adalah karena “pertahanan udara kita mencegat agresi Israel ke kawasan selatan”. (raialyoum/alalam)

Intelijen UEA Berusaha Menginfiltrasi Badan-Badan Keamanan Irak

Pakar kemanan Irak Sabah al-Akili  mengatakan bahwa Penasihat Keamanan Nasional Uni Emirat Arab (UEA) mengupayakan infiltrasi intelijen UEA di badan-badan keamanan di Irak mengacaukan Negeri 1001 Malam ini.

Sabah Al-Akili, Selasa (16/3), mengatakan bahwa penasihat keamanan nasional UEA Tahnoun bin Zayed yang juga merupakan saudara presidenKhalifa bin Zayed Al Nahyan mengupayakan penyusupan ke badan keamanan Irak untuk mengguncang negara ini dan menyebabkan penundaan dalam pemilu lebih awal.

Al-Akili menambahkan bahwa pemerintah UEA telah mengambil sikap bermusuhan terhadap Irak sejak 2003, dan bahwa dengan mengandalkan informasi yang dikumpulkan oleh Penasihat Keamanan Nasionalnya UEA berusaha membangkitkan gelombang protes di Irak dengan mensponpori gerakan sejumlah aktivis keamanan dan politik.

“Kegiatan intelijen UEA ditujukan untuk mempertahankan situasi politik dan keamanan yang tak stabil di Irak dengan mendukung partai-partai yang berafiliasi dengan pengunjuk rasa, menghasut protes, dan terus mencegah pemilu lebih awal,” katanya. (mna)