Rangkuman Berita Utama Timteng  Rabu 15 Mei 2024

Jakarta, ICMES. Sayap militer  Hamas , Brigade Al-Qassam, mengumumkan serangkaian operasi serangannya yang menewaskan sejumlah tentara Zionis Israel dan menghancurkan kendaraan mereka di   Jalur Gaza utara dan selatan.

Kelompok pejuang Hizbullah Lebanon merilis rekaman video detik-detik serangan terbarunya  yang menyasar unit manajemen dan kontrol balon udara mata-mata tentara pendudukan Israel di pemukiman  Akui  di wilayah utara Palestina pendudukan.

Senator AS Lindsey Graham menyatakan Israel harus melakukan “apa pun” yang dianggap perlu dalam pemboman di Gaza, sembari membandingkannya dengan keadaan ketika AS menjatuhkan bom atom di Jepang pada Perang Dunia II. Pernyataan ini mendapat kecaman keras dari Iran.

Berita selengkapnya:

Tentara Zionis Bergelimpangan Tewas Digempur Pejuang Al-Qassam di Jabalia

Sayap militer  Hamas , Brigade Al-Qassam, mengumumkan serangkaian operasi serangannya yang menewaskan sejumlah tentara Zionis Israel dan menghancurkan kendaraan mereka di   Jalur Gaza utara dan selatan.

Brigade Al-Qassam pada hari Selasa (14/5)  menyatakan bahwa dalam operasi yang rumit, para pejuangnya telah menyerang tank Merkava dengan peluru  Al-Yassin 105 hingga menewaskan dan melukai awaknya.

Al-Qassam menambahkan bahwa para pejuangnya kemudian membunuh tujuh tentara Israel yang berada di belakang kendaraan yang menjadi sasaran dari jarak dekat di sebelah timur kamp Jabalia di Jalur Gaza utara.

Brigade Al-Qassam juga mengumumkan penembakan penembak jitunya terhadap seorang tentara Israel di timur kota Jabalia.

Di poros yang sama, para pejuang Al-Qassam menggempur buldoser militer dan membom artileri howitzer dengan mortir kaliber berat.

Brigade Al-Qassam menyiarkan gambar-gambar yang menunjukkan para pejuangnya berkonfrontasi dengan tentara dan kendaraan pendudukan di sebelah timur kamp Jabalia.  

Sementara itu, sayap militer Gerakan Jihad Islam,  Brigade Al-Quds, menyatakan   para pejuangnya di hari yang sama berhasil menembak seorang tentara Israel di sebuah gedung, dan menyerang pasukan Israel yang bersembunyi di dalam sebuah apartemen dengan senjata anti  personel di kamp Jabalia.

Brigade Al-Quds menjelaskan pihaknya telah memancing kedatangan pasukan khusus Israel dalam jumlah besar untuk melakukan penyergapan yang rumit  dan menghabisi mereka dari jarak dekat dengan senjata yang sesuai, bom berdaya ledak tinggi, dan peluru anti-personil  di kamp Jabalia.

Di bagian selatan Jalur Gaza, Brigade Al-Qassam  mengumumkan penghancuran sebuah kendaraan pengangkut pasukan Israel dengan peluru  Al-Yassin 105 hingga menyebabkan awaknya tewas dan terluka di timur Rafah.

Al-Qassam mengatakan bahwa helikopter Israel mendarat untuk mengevakuasi tentara yang tewas dan terluka di lingkungan Al-Salam, sebelah timur Rafah.

Al-Qassam menambahkan bahwa para pejuangnya juga meledakkan sebuah rumah yang didatangi oleh pasukan khusus Israel hingga beberapa pasukan ini tewas dan luka di daerah yang sama.

Koresponden Al Jazeera melaporkan bahwa helikopter Israel mendarat di tengah penembakan bom asap di timur Rafah.

Seminggu yang lalu, pasukan pendudukan Israel memulai operasi militer di timur kota Rafah hingga menyebabkan ratusan ribu warga Palestina mengungsi.

Situs-situs  berita Israel melaporkan bahwa helikopter militer mengangkut orang-orang yang terluka dari Gaza ke sejumlah rumah sakit di Tel Aviv dan Al-Quds (Yerussalem). (raialyoum/almayadeen)

Hizbullah Publikasi Video Serangan Presisinya terhadap Tentara Israel

Kelompok pejuang Hizbullah Lebanon merilis rekaman video detik-detik serangan terbarunya  yang menyasar unit manajemen dan kontrol balon udara mata-mata tentara pendudukan Israel di pemukiman  Akui  di wilayah utara Palestina pendudukan.

Rekaman itu memperlihatkan pengintaian udara terhadap target, yang merupakan unit mata-mata dan pengawasan milik Batalyon 869, yang bertanggung jawab atas pertemuan militer di front Lebanon.

Video itu juga menunjukkan identifikasi titik target, yaitu titik yang bertanggung jawab untuk mengoperasikan balon  SKYSTAR 330  untuk cakupan intelijen jarak menengah, kemudian menaikkan balon untuk menutup celah intelijen ke arah Wadi Al-Dilam, setelah Hizbullah menghancurkan peralatan mata-mata Bukit  Cobra .

Klip tersebut menampakkan peluncuran rudal pertama, kemudian penerbangannya menuju sasaran, yaitu unit manajemen dan kendali, hingga menimpanya secara langsung.

Rekaman video itu juga memperlihatkan peluncuran rudal kedua, yang melesat menuju sasaran yaitu kru pengelola balon hingga mengenanya secara langsung.

Selanjutnya, rudal ketiga juga menerjang kawat balon dan unit peluncurannya. Video tersebut juga menunjukkan seorang tentara tewas yang terjatuh setelah rudal kedua ditembakkan.

Akibatnya, pasukan Zionis kehilangan kendali atas balon yang bergerak menuju ke wilayah Lebanon tersebut.

Pada hari Selasa, dalam satu operasi serangan, Hizbullah menyerang tiga sasaran yang terkait dengan balon mata-mata Israel, secara berturut-turut.

Hizbullah mengumumkan bahwa operasi serangannya kali ini  menyasarkan pangkalan peluncuran balon yang hancur, mekanisme kendali balon yang hancur total, dan kru pengelola balon yang terkena secara langsung, dan anggotanya terbunuh dan atau terluka.

Serangan tersebut terjadi setelah pelacakan terus menerus terhadap pergerakan balon mata-mata, yang diterbangkan oleh pendudukan Israel di atas pemukiman  Akui , dengan tujuan untuk memantau dan memata-matai Lebanon, dan setelah menentukan lokasi pengelolaan,  pemantauannya dan pengendaliannya.

Sementara itu, media Israel melaporkan tewasnya seorang pemukim dan terlukanya lima Israel akibat serangan Hizbullah ke Galilee Barat  pada Selasa malam.

Channel 12 Israel melaporkan bahwa pemukim yang terbunuh di pemukiman Akui  adalah warga yang memberikan bantuan kepada tentara setelah mereka terkena rudal anti-tank. Selanjutnya, rudal lain diluncurkan ke tempat yang sama hingga dia tewas seketika.

Di sisi lain, dua orang gugur pada Selasa malam akibat serangan sebuah drone Israel terhadapsebuah mobil di kota Tyre, Lebanon selatan.

Kantor Berita resmi Lebanon, NNA, melaporkan bahwa drone Israel menyerang sebuah mobil di jalur Tyre-Al-Hush  hingga yang menggugurkan dua orang, dan ambulan kemudian mendatangi lokasi, tanpa menjelaskan siapa dua orang yang berada di dalam mobil tersebut. (mm/raialyoum)

Senator AS Minta Israel Membom Nuklir Gaza, Ini Tanggapan Iran

Senator AS Lindsey Graham mengatakan Israel harus melakukan “apa pun” yang dianggap perlu dalam pemboman di Gaza, sembari membandingkannya dengan keadaan ketika AS menjatuhkan bom atom di Jepang pada Perang Dunia II.

Senator Partai Republik dari Carolina Selatan tersebut menyatakan bahwa Israel berhak untuk meratakan Jalur Gaza, sementara AS pernah menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang pada tahun 1945 hingga menewaskan lebih dari 200.000 orang.

Graham juga mendesak Presiden AS Joe Biden untuk memberikan lebih banyak bom kepada Israel.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Nasser Kanaani dalam sebuah postingan di platform X pada hari Selasa (14/5) mengutuk pernyataan Graham yang disampaikan pada hari Ahad lalu tersebut.

 “Pernyataan mengerikan yang dibuat oleh seorang senator AS dalam membenarkan dan mendorong penggunaan bom nuklir oleh rezim Zionis mencerminkan kebrutalan mereka, yang menganjurkan perang dan mengabaikan hak asasi manusia (HAM) dan resolusi internasional,” kecam Kanaani.

Menurut Kanaani, pernyataan tersebut dibuat oleh seorang senator yang negara asalnya memiliki sejarah penggunaan senjata nuklir namun malah mengklaim peduli dan pembela HAM.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran meminta masyarakat internasional menentang “pernyataan setan” itu demi mencegah berlanjutnya bencana kemanusiaan dan genosida di Jalur Gaza.

Pejabat Iran itu juga menyerukan kecaman keras global atas dukungan terus menerus AS kepada kejahatan rezim Israel.

Graham melontarkan pernyataan kontroversial tersebut beberapa hari setelah Biden mengaku telah menghentikan pengiriman senjata ke Israel dan bahwa dia mungkin akan terus melakukannya jika Israel melancarkan serangan besar-besaran di kota Rafah ujung selatan Jalur Gaza, tempat 1,5 juta warga Palestina berlindung.

Israel mengumbar aksi brutal di Jalur Gaza sejak tanggal 7 Oktober 2023 setelah  Hamas melancarkan operasi serangan fenomenal terhadap Israel sebagai pembalasan atas intensitas kekejaman kaum Zionis terhadap rakyat Palestina.

Sejauh ini, Israel telah membunuh sedikitnya 35.170 warga Palestina, yang sebagian besar di antaranya perempuan dan anak-anak. (presstv)