Rangkuman Berita Utama Timteng Kamis 9 Juli 2020

iabadah hajiJakarta, ICMES. Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan bahwa jumlah jemaah haji pada tahun ini tidak akan lebih dari 10,000 orang dengan proporsi 70  persen di antaranya adalah warga negara non-Saudi.

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mohammad Bagheri berkunjung ke Damaskus, ibu kota Suriah, dan  menghasilkan penandatangan perjanjian kerjasama militer baru serta janji Iran untuk memperkuat sistem pertahanan udara Suriah.

Komisi Energi Atom Iran (IAEC) membantah laporan yang beredar belakangan ini di media sosial bahwa telah terjadi ledakan di situs nuklir negara ini di Provinsi Yazd.

Tentara Arab Suriah (SAA) menumpas sekelompok militan teroris yang berusaha menyusup ke wilayah Palmyra Homs dari Zona Tanf yang dikuasai oleh pasukan Amerika Serikat (AS).

Berita selengkapnya:

Ibadah Haji Tahun ini Tak Lebih dari 10,000 Jemaah, Tanpa Sentuh Kaabah dan Cium Hajar Aswad

Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan bahwa jumlah jemaah haji pada tahun ini tidak akan lebih dari 10,000 orang dengan proporsi 70  persen di antaranya adalah warga negara non-Saudi.

“Standar kesehatan menjadi penentu utama seleksi jemaah haji untuk musim haji tahun 1441 H,” ungkap kementerian itu dalam sebuah pernyataannya, Selasa (7/7/2020).

Kementerian itu menyebutkan bahwa persentase orang non-Saudi yang tinggal di Kerajaan dari total jamaah tahun ini menjadi 70%,  sementara persentase orang Saudi hanya 30%, itupun dikhususkan untuk tenaga kesehatan dan personel keamanan yang telah sembuh dari infeksi virus corona (Covid-19).

Kementerian itu menyatakan bahwa website khusus telah tersedia bagi jamaah untuk reservasi haji tahun 1441, dengan jumlah tak lebih dari 10.000 jamaah.

Kementerian Haji dan Umrah Saudi menyebutkan beberapa ketentuan dalam seleksi jamaah haji warga negara non-Saudi yang tinggal di negara kerajaan ini.

Disebutkan bahwa dalam seleksi itu ada pengutamaan orang yang “tidak menderita penyakit kronis, telah menjalani tes PCR sebagai bukti tidak terinfeksi Covid-19, dan belum pernah menunaikan ibadah haji.”

Ketentuan lain ialah “berusia 20-50 tahun, serta berkomitmen menjalani isolasi diri selama waktu yang akan ditentukan oleh Kementerian Kesehatan sebelum dan sesudah pelaksanaan haji.”

Sedangkan reservasi dibuka sejak 7 sampai 10 Juli agar mereka yang hendak memesan selama periode ini dapat mendaftar untuk musim Haji tahun ini.

Pusat Nasional Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Senin lalu menyatakan bahwa protokol kesehatan untuk pencegahan penyakit Covid 19 pada musim haji 1441 H “mencakup pencegahan jemaah dari menyentuh Ka’bah atau mencium Hajar Aswad yang terpasang di Ka’bah.”

Jumlah jemaah haji pada tahun lalu lebih dari 2,5 juta orang yang datang pelbagai negara dunia, tapi kali ini diterapkan pembatasan ekstra ketat sehingga jumlah yang ditetapkan hanyalah 10,000 orang sebagai dampak pandemi Covid-19. (raialyoum)

Iran akan Memperkuat Pertahanan Udara Suriah

Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mohammad Bagheri berkunjung ke Damaskus, ibu kota Suriah, dan  menghasilkan penandatangan perjanjian kerjasama militer baru untuk mempererat hubungan kedua negara ini melalui angkatan bersenjata.

Bagheri dan sejawatnya di Suriah Ali Abdullah Ayoub, Rabu (8/7/2020), meneken perjanjian perluasan kerjasama militer dan keamanan serta  membahas situasi Suriah dan keharusan penarikan pasukan asing yang telah memasuki negara ini secara ilegal.

Bagheri mengatakan, “Kami akan memperkuat sistem pertahanan udara Suriah untuk mempererat kerjasama militer antara kedua negara.”

Mengenai situasi di barat laut Suriah, Bagheri mengatakan, “Turki telah sedikit terlambat dalam memenuhi komitmennya menjelang penarikan kelompok-kelompok teroris dari Suriah.”

Dia menambahkan “Turki perlu tahu bahwa masalah keamanannya dapat diselesaikan melalui negosiasi dan pemahaman dengan pihak Suriah, bukan melalui kehadiran militer di tanah Suriah.”

Mengenai Amerika Serikat (AS) dia mengatakan, “Rakyat dan negara-negara di kawasan tidak menyambut kehadiran AS, dan tanggapan kami terhadap gosip AS terus berlanjut… Perjanjian yang ditandatangani meningkatkan keinginan kami untuk bekerjasama melawan tekanan AS.”

Di pihak lain, Ali Abdullah Ayoub memastikan AS tak dapat menundukkan Iran dan para sekutunya.

“Seandainya pemerintah AS bisa membuat Iran, Suriah dan Poros Resistensi bertekuk lutut, maka ia tak akan ragu (melakukannya) barang sesaat,” ujarnya.

Dia menyebut “Undang-Undang Caesar” diterapkan AS dengan tujuan mencegah Suriah dari ketersediaan makanan dan obat-obatan, dan karena itu Suriah “berusaha menangani konsekuensi hukum ini.”

Mengenai serangan udara Israel belakangan ini terhadap militer Suriah, Ayoub mengatakan, “Israel adalah mitra kuat dalam perang terhadap Suriah. Kelompok-kelompok teroris adalah bagian dari agresi Israel.”

Dia lantas memastikan Angkatan Bersenjata Suriah pada akhirnya akan menang, meskipun berbagai pihak asing berusaha menghalangi kemenangan ini. (almayadeen)

Iran Bantah Adanya Insiden Ledakan Baru di Situs Nuklirnya

Komisi Energi Atom Iran (IAEC) membantah laporan yang beredar belakangan ini di media sosial bahwa telah terjadi ledakan di situs nuklir negara ini di Provinsi Yazd.

“Setelah memublikasi dugaan palsu unsur anti-revolusioner di media tentang ledakan di komplek nuklir Syahid Reza Nejad Ardakan di provinsi Yazd, laporan kami menyatakan bahwa tidak terjadi insiden apapun di kompleks nuklir ini,” ungkap komisi itu dalam sebuah pernyataan, Rabu (8/7/2020).

IAEC melanjutkan,“Klaim oleh elemen kontra-revolusioner di luar negeri itu bertujuan melayani rezim teroris Zionis dan para promotor perang, demi menciptakan kehebohan media, dan untuk menebar keputusasaan dan identifikasi dengan tekanan besar Setan Besar terhadap Iran. ”

Otoritas Iran memastikan bahwa foto pencitraan satelit yang dipublikasi terkait klaim itu tak ada hubungannya dengan situs nuklir di Yazd.

Belakangan ini Iran disebut-sebut telah mendapat tiga serangan cyber dalam kurun waktu kurang dari satu minggu, termasuk di fasilitas pengayaan uranium Natanz Kamis 2 Juli 2020.

Beberapa  media menyebutkan adanya bocoran informasi mengenai serangan cyber Israel, atau dugaan terjadinya pengacauan keamanan oleh anasir oposisi Iran yang disponsori asing.

Iran tidak menepis dugaan adanya semacam serangan cyber yang disebut-sebut terutama oleh media Israel, dan menyatakan penyebabnya sudah diketahui namun masih dilakukan pendalaman. Di pihak lain, para pejabat Israel memilih bungkam; tidak menepis dan tidak pula mengiyakan dugaan tersebut. (rt)

Tentara Suriah Tumpas Sekelompok Teroris Pro-AS

Tentara Arab Suriah (SAA) menumpas sekelompok militan teroris yang berusaha menyusup ke wilayah Palmyra Homs dari Zona Tanf yang dikuasai oleh pasukan Amerika Serikat (AS).

SAA menggempur kawanan teroris pro-AS itu, Selasa (7/7/2020), hingga beberapa orang di antaranya tewas dan tiga lainnya tertangkap di utara Zona Tanf.

Kantor berita resmi Suriah, SANA, Rabu (8/7/2020), merilis video yang memperlihatkan kondisi setelah serangan tersebut, termasuk tersitanya senjata kawanan itu dan tertangkapnya tiga orang teroris.

SAA mengerahkan bala bantuan ke wilayah Badiya Al-Sham di tengah kebutuhan pada peningkatan sistem keamanan di bagian tengah dan timur Suriah. (sana)