Rangkuman Berita Utama Timteng Kamis 8 Juli 2021

ledakan di pelabuhan dubaiJakarta, ICMES. Sebuah ledakan besar terjadi di sebuah kapal kargo yang sedang bersandar di Pelabuhan Jebel Ali, Dubai, Uni Emirat Arab.

Beberapa sumber Irak melaporkan telah terjadi serangan di Zona Hijau Baghdad dekat komplek Kedubes AS.

Iran menjadi tuan rumah perundingan damai antar kelompok Afghanistan yang melibatkan para pejabat pemerintah Afghanistan dan para pemimpin politik Taliban.

Kelompok pejuang Ansarullah merilis video pertempuran mereka bersama tentara Yaman melawan kelompok-kelompok teroris takfiri ISIS dan Al-Qaeda.

Berita Selengkapnya:

Ledakan Dahsyat di Sebuah Kapal di Pelabuhan Dubai

Sebuah ledakan besar terjadi di sebuah kapal kargo yang sedang bersandar di Pelabuhan Jebel Ali, Dubai, Uni Emirat Arab, pada Rabu malam (7/7), namun belum ada laporan mengenai kemungkinan jatuhnya korban insiden tersebut.

Saluran berita Al-Arabiya melaporkan bahwa pasukan pemadam kebakaran  segera mendatangi lokasi dan berusaha mengendalikan kebakaran akibat ledakan yang berasal dari salah satu kontainer yang ada di geladak kapal.

Reuters mengutip pengakuan saksi mata bahwa suara ledakan itu terdengar di dalam Dubai, dan sejauh ini belum diketahui penyebabnya.

Di berbagai media sosial beredar berapa penggalan video detik-detik ledakan dan upaya pasukan pemadam kebakaran mengendalikan kobaran api di tengah kegelapan malam.

Kantor dinas penerangan pemerintah Dubai menyatakan terjadi kebakaran akibat ledakan yang berasal dari salah satu kontainer.

“Regu-regu pertahanan sipil di Dubai dewasa ini sedang bekerja mengendalikan kebakaran yang terjadi akibat ledakan di salah satu kontaiter di atas sebuah kapal di Pelabuhan Jebel Ali,” tulis kantor itu di halaman Twitter-nya.

Dirut kantor tersebut, Mona Al-Mari, menyatakan bahwa ledakan berasal dari kontainer yang berisi beberapa bahan yang mudah terbakar, dan penyelidikan atas insiden ini sudah dimulai.

Dilaporkan bahwa gema ledakan terdengar berulang di berbagai penjuru Dubai dan sebagian penduduk merasakan getaran pada rumah mereka.

Pelabuhan Jebel Ali yang dikelola oleh Dubai Ports World merupakan salah satu pelabuhan terbesar di Timur Tengah dan mencakup komplek Dubal, salah satu pabrik aluminium yang juga terbesar di kawasan ini. (raialyoum)

Diserang Roket dan Drone, Kedubes AS di Baghdad Kepulkan Asap

Beberapa sumber Irak pada dini hari Kamis (8/7) melaporkan telah terjadi serangan di Zona Hijau Baghdad dekat komplek Kedubes AS.

Sabereen News (SN) dalam berita segeranya di aplikasi Telegram melaporkan, “Sirine berbunyi di Pangkalan III Al-Tawhid di Kedubes AS di Zona Hijau.”

Menurut SN, telah terjadi serangan sengit ke pangkalan tersebut sehingga sistem CRM diaktifkan untuk menangkalnya, namun kepulan asap terlihat dari dalam komplek Kedubes AS dan Pangkalan III al-Tawhid.

“Serangan ke Pangkalan III Al-Tawhid di Zona Hijauh itu dilakukan dengan menggunakan beberapa drone berbahan peledak,” lanjut SN.

Dalam berita susulannya, SN menyebutkan bahwa roket juga digunakan dalam serangan tersebut.

“Para saksi mata mengatakan bahwa roket Katyusha telah ditembakkan dari kawasan Al-Rasafah dekat lokasi Rumah Sakit Al-Kindi,” tulis SN.

Sembari merilis beberapa penggalan video penembakan, SN juga menyebutkan, “Pasukan pendudukan AS memutus aliran listrik di Zona Hijau dan kawasan Salihiyah.”

SN melaporkan bahwa sebagian peluru yang ditembakkan oleh sistem pertahanan udara AS jatuh di sebuah lokasi dan menyebabkan kerusakan pada sebuah mobil warga Irak.

Laporan lain mengutip pernyataan para pejabat AS bahwa tak kurang dari 14 roket telah menerjang Pangkalan Udara Ain Al-Assad yang ditempati oleh pasukan AS di Irak Barat hingga menyebabkan dua tentara AS terluka.

Tak ada kelompok yang mengaku bertanggungjawab atas serangan itu, namun para pengamat menduga serangan itu merupakan bagian dari gelombang serangan yang belakangan ini dilancarkan oleh kelompok-kelompok relawan pejuang yang didukung Iran.

Beberapa waktu lalu kelompok-kelompok itu bersumpah untuk membalas serangan AS yang menewaskan empat relawan Al-Hashd Al-Shaabi di daerah perbatasan Irak-Suriah.

Para petinggi militer Irak menyatakan bahwa serangan roket dan drone ke pangkalan-pangkalan yang ditempati oleh pasukan AS mengalami intensitas yang belum pernah terjadi sebelumnya. (fna/raialyoum)

Iran Jadi Tuan Rumah Pertemuan Antar Kelompok Afghanistan

Iran menjadi tuan rumah perundingan damai antar kelompok Afghanistan yang melibatkan para pejabat pemerintah Afghanistan dan para pemimpin politik Taliban.

Dalam kata sambutan di awal pertemuan yang berlangsung di Teheran, ibu kota Iran, Rabu (7/7), Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menekankan dukungan negaranya kepada proses pembicaraan damai  antar-Afghanistan dalam rangka menyelesaikan konflik dan krisis yang sudah sekian lama melanda Afghanistan.

Sembari menyinggung kekandasan AS dan kehadirannya yang merusak di Afghanistan selama lebih dari dua dekade, Zarif menyatakan bahwa rakyat dan pemimpin politik Afghanistan harus membuat keputusan kuat untuk membangun masa depan negara mereka.

Zarif lantas menggaris bawahi komitmen negaranya untuk berkontribusi pada pembangunan politik, ekonomi, dan sosial Afghanistan secara komprehensif setelah perdamaian terjalin.

Dalam putaran pembicaraan ini, delegasi Republik Islam Afghanistan dipimpin oleh Yunus Qanuni, mantan Menteri Luar Negeri Afghanistan, sementara delegasi Taliban dipimpin oleh Mohammad Abbas Stanekzai, wakil kepala kantor politik Taliban.

Di hari yang sama, Mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai kepada BBC mengatakan bahwa kehadiran pasukan AS di negaranya justru menyumbang suburnya terorisme di Afghanistan.

“AS datang ke Afghanistan 20 tahun yang lalu atas nama perang melawan terorisme. Apakah mereka berhasil memeranginya? Apakah mereka melawannya dengan jujur? Tidak. Karena itu, AS kembali ke Afghanistan atas nama perang melawan ekstremisme, saya, sebagai orang Afghanistan, tidak akan menyambutnya,” ujarnya, seperti dikutip TOLO News.

Dia juga memastikan bahwa pasukan Afghanistan “lebih siap memikul tanggung jawab melindungi negaranya sendiri”. (mm/mna)

Ansarullah Yaman Gempur Kawanan Teroris Takfiri

Kelompok pejuang Ansarullah (Houthi), Rabu (7/7), merilis video pertempuran mereka bersama tentara Yaman melawan kelompok-kelompok teroris takfiri ISIS dan Al-Qaeda di kawasan Al-Somaah dan Al-Zahir, Provinsi Al-Baida, Yaman.

Dilaporkan bahwa dalam pertempuran ini Ansarullah dan tentara Yaman juga bekerjasama dengan kelompok-kelompok adat setempat dan berhasil menimpakan banyak kerugian jiwa dan materi “yang sangat berat” terhadap kawanan  teroris tersebut serta berhasil membebaskan beberapa posisi dari cengkraman kawanan takfiri bersenjata.

Menurut Ansarullah, kawanan teroris itu merupakan pasukan bayaran yang juga diandalkan oleh pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi untuk ikut memerangi ataupun menghdang gerak maju pasukan Ansarullah.

Al-Alam menyebutkan bahwa dalam pertempuran sengit ini sebanyak lebih dari 100 teroris tewas dan luka, dan beberapa kendaraan mereka hancur digempur oleh pasukan Ansarullah dan sekutunya. (alalam)