Rangkuman Berita Utama Timteng  Kamis 3 September 2020

iran brigjen Alireza Sabahi FardJakarta, ICMES. Iran meluncurkan sistem radar baru dinamai ” Kashef-99” (Detektor-99) dan disebutnya mampu mendeteksi 300 target sekaligus.

Kelompok teroris ISIS  dan Al-Qaedah mengalami pukulan telak di Yaman tengah karena eksistensi mereka yang telah lama di Provinsi Al-Bayda tergusur oleh gerak maju para pejuang gerakan Ansarallah (Houthi).

Sebuah sumber militer Suriah melaporkan bahwa jet-jet tempur Rezim Zionis Israel melesatkan beberapa rudal dari arah Al-Tanf, wilayah Suriah yang diduduki oleh pasukan Amerika Serikat.

Emir Qatar Tamin bin Hamad Al-Thani dalam pertemuan dengan penasehat senior presiden Amerika Serikat (AS) Jared Kushner menyatakan pendiriannya mengenai kemelut Palestina-Israel.

Berita selengkapnya:

Iran Ungkap Sistem Radar Baru Pendeteksi 300 Target Sekaligus

Iran meluncurkan sistem radar baru dinamai ” Kashef-99” (Detektor-99) dan disebutnya mampu mendeteksi 300 target sekaligus.

Komandan Pangkalan Pertahanan Udara Iran, Brigjen Ali Reza Sabahi Fard, saat mengumumkan sistem itu, Rabu (2/9/2020), menekankan kemajuan luar biasa Iran dalam pengembangan senjata dan peralatan militer modern, dan mengatakan bahwa negara republik Islam ini menyembunyikan bagian dari sistem ini dalam upaya untuk mengejutkan musuh.

“Banyak  di antara peralatan Pertahanan Udara tak dapat diungkapkan ke media dan kami akan menggunakannya dalam lapisan rahasia Pertahanan Udara ketika diperlukan dalam upaya mengecewakan musuh pada gerakan mereka,” kata Sabahi Fard.

Fard menjelaskan, sistem baru itu merupakan radar tiga dimensi dengan array bertahap, dan perangkat bergerak yang dirancang untuk mendeteksi obyek terbang kecil pada jangkauan 12 kilometer.

Dia menambahkan bahwa sistem itu didesain oleh Pusat Penelitian Teknologi Modern Pertahanan Udara Angkatan Bersenjata Iran.

Dia juga menyinggung peluncuran sistem “cerdas, canggih, dan unik” bernama “Emad” yang dapat memodelkan skenario perang yang berbeda dalam latihan perang, dan menyebutnya dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan operasional di semua bidang pertahanan.

Sehari sebelumnya, otoritas Iran mengumumkan bahwa mereka telah membuat 27 pencapaian militer baru, yang sebagian besar akan diumumkan pada pekan  ini. (fna)

Ansarullah Terus Cetak Kemenangan, ISIS Hampir Tersapu Habis di Yaman Tengah

Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (IS/ISIS/ISIL/DAESH) dan jaringan teroris Al-Qaedah mengalami pukulan telak di Yaman tengah karena eksistensi mereka yang telah lama di Provinsi Al-Bayda tergusur oleh gerak maju para pejuang gerakan Ansarallah (Houthi).

Dalam satu bulan terakhir, Ansarallah menggempur ISIS dan kelompok Al-Qaeda di Jazirah Arab (AQAP), dan secara bertahap menguasai wilayah di Al-Bayda yang semula diduduki oleh dua kelompok teroris tersebut.

Pukulan terbaru yang dialami ISIS di Al-Bayda terjadi ketika Gerakan Ansarallah membunuh pemimpin kelompok teroris ini di Yaman, dan peristiwa ini didokumentasikan dalam rekaman video yang dirilis oleh gerakan itu pada bulan Agustus lalu.

Selanjutnya, ISIS kemungkinan akan menggunakan sel tidurnya di Al-Bayda, sebagaimana mereka lakukan di Suriah, Libya, dan Irak.

Dewasa ini pasukan Ansarallah sedang mengincar ibukota administratif Provinsi Marib, yang jika mereka berhasil merebutnya maka akan menjadi salah satu kemenangan terpenting bagi gerakan yang dimusuhi Arab Saudi dan sekutunya itu sejak dimulainya konflik Yaman. (amn)

Israel Serang Suriah dari Arah Pangkalan AS di Tanaf

Sebuah sumber militer Suriah melaporkan bahwa jet-jet tempur Rezim Zionis Israel melesatkan beberapa rudal dari arah Al-Tanf, wilayah Suriah yang diduduki oleh pasukan Amerika Serikat di provinsi Homs, menuju Pangkalan Udara T-4 di provinsi yang sama.

Unit pertahanan udara telah menghadapi serangan itu dan merontokkan sebagian besar di antaranya, sementara beberapa rudal yang lolos telah menimbulkan kerugian material.

Menurut sumber itu, Pangkalan Udara T-4 mendapat serangan rentetan rudal yang ditembakkan oleh angkatan udara Israel pada Rabu malam (2/9/2020).

Bandara militer itu juga pernah menjadi sasaran serangan serupa pada pertengahan Januari lalu.

Tiga hari lalu dilaporkan pula bahwa sistem pertahanan Suriah telah menghadapi “target musuh (Israel) di langit Damaskus”, dan bahwa yang diserang adalah posisi-posisi militer.

Laporan lain yang terbaru dari Damaskus menyebutkan bahwa Tentara Arab Suriah (SAA) melancarkan serangan artileri berat dan rudal ke kubu-kubu pertahanan militan di dekat perbatasan Turki, Rabu.

Menurut laporan lapangan dari wilayah utara provinsi Latakia, SAA menggempur posisi-posisi pemberontak dan “jihadis” di wilayah Jabal Al-Turkmen dan menerjang kubu-kubu pertahanan dan parit perlindungan mereka di dekat kota Sarraf.

Tentara Suriah bermaksud merebut kembali wilayah yang tersisa di bawah kendali jihadis di Jabal Al-Turkmen, namun mereka memprioritaskan wilayah Jabal Al-Akrad yang berdekatan karena kedekatannya dengan provinsi Idlib. (amn)

Ini Kata Emir Qatar Kepada Kushner Soal Israel

Emir Qatar Tamin bin Hamad Al-Thani dalam pertemuan dengan penasehat senior presiden Amerika Serikat (AS) Jared Kushner di Doha, ibu kota Qatar, Rabu (2/9/2020), menyatakan pendiriannya mengenai kemelut Palestina-Israel.

Pada kesempatan di mana Al-Thani menerima kunjungan Kushner di Istana al-Bahr, Doha, ini dia  mengatakan kepada Kushner bahwa pendirian negaranya ialah menyerukan penyelesaian yang adil untuk konflik tersebut.

Kantor berita Qatar, QNA, menyebutkan bahwa pertemuan itu membahas “hubungan strategis yang kuat antara Qatar dan AS serta beberapa isu, termasuk proses perdamaian di Timteng”, dan Emir Qatar lantas menekankan bahwa pendirian negaranya menyerukan kepada “penyelesaian yang adil untuk urusan Palestina berdasarkan resolusi-resolusi sah internasional dan Inisiatif Perdamaian Arab serta berasaskan Solusi Dua Negara.”

Inisiatif Perdamaian Arab, yang ditandatangani oleh semua negara Arab, di Beirut, ibu kota Lebanon, pada 28 Maret 2002 itu mencakup ketentuan yang mencegah normalisasi hubungan dengan Israel selagi Tel Aviv enggan berkomitmen untuk memulihkan hak-hak Palestina berdasarkan resolusi internasional.

Sejak Rabu lalu Kushner mengadakan safari kawasan Timur Tengah, di saat terjadi kehebohan terkait dengan kesepakatan normalisasi antara Uni Emirat Arab (UEA) dan Israel. Safari itu dimulai dengan melawat Yordania, lalu Israel, UEA, Bahrain, Arab Saudi, dan kemudian Qatar.

Berbagai laporan dari AS menyatakan bahwa safari itu bertujuan membujuk negara-negara Arab lain agar memulihkan hubungan dengan Israel, dan memobilisasi sejumlah besar pemimpin Arab untuk menghadiri upacara penandatanganan resmi perjanjian normalisasi UEA-Israel, yang akan diadakan di AS di lain waktu.

Pada 13 Agustus, UEA dan Israel mencapai kesepakatan untuk menormalisasi hubungan bilateral, yang disambut dengan kecaman luas dari Palestina.  Berbagai faksi dan para pemimpin Palestina menyebutnya “pengkhianatan” dan tikaman Abu Dhabi  ke punggung bangsa Palestina. (raialyoum)