Rangkuman Berita Utama Timteng Kamis 26 Mei 2022

Jakarta, ICMES. Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah memperingatkan Israel bahwa “akan terjadi ledakan besar di kawasan” jika Rezim Zionis ini “menyentuh (kehormatan) Masjid Al-Aqsa”.

Sumber-sumber kubu resistensi Palestina menyatakan bahwa kubu yang terdiri atas faksi-faksi pejuang ini telah mengadakan pembicaraan dalam  beberapa hari terakhir dengan pihak-pihak mediator (Mesir dan Uni Emirat Arab ) terkait dengan provokasi Israel di kota Quds (Yerussalem).

Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Mayjen Hossein Salami menegaskan bahwa Iran akan membalas setiap tetes darah para martirnya, dan bahwa bangsa Iran dapat menyingkirkan semua rintangan dan menghadapi segala tantangan.

Sedikiynya 32 orang tewas dan puluhan lainnya cedera akibat ledakan bom di sebuah masjid di Kabul, ibu kota Afghanistan, dan sejumlah minibus di kota Mazar-e Sharif.

Berita Selengkapnya:

Sayid Nasrallah: Ledakan Besar akan Terjadi di Kawasan Jika Israel Menodai Al-Aqsa

Sekjen Hizbullah Sayid Hassan Nasrallah memperingatkan Israel bahwa “akan terjadi ledakan besar di kawasan” jika Rezim Zionis ini “menyentuh (kehormatan) Masjid Al-Aqsa”.

Dalam pidato pada peringatan resistensi dan pembebasan Lebanon, Rabu (25/5), Sayid Nasrallah memuji pengorbanan para pejuang resistensi serta menghargai bantuan Iran selama ini dalam perjuangan.

“Iran tak kikir sama sekali, dan tak lagi menyembunyikan apa yang ia persembahkan, terutama peran yang dimainkan oleh Syahid Haji Qasim Soleimani,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa kemenangan yang dicapai para pejuang resistensi di Lebanon dalam perang melawan Israel pada tahun 2000 merupakan prestasi besar dalam sejarah kontemporer.

“Ini adalah kemenangan yang sangat jelas dan disambut dengan kebanggaan Arab, Islam dan nasional,” katanya.

Sayid Nasrallah menambahkan, “Kemenangan pada tahun 2000 telah meruntuhkan citra (Israel sebagai) tentara terkalahkan dan patahnya proyek besar Israel, dan memberi harapan pembebasan kepada orang Palestina.”

Namun dia juga mengingatkan kemenangan itu dicapai bukan dengan cuma-cuma, melainkan dengan pengorbanan besar.

“Semua pengorbanan harus diperlihatkan, kemenangan ini datang tidak dengan cuma-cuma,melainkan dibuat dengan darah, air mata, tangan dan jari di pelatuk. Harus diperlihatkan siapa yang melawan rezim pendudukan dan siapa yang bersekongkol terhadap anak-anak bangsanya serta siapa yang berdiri di balik bukit. Semua ini bukan demi mengorek luka, melainkan demi mencegah kebertambahan (aksi persekongkolan),” terangnya.

Sekjen Hizbullah memastikan bahwa kubu resistensi di Lebanon “tak menuntut kekuasaan usai kemenangan itu, tak tamak kepadanya meski Suriah saat itu eksis (di Lebanon) dan tiga kepala (lembaga pemerintahan) di Lebanon adalah sekutu kami. Kubu resistensi adalah satu-satu kekuatan yang mewujudkan kemenangan, namun kubu ini, terutama Hizbullah, tak lantas berkuasa di Lebanon, dan kamipun tak menuntutnya, sebab kami berlaga bukan demi kekuasaan, melainkan demi pembebasan tanah dan bangsa serta demi kehormatan nasional.”

Mengenai kekuatan kubu resistensi dia mengatakan, “Resistensi ini lebih kuat dari apa yang kalian harap dan bayangkan, lebih kuat dari masa sebelumnya, dan memiliki mentalitas yang tinggi.”

Menyinggung ulah kaum Zionis Israel di Masjid Al-Aqsa belakangan ini, Sayid Nasrallah mengingatkan bahwa  “segala tindakan yang menyentuh (kehormatan) Al-Aqsa akan mendatangkan ledakan besar di kawasan” dan bahwa kubu resistensi Palestina telah menentukan opsinya melawan penodaan ini.

Menurutnya, Israel mengalami krisis dan perpecahan internal yang parah dan membuatnya mengalami kelemahan pada level yang bahkan tak pernah ia alami sebelumnya. Dia lantas memperingatkan, “Pemerintah musuh hendaknya tidak melakukan tindakan yang hasilnya akan tragis bagi eksistensi entitas temporal ini,” tegasnya. (raialyoum)

Kubu Resistensi Palestina: Provokasi Israel di Quds akan Memancing Reaksi dari Gaza dan Lain-Lain

Sumber-sumber kubu resistensi Palestina menyatakan bahwa kubu yang terdiri atas faksi-faksi pejuang ini telah mengadakan pembicaraan dalam  beberapa hari terakhir dengan pihak-pihak mediator (Mesir dan Uni Emirat Arab ) terkait dengan provokasi Israel di kota Quds (Yerussalem).

Kepada saluran TV Al-Mayadeen yang berbasis di Lebanon, Rabu (25/5), sumber-sumber itu mengatakan, “Kubu resistensi telah memberitahu para mediator bahwa kubu ini tak akan diam terhadap provokoasi rezim pendudukan (Israel) dan upayanya memaksakan realitas baru di Quds, terutama pembangian jadwal waktu dan tempat (kunjung di komplek Masjid Al-Aqsa). Kubu ini tak akan memperkenankan para imigran Zionis berbuat onar di Quds dan jalan-jalannya.”

Kubu pejuang Palestina menegaskan, “Reaksi atas provokasi seperti ini akan ada dari semua arena, termasuk Gaza. Semua opsi telah dikemukakan di atas meja kubu resistensi untuk menghadapi provokasi rezim pendudukan, termasuk opsi militer.”

Menurut sumber-sumber tersebut, kubu resistensi telah menekankan kepada para mediator bahwa tindakan Israel mengusik perasaan umat Islam adalah aksi yang akan “mengarah pada perang bermotif agama”.

Sumber-sumber itu  lantas menyebutkan bahwa Israel telah melayangkan pesan bahwa Rezim Zionis ini tak akan melakukan provokasi dan bahwa pawai para imigran Zionis akan berjalan biasa seperti yang pada tahun-tahun sebelumnya.

Rezim pendudukan, lanjut sumber itu, telah memberitahu kubu resistensi bahwa polisinya tidak akan memperkenankan jumlah peserta pawai itu lebih besar dari sebelumnya, tak akan ada perubahan apapun atas keadaan di dalam komplek Al-Aqsa, dan pawai akan dilakukan di luar Al-Aqsa melalui Gerbang Al-Amud. (raialyoum)

Panglima IRGC:  Iran akan Membalas “Tumpahnya  Setiap Tetes Darah Syuhada”

Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran Mayjen Hossein Salami menegaskan bahwa Iran akan membalas setiap tetes darah para martirnya, dan bahwa bangsa Iran dapat menyingkirkan semua rintangan dan menghadapi segala tantangan.

Pada kata sambutannya dalam peringatan mengenai para martir dari kalangan agamawan  di kota Qom, Iran, Rabu (25/5), Salami mengatakan, “Kami tegaskan kepada musuh yang secara pengecut telah membunuh salah seorang perwira IRGC bahwa kami akan membalas setiap tetes darah yang tumpah dari orang-orang mulia ini, dan semua orang mengetahui posisi kami sekarang.”

Dia menjelaskan bahwa salah satu prestasi revolusi Islam Iran ialah memberi dan memobilasi semua energi untuk kemakmuran Iran.

“Bangsa kita menghargai kondisi sekarang, dan bertekad untuk melanjutkan eksistensinya di gelanggang konfrontasi melawan musuh yang mengerahkan semua kemampuannya untuk menumpas bangsa ini,” ujarnya.

“Kita sekarang terus bergerak menuju kemajuan dan penguatan kekuatan kita, tak ada apapun yang menakutkan kita. Sebaliknya, kita percaya bahwa kemanangan akan menjadi milik kita meski ada semua kesulitan, dan kekalahan pada akhirnya pasti akan menimpa musuh,” lanjutnya.

Dia juga menegaskan, “Kami memantau semua pergerakan musuh siang dan malam, rencana-rencana mereka sudah terungkap bagi kita, musuh selama sekian dekade berusaha menyerang Islam dan mengerahkan segenap perlengkapan dan kekuatan yang mereka miliki dalam rangka ini, tapi sekarang gagal dan mendekati batas akhirnya.”

Dia menyebutkan alasan bahwa “anggaran militer di AS melampaui anggaran semua negara di dunia, yang mencapai 700 juta dolar, tapi ternyata tak berdaya di depan Iran”.

“Pemimpin besar kita yang bijaksana (Ayatullah Ali Khamenei), berkat rasa percaya diri meski menghadapi banyak kesulitan, dapat bertahan dengan keberanian yang tiada bandingannya, menggagalkan rencana-rencana musuh dan memborgol tangan mereka,” pungkasnya. (alalam)

Inna Lillahi, Puluhan Orang Tewas Akibat Ledakan Bom di Afghanistan

Sedikiynya 32 orang tewas dan puluhan lainnya cedera akibat ledakan bom di sebuah masjid di Kabul, ibu kota Afghanistan, dan sejumlah minibus di kota Mazar-e Sharif, Rabu (25/5).

Sumber keamanan Afghanistan mengumumkan bahwa 22 orang tewas dan 32 lainnya cedera pada tiga ledakan di Mazar-e Sharif, dan 10 orang tewas dan 22 lainnya cedera pada ledakan di sebuah masjid di pusat kota Kabul.

Juru bicara pejabat kota Kabul mengatakan bahwa ledakan bom telah menerjang sebuah masjid di kota ini.

Juru bicara kepolisian wilayah Balakh, Asef Waziri, mengatakan, “Bom telah dipasang pada bodi tiga minibus di beberapa kawasan kota Mazar-e Sharif. (alalam)