Jakarta, ICMES. Media militer kelompok pejuang Hizbullah merilis rekaman video yang diambil dengan menggunakan drone Hudhud (Hoopoe) yang diterbangkan di angkasa wilayah pendudukan utara Palestina.

Akun resmi Pemimpin Besar Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei, di platform X menampilkan sebuah postingan dalam bahasa Ibrani, bertepatan dengan pidato Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di hadapan Kongres AS.
Pengunjuk rasa pro-Palestina turun ke jalan di Washington, DC, untuk mengutuk kampanye biadab Israel yang mematikan, menghancurkan, dan melakukan genosida di Jalur Gaza.
Berita selengkapnya:
Israel Dipermalukan Untuk Ketiga Kalinya, Drone Hudhud Berkeliaran di Angkasa Israel
Media militer kelompok pejuang Hizbullah pada hari Rabu (24/7) merilis rekaman video yang diambil dengan menggunakan drone Hudhud (Hoopoe) yang diterbangkan di angkasa wilayah pendudukan utara Palestina, pada hari Selasa (23/7).
Video tersebut mempersembahkan episode ketiga dalam serial berjudul “Oleh-Oleh Hudhud”.
Dalam video kali ini, tampak drone Hudhud memantau dan mengambil gambar satu-satunya pangkalan udara tentara Zionis Israel di wilayah utara Palestina pendudukan, Lanud Ramat David, yang berjarak 46 kilometer dari perbatasan Lebanon.
Dengan demikian, Hizbullah kini menambahkan Lanud Ramat David dan segala isinya, ke dalam daftar target Hizbullah, yaitu sasaran-sasaran akan dibidik jika dirasa perlu.
Video ini membuktikan bahwa Hizbullah untuk ketiga kalinya berhasil menembus sistem pemantauan dan intersepsi Israel, dan menampakkan seluruh fasilitas pangkalan udara tersebut.
Hizbullah memberikan informasi rinci tentang Ramat David, terutama spesialisasi udara dan formasi militernya.
Menariknya lagi, oleh-oleh Hudhud berkenaan dengan pangkalan itu mengungkap keberadaan sebuah gedung pusat komando tempat para perwira militer berada, termasuk komandannya saat ini , Kol. Asaf Ished, selain tempat tinggal para perwira, gedung komando yang dibentengi, dan pusat komando dan kendali.
Beberapa obyek signifikan yang tertangkap dan terungkap oleh pantauan Hudhud meliputi lokasi platform Iron Dome di dalam pangkalan, serta gudang amunisi, pusat-pusat komando dan garasi skuadron, pusat pemrosesan dan departemen teknisnya, lokasi radar navigasi udara, sektor-sektor maintenance, dan tabung-tabung bahan bakar.
Rekaman Hudhud juga menunjukkan beberapa panorama hasil pemantauan malam hari, yang dilakukan pada malam sebelumnya, terhadap pangkalan udara milik tentara pendudukan, sedangkan penorama lainnya direkam pada siang hari.
Beberapa waktu lalu, Hizbullah telah merilis dua episode “Oleh-Oleh Hudhud” yang menampilkan gambar-gambar udara obyek-obyek vital Israel serta tentaranya di wilayah utara Palestina yang diduduki. (almayadeen)
Ayatullah Khamenei: Israel dan AS Gagal Tundukkan Hamas
Akun resmi Pemimpin Besar Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei, di platform X menampilkan sebuah postingan dalam bahasa Ibrani, bertepatan dengan pidato Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, di hadapan Kongres AS, Rabu (24/7).
Akun itu menyatakan bahwa “kekuatan kubu resistensi menjadi semakin jelas setiap hari,” dan bahwa “sistem besar di tingkat militer, politik, dan ekonomi, yang diwakili oleh AS, mendukung Israel dalam memerangi Hamas, namun mereka tidak mampu menundukkan Hamas.”
Pernyataan itu dilampiri video aksi-aksi para pejuang resistensi di Jalur Gaza, dan front pendukung di Lebanon, Irak, dan Yaman.
Dalam pidatonya, Netanyahu sengaja menyebarkan dan mengarang kebohongan untuk mengelabui opini publik tentang apa yang terjadi di Jalur Gaza, menyerang Iran dan kekuatan Poros Resistensi lainnya. Dia mendapat sorakan anggota DPR dan Senat, yang memberinya tepuk tangan setidaknya 53 kali.
Sementara itu, dalam perkembangan di medan tempur, sayap militer Hamas, Brigade Al-Qassam pada hari Rabu menyatakan pihaknya telah meledakkan sebuah rumah di mana pasukan Israel terjebak di kamp Yabna di kota Rafah, Jalur Gaza selatan, dan beberapa tentara Zionis tewas dan terluka akibat ledakan ini.
Brigade Al-Qassam juga menghancurkan sebuah kendaraan pengangkut pasukan Zionis dengan dan membakarnya di pusat kota Bani Suhaila, sebelah timur kota Khan Yunis, di selatan Jalur Gaza, dan menembak tank Zionis dengan peluru Al-Yassin 105 di kota Bani Suhaila, sebelah timur kota Khan Yunis, selatan Jalur Gaza.
Brigade Al-Qassam juga mengaku telah menghancurkan satu unit tank Merkava Israel dengan perangkat Shawaz di kota Bani Suhaila, sebelah timur kota Khan Yunis, Jalur Gaza selatan. (raialyoum)
Pidato di Kongres AS, Netanyahu di Dalam Mendapat Sorakan, di Luar Mendapat Kutukan
Pengunjuk rasa pro-Palestina turun ke jalan di Washington, DC, pada hari Rabu (24/7) untuk mengutuk kampanye biadab Israel yang mematikan, menghancurkan, dan melakukan genosida di Jalur Gaza.
Ketika Benjamin Netanyahu sedang berpidato di depan Kongres AS, ribuan demonstran berkumpul di sekitar komplek Capitol.
Para pengunjuk rasa membawa poster-poster bertuliskan “tangkap Netanyahu” dan “akhiri semua bantuan AS untuk Israel” serta memekikkan yel-yel “bebaskan, bebaskan Palestina!” menyusul aksi duduk di gedung kantor Kongres yang berujung beberapa penangkapan pada hari sebelumnya.
Netanyahu berkunjung ke AS dengan tujuan mendapat dukungan lebih besar dari Washington untuk mesin perang Israel.
Penyelenggara protes berencana menghalangi jalan menuju gedung, namun polisi membubarkan paksa massa yang menghalangi persimpangan.
Penyelenggara mengumumkan bahwa enam persimpangan menuju Capitol “diklaim oleh rakyat Palestina.”
Beberapa pengunjuk rasa diangkut ke lokasi demonstrasi dari New Jersey.
“Bibi, Bibi (nama panggilan Netanyahu), Kita belum selesai! Intifada baru saja dimulai!” teriak pengunjuk rasa, sementara demonstran lainnya meneriakkan, “Netanyahu, kamu tidak bisa bersembunyi. Kamu melakukan genosida.”
“Kami memprotes maniak pembunuh ini dan para pendukungnya. Kami menuntut penangkapannya,” teriak Zeina Hutchinson, direktur pengembangan Komite Anti-Diskriminasi Arab Amerika, setelah membacakan nama beberapa jurnalis Palestina yang dibunuh oleh Israel.
Pada Senin lama, pengunjuk rasa berkumpul di luar hotel yang ditempati Netanyahu setibanya di Washington. Sore berikutnya, ratusan pengunjuk rasa mengggerakkan protes bergaya flashmob di dalam gedung Cannon, yang merupakan kantor anggota DPR.
Polisi Capitol melaporkan adanya sekira 200 penangkapan pada hari Selasa terkait dengan aksi konsentrasi di gedung Cannon. Menurut kelompok Suara Yahudi untuk Perdamaian (Jewish Voice for Peace/JVP) , sejumlah besar orang, termasuk para rabi, juga ditahan.
Diorganisir oleh JVP, pengunjuk rasa yang mengenakan kaus merah bertuliskan “Bukan Atas Nama Kami” menduduki rotunda gedung. Mereka duduk di lantai, membentangkan poster, dan meneriakkan yel-yel “Biarkan Gaza Hidup!” (presstv)







