Jakarta, ICMES. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan pasukan rezim Zionis ini akan tetap ditempatkan di “zona penyangga” di wilayah pendudukan Dataran Tinggi Golan Suriah.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah tiba di Kairo, ibu kota Mesir, untuk menghadiri pertemuan puncak blok D-8 negara-negara Muslim berkembang
Sedikitnya 16 warga Palestina, termasuk anak-anak dan perempuan, gugur dalam dua pembantaian baru yang dilakukan oleh pendudukan Israel dengan mengebom dua rumah di kota Jabalia dan Kota Gaza
Sayap militer gerakan Hamas, Brigade Al-Qassam, pada hari Rabu mengumumkan pihaknya telah membunuh tentara Israel dan menyerang kendaraan pengangkut pasukan di Jalur Gaza utara.
Berita selengkapnya:
Netanyahu Nyatakan Tentara Israel akan Tetap Bertahan di Wilayah Suriah
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan pasukan rezim Zionis ini akan tetap ditempatkan di “zona penyangga” di wilayah pendudukan Dataran Tinggi Golan Suriah.
Zona itu direbut pasukan Zionis setelah jatuhnya Presiden Bashar al-Assad di tangan kelompok-kelompok bersenjata yang dipimpin oleh kelompok Hay’at Tahrir al-Sham (HTS).
Netanyahu menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Selasa (17/12) dari puncak Gunung Al-Sheikh (Hermon), puncak tertinggi di Suriah, dan berjarak sekira 10 kilometer dari perbatasan dengan wilayah pendudukan Dataran Tinggi Golan yang strategis.
Netanyahu didampingi oleh menteri urusan militer Israel, Israel Katz, Kepala Staf Letnan Jenderal Herzi Halevi, kepala dinas keamanan internal Shin Bet, Ronen Bat, dan kepala Komando Utara Mayor Jenderal Uri Gordin.
Netanyahu menyatakan lagi bahwa Israel akan tetap berada di zona penyangga tersebut “sampai ditemukan pengaturan lain yang menjamin keamanan Israel.”
Dia mengaku pernah berada di puncak gunung yang sama 53 tahun silam ketika masih berstatus sebagai prajurit.
Tampaknya ini adalah pertama kalinya seorang pemimpin Israel yang sedang menjabat menginjakkan kaki sejauh itu ke wilayah Suriah.
Katz mengatakan pasukan Israel akan tetap berada di puncak Gunung Hermon di Suriah “selama diperlukan.”
“Kami akan tinggal di sini selama diperlukan,” ujarnya.
Dia menambahkan bahwa pengerahan pasukan Israel ke puncak yang penting dan strategis itu “memperkuat keamanan.”
Dia menjelaskan, “Puncak Gunung Hermon adalah mata Israel untuk mengidentifikasi ancaman dekat dan jauh. Dari sini, kita dapat melihat posisi Hizbullah di Lebanon di sebelah kanan, dan Damaskus di sebelah kiri.”
Pasukan militer Israel merebut zona penyangga yang dipatroli PBB di Dataran Tinggi Golan beberapa jam setelah kelompok bersenjata menguasai ibu kota Suriah, Damaskus, pada 8 Desember. (presstv)
Presiden Iran Tiba di Mesir untuk Hadiri Pertemuan Puncak D-8
Presiden Iran Masoud Pezeshkian telah tiba di Kairo, ibu kota Mesir, untuk menghadiri pertemuan puncak blok D-8 negara-negara Muslim berkembang, yang akan berlangsung pada hari Kamis (19/12).
Dalam pernyataan di Teheran sebelum perjalanan tersebut, Presiden Pezeshkian menekankan pentingnya memperkuat hubungan antarnegara Islam untuk melawan rencana-rencana kotor pihak lain.
“Pertemuan puncak tingkat ini bertujuan membina hubungan yang lebih erat antarnegara Islam dalam bidang ekonomi, politik, budaya, dan sosial, dan memungkinkan terjadinya pertukaran pengalaman, sangatlah efektif,” katanya.
Menyinggung peran penting Mesir di dunia Islam, Pezeshkian menyebut negeri piramida ini sebagai “negara berlatar belakang sejarah yang panjang dan peradaban yang besar serta memainkan peran berpengaruh di dunia Islam.”
Presiden Iran menekankan pentingnya membangun hubungan yang lebih kuat di dalam dunia Islam.
“Semakin dekat, dalam, dan praktis hubungan kita dengan negara-negara Islam, semakin efektif kita dapat menggagalkan konspirasi musuh terhadap kita dan negara-negara Islam lain,” ujarnya.
Menurutnya, diskusi dalam pertemuan puncak D-8 akan mencakup isu-isu utama Gaza, Palestina, dan Lebanon.
Perundingan tersebut bertujuan mengeksplorasi cara-cara negara-negara Islam untuk dapat mengadopsi sikap yang satu dalam membela hak-hak orang-orang yang tertindas di Gaza, Lebanon, dan Suriah.
“Negara-negara Islam pada dasarnya harus saling mendukung. Jika memungkinkan, kita harus menyelesaikan perbedaan kita melalui dialog,” ucap presiden Iran.
“Pertemuan puncak ini menawarkan kesempatan berharga bagi kita untuk mempererat perspektif dan meningkatkan pengaruh diplomatik kita di kawasan ini,” pungkasnya.
Kunjungan ini menandai pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade seorang presiden Iran melakukan perjalanan ke Mesir, karena hubungan antara kedua negara telah lama tegang.
Mahmoud Ahmadinejad adalah presiden Iran terakhir yang mengunjungi Mesir pada Februari 2013 untuk menghadiri KTT Organisasi Kerja Sama Islam (OKI). Kunjungan Ahmadinejad saat itu merupakan kunjungan pertama presiden Iran sejak kemenangan revolusi Islam Iran tahun 1979, yang berujung pada terputusnya hubungan diplomatik dengan Mesir pada tahun 1980, dan kemudian dilanjutkan kembali setelah 11 tahun, namun hanya pada level kuasa usaha dan kantor urusan kepentingan.
Pada bulan Mei 2023, Presiden Iran saat itu Sayid Ibrahim Raisi mengarahkan Kementerian Luar Negeri agar mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memperkuat hubungan dengan Mesir, menurut laporan Kantor Berita Tasnim Iran pada saat itu.
Negara-negara anggota D-8 atau Developing Eight, adalah Indonesia, Malaysia, Iran, Turki, Mesir, Pakistan, Bangladesh, dan Nigeria adalah organisasi kerja sama ekonomi yang didirikan pada tahun 1997 melalui Deklarasi Istanbul pada KTT Kepala Negara.
Organisasi ini berfokus pada peningkatan kerja sama ekonomi, mendorong pembangunan, dan mempromosikan kepentingan bersama di antara para anggotanya. (presstv/raialyoum)
Serangan Israel Gugurkan Belasan Orang Palestina, Pejuang Gaza Tewaskan Sejumlah Tentara Zionis
Sedikitnya 16 warga Palestina, termasuk anak-anak dan perempuan, gugur dalam dua pembantaian baru yang dilakukan oleh pendudukan Israel dengan mengebom dua rumah di kota Jabalia dan Kota Gaza pada hari Rabu malam (18/12).
Badan Berita dan Informasi Palestina Wafa melaporkan, sedikitnya 10 warga Palestina gugur dan beberapa lainnya terluka akibat serangan udara pendudukan terhadap sebuah rumah keluarga Al-Najjar di kota Jabalia, Jalur Gaza utara.
Dilaporkan pula bahwa 6 warga juga gugur dan sejumlah lainnya luka-luka akibat serangan udara Israel terhadap sebuah rumah keluarga Al-Zaytouniyah di sekitar Sekolah Al-Tabaeen di lingkungan Al-Daraj, sebelah timur Kota Gaza.
Sumber-sumber medis menyatakan bahwa sebuah pesawat pengintai Israel menembakkan bom ke arah gerbang Rumah Sakit Martir Kamal Adwan di Jalur Gaza utara.
Pasukan pendudukan Israel terus melanjutkan agresinya terhadap Jalur Gaza, baik melalui darat, laut, dan udara, sejak 7 Oktober 2023, yang mengakibatkan sedikitnya 45.097 warga, yang sebagian besarnya perempuan dan anak-anak, gugur syahid, dan menyebabkan 107.244 lainnya terluka. Semua jumlah itu tidak termasuk ribuan korban berada di bawah reruntuhan serta jalalan yang tak terjangkau ambulan dan kru penyelamat.
Para pejuang Palestina dari masih aktif melakukan perlawanan. Sayap militer gerakan Hamas, Brigade Al-Qassam, pada hari Rabu mengumumkan pihaknya telah membunuh tentara Israel dan menyerang kendaraan pengangkut pasukan di Jalur Gaza utara.
Al-Qassam menjelaskan bahwa para pejuangnya berhasil menghabisi 5 tentara Israel dari jarak dekat di kamp Jabalia dan seorang tentara Zionis lagi di sebelah tank Merkava dan menyita senjatanya, serta melemparkan dua granat tangan ke tank di sebelah barat kota Beit Lahia.
Sudah lebih dari 14 bulan Israel melakukan genosida di Gaza, namun masih tidak mampu mencapai tujuan yang dinyatakan, terutama memulangkan tawanan Israel dari Jalur Gaza dan menumpas Hamas.
Hamas hampir setiap hari mengumumkan tewas dan atau cederanya tentara Israel dan penghancuran kendaraan militer di seluruh Gaza. Hamas dari waktu ke waktu menembakkan roket ke Israel, dan menyiarkan rekaman video yang mendokumentasikan beberapa operasinya. (alalam/raialyoum)







