Rangkuman Berita Utama Timteng  Jumat 22 Oktober 2021

Jakarta, ICMES. Tentara Yaman yang bersekutu dengan gerakan Ansarullah mengumumkan pihaknya telah meneggempur pangkalan militer Arab Saudi dengan lima rudal balistik hingga menewaskan dan melukai puluhan tentara Saudi.

Undated: FILE – In this file photo released Jan. 16, 2021, by the Iranian Revolutionary Guard, a missile is launched in a drill in Iran. On Tuesday, Jan. 26, 2021, Iran warned the Biden administration that it will not have an indefinite time period to rejoin the 2015 nuclear deal between Tehran and world powers. Iran said it also expects Washington to swiftly lift crippling economic sanctions that former President Donald Trump imposed on the country after pulling America out of the atomic accord in 2018 as part of what he called maximum pressure against Iran. AP/PTI(AP01_26_2021_000330B)

Hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh lembaga survei Gallup mencatat tingginya kepuasan publik Iran kepada pemerintahan baru di bawah kepresidenan Sayid Ebrahim Raisi.

Media Iran melaporkan bahwa menteri luar negeri negara ini, Amir Hossein Abddollahian,  telah terlibat percakapan telefon dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi.

Organisasi Intelijen Nasional Turki (MIT) mengungkap bahwa jaringan operasi yang bekerja untuk badan intelijen Israel Mossad telah diam-diam melakukan kegiatan terhadap lawan-lawan Israel dan mahasiswa asing di Turki.

Berita Selengkapnya:

Pasukan Yaman Gempur Pangkalan Militer Saudi dengan Rudal Balistik, Puluhan Tewas dan Luka

Tentara Yaman yang bersekutu dengan gerakan Ansarullah mengumumkan pihaknya telah meneggempur pangkalan militer Arab Saudi dengan lima rudal balistik hingga menewaskan dan melukai puluhan tentara Saudi.

Juru bicara tentara Yaman Brigjen Yahya Saree dalam sebuah pernyataannya pada Kamis malam (21/10) menyebutkan, “Pasukan rdual kami berhasil melancarkan sebuah operasi berkualitas yang menyasar sebuah kamp militer pasukan yang bertugas di Jizan, Saudi, dengan lima rudal balistik pada hari Rabu.”

Dia menambahkan, “Operasi ini menyasar sebuah markas komando, gudang-gudang senjata dan hanggar-hanggar helikopter Apache, dan tepat mengena target.”

Yahya Saree lantas menyatakan bahwa operasi militer ini menyebabkan “tewas dan lukanya lebih dari 35 tentara Saudi, termasuk para perwira dan pilot Apache, menurut informasi intelijen”.

Yahya Saree juga menegaskan bahwa serangan tersebut dilancarkan dalam rangka membalas “kejahatan para agresor (pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi) serta serangan udara mereka yang berkelanjutan dan blokade mereka yang zalim terhadap negara kami”.

Sejak sekira tujuh tahun silam Yaman dilanda perang yang telah menyebabkan lebih dari 233,000 orang tewas, dan 80% penduduknya yang berjumlah sekira 30 juta orang bergantung pada bantuan di tengah kondisi kemanusiaan yang terburuk di dunia, menurut laporan PBB.

Perang itu berkobar antara kubu gerakan Ansarullah (Houthi) dan kubu presiden pelarian Abd Rabbuh Mansour Hadi.  Ansarullah yang didukung tentara Yaman menguasai Sanaa, ibu kota Yaman, sejak 2014, selain beberapa provinsi lain.

Sejak Maret 2015 pasukan koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi dan didukung AS, Israel dan negara-negara Barat melancarkan intervensi militer ke Yaman untuk membela kubu Mansour Hadi dengan asumsi bahwa Ansarullah dapat segera dikalahkan.

Nyatanya, Ansarullah dan tentara Yaman semakin tangguh serta gencar melesatkan rudal balistik dan drone ke wilayah Saudi sebagai balasan atas blokade dan serangan udara Saudi dan sekutunya. (mm/raialyoum)

Survei Gallup: Kepuasan Publik Iran kepada Presiden Raisi Jauh Melampaui Rouhani

Hasil jajak pendapat yang dilakukan oleh lembaga survei Gallup mencatat tingginya kepuasan publik Iran kepada pemerintahan baru di bawah kepresidenan Sayid Ebrahim Raisi.

Gallup melaporkan kepuasan publik Iran kepada kinerja pemerintahan baru Iran mencapai lebih dari 70%.

“Hanya beberapa minggu setelah kepresidenan Ebrahim Raisi, survei Gallup di Iran menunjukkan bahwa Raisi mendapat dukungan dari rakyat Iran yang sebagian besar menghindari pendahulunya, Hassan Rouhani. Tak lama setelah Raisi menjabat pada bulan Agustus, 72% orang Iran menyatakan persetujuan atas pekerjaan yang dia lakukan,” tulis Gallup di situsnya, Kamis (21/10).

Gallup menjelaskan bahwa data terakhir ini berasal dari survei yang dilakukannya pada 24-31 Agustus, tiga minggu setelah Raisi menjabat.

“Raisi telah dicirikan di Barat sebagai ulama konservatif garis keras, kontras dengan Rouhani yang dianggap sebagai sosok lebih moderat yang berpotensi mereformasi pemerintah Iran. Terlepas dari karakterisasinya sebagai seorang moderat, Rouhani tidak pernah menerima persetujuan atas kinerjanya pada tingkat mayoritas dalam salah satu bacaan Gallup selama masa kepresidenannya,” lanjut Gallup.

Dalam survei Gallup yang dilaukan pada November 2020, popularitas pemerintahan Rouhani hanya mendapat kepuasan dari sepertiga rakyatIran.

Tingginya kepuasan publik kepada Presiden Raisi, menurut Gallup, disebabkan antara lain oleh ketersediaan vaksin Covid-19 yang di dapat dari sumber-sumber Barat.

Di bagian akhir laporannya, Gallup menyebutkan bahwa jika pemerintahan Raisi dapat memenuhi janjinya dalam upaya penanganan pandemi Covid-19 dan meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat maka negara ini akan menjadi lebih resisten terhadap tekanan asing. (gallup)

Melalui Percakapan Telefon, Menlu Indonesia Undang Menlu Iran

Media Iran melaporkan bahwa menteri luar negeri negara ini, Amir Hossein Abddollahian,  telah terlibat percakapan telefon dengan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, Kamis (21/10).

Pada kesempatan itu, kedua menteri tersebut telah membicara perkembangan hubungan bilateral serta berbagai isu regional dan internasional yang menjadi perhatian kedua negara, termasuk perkembangan situasi Afghanistan.

Abdollahian antara lain menyorot pemerintahan Taliban di Afghanistan dengan menyinggung tanggungjawab kelompok ini dalam menjaga keamanan semua suku dan aliran keagamaan dari aksi-aksi teror. Menurutnya, tanggung jawab ini akan terpenuhi jika pemerintahan di Afghanistan bersifat inklusif dan melibatkan semua komponen bangsanya.

Dia menyebutkan bahwa para pengungsi Afghanistan di negara-negara sekitarnya, termasuk Iran, merupakan tanggungjawab masyarakat dunia secara keseluruhan.

Sembari menyinggung beberapa kesepakatan Iran dengan Indonesia dalam pertemuan-pertemuan terbaru di New York, AS, Abdollahian memastikan adaya upaya pengembangan dan penguatan hubungan Teheran-Jakarta semaksimal mungkin.

Di pihak lain, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi dalam percakapan telefon tersebut menyatakan bahwa penjagaan HAM, terutama hak kaum wanita, dan penanganan urusan pengungsi Afghanistan merupakan tanggungjawab kemanusiaan yang memerlukan perhatian tersendiri dari masyarakat dunia.

Lebih jauh, Retno juga menyampaikan undangannya kepada Abdollahian untuk berkunjung ke Jakarta, dan menyambut baik perkembangan hubungan bilateral antara kedua negara. (tasnim)

Turki Nyatakan Telah Bongkar Jaringan Intelijen Israel MOSSAD

Organisasi Intelijen Nasional Turki (MIT) mengungkap bahwa jaringan operasi yang bekerja untuk badan intelijen Israel Mossad telah diam-diam melakukan kegiatan terhadap lawan-lawan Israel dan mahasiswa asing di Turki.

MIT telah melacak jaringan, yang terdiri dari lima sel terpisah dari tiga orang, selama satu tahun, dan kemudian melaporkan informasi tentang itu kepada polisi sehingga pasukan kontra-terorisme menciduk 15 agen mata-mata dalam operasi rahasia yang dilakukan pada 7 Oktober di empat provinsi.

Dilaporkan bahwa belasan agen itu telah memberikan informasi kepada Mossad tentang mahasiswa asing yang terdaftar di universitas Turki, terutama mereka yang mereka perkirakan dapat bekerja di industri pertahanan di masa depan. Penyelidikan mengungkapkan bahwa salah satu sel sangat penting karena anggotanya ditugaskan untuk menghubungi petugas lapangan Mossad dan bertemu dengan mereka di luar negeri.

Selama pertemuan ini, informasi dan dokumen yang dianggap penting bagi Israel disampaikan kepada petugas lapangan, yang dikenal sebagai “petugas kasus” dalam terminologi intelijen.

Mossad membayar anggota sel dengan jumlah yang bervariasi untuk informasi pribadi tentang siswa yang tinggal di Turki. Salah satu mata-mata dengan inisial AB adalah salah satu anggota jaringan yang paling penting dan dipercayakan untuk menyelidiki kondisi warga Palestina yang tinggal di Turki.

Mata-mata itu bertindak sebagai kurir untuk pembayaran dan dilaporkan hilang di distrik Maltepe Istanbul pada Juni 2021 dalam upaya untuk menyesatkan pasukan keamanan. Namun, MIT sudah melakukan pengawasan pada sel pada saat itu.

Jaringan mata-mata menggunakan aplikasi Protonmail, yang memungkinkan enkripsi file Microsoft Word, untuk menyampaikan intelijen. Program lain yang dimanfaatkan adalah SafeUM, yang menghasilkan nomor telepon palsu yang digunakan anggota sel untuk berkomunikasi dengan administrator Mossad tanpa terdeteksi dari aplikasi seperti WhatsApp.

Penyelidikan diharapkan hanya untuk memperdalam dan dakwaan komprehensif akan disiapkan setelah tim ahli MIT menyelesaikan interogasi mereka terhadap mata-mata. (dailysabah)