Rangkuman Berita Timteng Kamis 22 November 2018

maulid di sanaa yamanJakarta, ICMES: Pemimpin gerakan Ansarullah (Houthi) Sayyid Abdul Malik al-Houthi dalam pidato pada rapat akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sanaa, ibu kota Yaman, menyerukan resistensi dan keteguhan dalam menghadapi agresi militer Arab Saudi dan sekutunya.

Rezim Zionis Israel melontarkan pernyataan bernada ancaman dengan menyebutkan adanya kemungkinan Tel Aviv segera menggunakan opsi militer di Jalur Gaza.

Utusan Khusus PBB untuk Yaman tiba di Sanaa dalam rangka melanjutkan upayanya menciptakan situasi yang kondusif bagi perundingan damai Yaman.

Pasukan koalisi pimpinan AS telah menggunakan bom fosfor putih dalam serangannya ke sebuah daerah di provinsi Dayr al-Zawr, Suriah timur.

Berita selengkapnya:

Pemimpin Ansarullah: Kecintaan Kepada Nabi SAW Kunci Kemenangan Melawan Musuh

Pemimpin gerakan Ansarullah (Houthi) Sayyid Abdul Malik al-Houthi dalam pidato pada rapat akbar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sanaa, ibu kota Yaman, Rabu (21/11/2018) menyerukan resistensi dan keteguhan dalam menghadapi agresi militer Arab Saudi dan sekutunya.

Dalam peringatan yang diikuti oleh jutaan umat di lapangan al-Sab’in itu al-Houthi melalui pidato televisi menegaskan, “Partisipasi akbar kita berpangkal pada kecintaan kita kepada Nabi Allah Muhammad saw, dan keimanan bahwa nabi, risalah, dan kesucian merupakan bagian dari sumber kehormatan dan kekuatan kita… Partisipasi akbar ini menegaskan kepada dunia bahwa bangsa Yaman benar-benar mengikuti prinsip Rasul saw, dan dengan demikian mereka akan menang atas musuh.”

Dia menekankan pentingnya konsistensi kepada prinsip kebebasan, kemerdekaan, dan pertahanan tanah air serta perlawanan terhadap musuh.

Al-Houthi mengecam segala bentuk normalisasi hubungan dengan Rezim Zionis Israel dan menyerukan dukungan penuh kepada resistensi bangsa Palestina.

“Kita, bangsa Yaman, bersiteguh pada hak kebebasan dan kemerdekaan kami berdasar identitas keimanan dan keterhubungan kita dengan Islam. Kedua, kebersiteguhan dan keyakinan kami kepada Allah memantapkan kita dalam membela diri dan negeri kita dan melawan agresi Zionis-AS- Saudi, dan Emirat,” lanjutnya.

Peringatan Maulid Nabi saw secara besar-besar juga diadakan di sejumlah provinsi lain di Yaman, dan di semua acara itu lautan umat menyerukan solidaritas sosial untuk mengatasi berbagai persoalan hidup yang ditimbulkan oleh agresi dan blokade Saudi dan sekutunya.

Empat tahun agresi itu tidak mengurangi antusias umat Islam Yaman dalam menjalani tradisi peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad saw. Mereka justru tampak semakin bergelora memperlihatkan resistensinya terhadap agresi. (alalam)

Israel Bersumbar Akan Segera Menguasai Gaza

Rezim Zionis Israel melontarkan pernyataan bernada ancaman dengan menyebutkan adanya kemungkinan Tel Aviv segera menggunakan opsi militer di Jalur Gaza.

Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan dalam konferensi diplomatik yang diselenggarakan oleh harian Jerussalem Post menyatakan bahwa “peralihan dari pertahanan kepada serangan terhadap Hamas akan menjurus pada operasi pembunuhan yang terfokus kepada para pemimpin sayap militer gerakan ini, dan menuntut kesiapan Tel Aviv menguasai Jalur Gaza.”

Dia menambahkan bahwa militer Israel harus bertahan di sana sampai semua bangunan infrastruktur faksi-faksi pejuang Palestina dimusnahkan.

Menurut Erdan, Tel Aviv siap menempuh langkah ini jika dirasa akan menjamin keamanan warga Israel.

“Dibanding sebelumnya sejak runtuhnya gencatan senjata sekarang kami lebih mendekati penguasan atas bagian-bagian Jalur Gaza ataupun keseluruhannya,” tegasnya.

Senada dengan ini, Menteri Perumahan dan Konstruksi Israel Yoav Galant mengancam pemimpin Hamas di Gaza, Yahya Sinwar, dengan menyebut “hari-harinya sudah terbatas”, kemudian menegaskan bahwa Tel Aviv akan membuat jadwal yang sesuai untuk melancarkan serangan militer ke Gaza.

Jalur Gaza belakangan ini kembali dilanda ketegangan baru sehingga utusan PBB untuk perdamaian Timteng Nickolay Mladenov menyerukan kepada kedua pihak agar menahan diri dan menghindari eskalasi. (rt)

Perang Berkecamuk Lagi Di Hudaydah,  Utusan PBB Datangi Ibu Kota Yaman

Utusan Khusus PBB untuk Yaman Martin Griffith tiba di Sanaa, ibu kota negara ini, Rabu (21/11/2018), dalam rangka melanjutkan upayanya menciptakan situasi yang kondusif bagi perundingan damai yang dijadwalkan akan berlangsung di Swedia akhir bulan ini antara kedua pihak dalam konflik di Yaman.

Griffith dijadwalkan mengadakan pertemuan dengan para pemimpin kelompok pro-Ansarullah (Houthi) untuk memperoleh kepastian mengenai partisipasi mereka dalam putaran dialog berikutnya.

Kubu Ansarullah di satu pihak dan kubu mantan presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi di pihak lain dalam beberapa hari terakhir ini mengaku mendukung upaya perdamaian PBB.

Agenda kunjungan Griffith ke Yaman kali ini belum ditentukan sehingga tidak jelas apakah juga akan mengunjungi daerah lain, termasuk pelabuhan strategis Hudaydah di bagian barat Yaman, yang dalam beberapa bulan terakhir ini hendak direbut oleh pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi namun terus dipertahankan oleh pasukan Ansarullah.

Beberapa media menyebutkan bahwa kawasan Hudaydah kembali menjadi ajang konfrontasi dalam beberapa hari terakhir. AFP melaporkan bahwa pinggiran kota yang menghadap Laut Merah itu pada Selasa, malam kedua berturut-turut, menjadi ajang bentrokan sengit yang baru berhenti pada pagi hari.

Kepada AFP warga setempat mengatakan serpihan roket menimpa lingkungan kota Hudaydah, sementara AP menyebutkan bahwa menurut wartawan dan saksi mata, bentrokan terjadi di jl. Al-Khamsin di pusat kota dan di daerah perumahan al-Saleh.

Sumber lokal juga mengatakan kepada Reuters bahwa pesawat koalisi Arab baru-baru ini melanjutkan serangannya ke pelabuhan Hudaydah yang dikuasai Ansarullah.

Hal itu terjadi manakala Dewan Keamanan PBB sedang mempertimbangkan draf resolusi yang diajukan oleh Inggris dan berisi seruan kepada semua pihak terlibat dalam konflik agar segera menghentikan pertempuran di Hudaydah, dan menghapus segala bentuk hambatan bagi pengiriman bantuan kemanusiaan ke semua wilayah negara ini melalui pelabuhan strategis Hudaydah. (rt)

Koalisi Pimpinan AS Menyerang Kota Suriah Timur Dengan Bom Fosfor Putih

Pasukan koalisi pimpinan AS telah menggunakan bom fosfor putih dalam serangannya ke sebuah daerah di provinsi Dayr al-Zawr, Suriah timur.

Sumber-sumber lokal yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan kepada kantor berita resmi Suriah, SANA, bahwa jet tempur pasukan koalisi itu melancarkan serangan udara ke kota Hajin, sekitar 110 kilometer di sebelah timur ibu kota provinsi Dayr al-Zawr pada Rabu sore (21/11/2018) dengan menggunakan amunisi terlarang.

Duta Besar Suriah untuk PBB Bashar Jaafari pada pertemuan Dewan Keamanan PBB akhir bulan lalu mengkonfirmasi bahwa aliansi pimpinan AS telah menggunakan bom fosfor putih terhadap kota  yang sama.

Pada 13 Oktober, SANA juga melaporkan bahwa koalisi pimpinan AS telah menjatuhkan bom fosfor putih di Hajin.

Pada tanggal 8 September, dua pesawat tempur F-15 milik Angkatan Udara AS menyerang kota yang sama dengan bom fosfor putih.

Pada Juni tahun lalu, Human Rights Watch memperingatkan bahwa koalisi pimpinan AS telah menyebarkan bom fosfor putih di Irak dan Suriah. (presstv)