Rangkuman Berita Utama Timteng  Selasa 13 Agustus 2024

Jakarta, ICMES.  Angkatan Laut (AL) Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan pasukan ini eksis bukan hanya pesisir, melainkan juga di perairan internasional, sehingga dapat menjangkau AL AS di titik terdekat.

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby bahwa AS bersiap menghadapi serangan besar yang berpotensi  dilakukan Iran dan atau sekutunya di Timur Tengah pada minggu ini.

Para pejuang Palestina melanjutkan operasinya di berbagai medan pertempuran melawan tentara  pendudukan Zionis Israel di Jalur Gaza, dan mengumumkan operasi khusus di wilayah Al-Zinna dan Al-Qarara, di wilayah timur Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, serta serangannya menghancurkan kendaraan militer Israel di Rafah, dan serangannya ke poros  Netzarim , pada hari ke-311 agresi militer Israel.

Berita selengkapnya:

IRGC Ingatkan Dapat “Menjangkau” AL AS di  Titik Terdekat di Perairan Internasional

Angkatan Laut (AL) Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan pasukan ini eksis bukan hanya pesisir, melainkan juga di perairan internasional, sehingga dapat menjangkau AL AS di titik terdekat.

 “Setelah AS menjatuhkan sanksi terhadap AL IRGC, kami harus menunjukkan bahwa AL IRGC bukan hanya kekuatan pesisir, melainkan mampu memasok berbagai jenis kapal berat, sehingga memungkinkannya hadir di perairan internasional,” kata Kol. Soleimani, komandan Armada Kelima Syahid Qassem Soleimani dari AL IRGC.

Dia menambahkan bahwa armada AL IRGC, dengan kapal perang samudera Shahid Mahdavi yang dikembangkan di dalam negeri bertindak sebagai andalannya, dan memulai misinya dari Pulau Farsi di Teluk Persia di mana AS pernah membunuh seorang komandan IRGC.

“Ini menyampaikan pesan penting kepada AS,” tegasnya.

Dalam misinya, ungkap Soleimani, kapal perang Shahid Mahdavi melewati selat penting dan strategis dunia, termasuk Selat Malaka.

Dia juga menyebutkan bahwa armada Iran melintasi Khatulistiwa dan memasuki zona armada ke-7 AL AS, dan untuk pertama kalinya, kapal Shahid Mahdavi mendekati Pulau Diego Garcia dan salah satu pangkalan terpenting AS di Samudera Hindia, kemudian kembali ke Iran setelah 39 hari pelayaran yang sukses.

“Kami mengirimkan pesan kepada Amerika bahwa kami dapat mencapai titik terdekat dengan Anda,” tegas Soleimani.

Komandan Iran tersebut menegaskan kembali sifat misi tersebut yang “benar-benar profesional”, dengan mengatakan, “Kami tidak bermaksud memicu ketegangan apa pun.”

Pernyataan itu disampaikannya ketika AS telah mengirim kapal selam berpeluru kendali ke Timur Tengah manakala ketegangan meningkat di kawasan ini.

Shahid Mahdavi yang berbobot 2.100 ton dengan panjang 240 meter dan lebar 27 meter itu merupakan kapal serbaguna yang dirancang untuk operasi jarak jauh, dan bergabung dengan armada AL IRGC pada Maret 2023.

Kapal perang samudera ini dilengkapi dengan radar array bertahap tiga dimensi, rudal laut-ke-laut dan laut-ke-udara, serta sistem telekomunikasi canggih untuk peperangan elektronik.

Kapal Shahid Mahdavi mampu membawa berbagai jenis helikopter serang, drone tempur, serta kapal serang cepat. (presstv)

AS Pastikan Siap Bela Israel, Presiden Iran Tegaskan Berhak Membalas

Juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby bahwa AS bersiap menghadapi serangan besar yang berpotensi  dilakukan Iran dan atau sekutunya di Timur Tengah pada minggu ini.

Kirby menyebutkan AS telah memperkuat kehadiran militernya di kawasan Timur Tengah  dalam beberapa hari terakhir, dan berbagi keprihatinan dengan Israel mengenai kemungkinan serangan Iran setelah Iran dan  Hamas menuduh Israel membunuh Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh, di Teheran.

“Kami mempunyai kekhawatiran dan harapan yang sama dengan rekan-rekan Israel kami mengenai kemungkinan waktu yang tepat untuk melakukan hal ini . Bisa jadi minggu ini… Kita harus bersiap menghadapi berbagai macam serangan yang bisa terjadi,” kata Kirby kepada wartawan, Senin (12/8).

“Kami jelas tidak ingin melihat Israel terpaksa mempertahankan diri dari serangan lain, seperti yang terjadi pada bulan April. Tapi jika mereka terkena hal itu, kami akan terus membantu mereka membela diri,” sambungnya.

Sehari sebelumnya, Kemhan AS mengataka bahwa Menhan Lloyd Austin telah memerintahkan pengerahan kapal selam berpeluru kendali  ke Timur Tengah dan percepatan penempatan kelompok Kapal Induk USS Abraham Lincoln di sana.

Namun seorang pejabat AS mengatakan kepada Reuters bahwa kelompok kapal induk USS Lincoln saat ini berada di dekat Laut Cina Selatan dan kemungkinan akan memakan waktu lebih dari seminggu untuk mencapai Timur Tengah.

Harga minyak melonjak lebih dari tiga persen pada hari Senin, naik untuk sesi kelima berturut-turut di tengah ekspektasi meluasnya cakupan konflik di Timur Tengah, yang dapat menyebabkan kontraksi pasokan minyak mentah global.

Ancaman serangan Iran muncul ketika pasukan Israel melanjutkan operasi mereka di dekat kota Khan Yunis di Jalur Gaza selatan pada hari Senin, di tengah upaya internasional untuk mencapai kesepakatan guna menghentikan pertempuran di Gaza dan mencegah terjadinya konflik regional yang lebih luas dengan Iran dan para sekutunya.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam percakapan telefon Perdana Menteri Pemerintah Vatikan Kardinal Pietro Parolin, Senin, menyatakan Iran pada prinsipnya menghindari perang dan mendorong perdamaian dan keamanan internasional, namun berhak  menanggapi agresi pihak lain.

Dia juga menyebutkan bahwa pembantaian Israel terhadap kaum perempuan dan anak-anak Palestina, serta serangannya yang menggugurkan seorang tamu Iran Ismail Haniyeh bertentangan dengan semua dasar kemanusiaan dan hukum. (mm/raialyoum/alalam)

Al-Qassam Rilis Video Serangan Terbarunya terhadap Pasukan Zionis

Para pejuang Palestina melanjutkan operasinya di berbagai medan pertempuran melawan tentara  pendudukan Zionis Israel di Jalur Gaza, dan mengumumkan operasi khusus di wilayah Al-Zinna dan Al-Qarara, di wilayah timur Khan Yunis, Jalur Gaza selatan, serta serangannya menghancurkan kendaraan militer Israel di Rafah, dan serangannya ke poros  Netzarim , pada hari ke-311 agresi militer Israel.

Media militer Brigade Al-Qassam merilis rekaman video yang mendokumentasikan tiga operasi penembak jitu yang dilakukan bersama dengan Brigade Al-Quds di garis depan pertempuran di Khan Yunis, selatan Jalur Gaza.

Video itu memperlihatkan keberhasilan operasi penembak jitu terhadap seorang tentara Israel yang terbunuh segera setelah ditembak pada tanggal 11 Agustus, karena terlihat jelas terkena tembakan di bagian kepala.

Operasi ini terjadi setelah melalui tahapan pemantauan yang dilakukan oleh para pejuang sayap militer Hamas Brigade Al-Qassam berkoordinasi dengan para pejuang Brigade Al-Quds , sayap militer faksi Jihad Islam Palestina (PIJ).

Video itu juga memperlihatkan operasi penembak jitu terhadap seorang tentara Israel  pada tanggal 25 Juli, serta penembakan lain, pada tanggal 28 di bulan yang sama.

Sementara itu, tentara pendudukan Israel mengakui bahwa “seorang sersan tewas dan dua lainnya terluka oleh peluru penembak jitu, pada hari Minggu, di sebelah timur Khan Yunis.”

Di timur laut Khan Yunis, Brigade Al-Qassam mengganyang pasukan pendudukan dengan peluru mortir.

Brigade Al-Quds juga memperlihatkan rekaman video gempuran mortirnya terhadap posisi tentara dan kendaraan pendudukan di sebelah timur kota Khan Yunis, hingga datang helikopter Israel untuk mengevakuasi tentara yang tewas dan terluka.

Brigade Al-Quds mengumumkan pihaknya telah menempatkan tentara dan kendaraan militer Israel di ladang ranjau dan peralatan darat yang memiliki daya ledak tinggi, dan telah membunuh dan melukai sejumlah tentara di daerah Al-Qarara, sebelah utara kota Khan Yunis.

Sementara itu, 10 warga sipil Palestina, termasuk anak-anak dan wanita, gugur pada Senin malam akibat pemboman Israel terhadap sebuah rumah di kota Khan Yunis.

Pertahanan Sipil di Gaza menyatakan, “Pengeboman Israel terhadap rumah keluarga Abu Hayya, sebelah timur Khan Yunis, menjatuhkan 10 korban gugur dan orang hilang, termasuk anak-anak dan wanita.”

Tentara Israel terus mengebom berbagai wilayah di Jalur Gaza, menyebabkan banyak korban tewas dan luka-luka.

Dengan dukungan AS, Israel melancarkan perang dahsyat di Gaza sejak tanggal 7 Oktober, hingga menjatuhkan korban gugur dan luka lebih dari 132.000 orang, yang sebagian besarnya adalah anak-anak dan wanita, dan menyebabkan lebih dari 10.000 orang hilang, di tengah kehancuran besar-besaran dan kelaparan yang mematikan. (raialyoum)