Jakarta, ICMES. Kepala kehakiman Iran Mohsen Mohseni Ejei menjelaskan beberapa detail terkait kematian wanita muda Kurdi Iran, Mahsa Amini, 22 tahun, dan menekankan bahwa seluruh insiden ini terjadi dalam waktu sekitar satu jam dan di depan mata semua orang yang ada di sekitarnya.

Iran telah menguji coba peluncuran wahana tunda antariksa (space tug) buatannya, yang mampu menggeser satelit antarorbit dan mentransfer kargo antariksa dari satu orbit ke orbit lain dengan karakteristik energi yang berbeda.
Jubir Angkatan Bersenjata Yaman Brigjen Yahya Saree Hari ini mengimbau para investor asing di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) UEA “mengalihkan investasi mereka ke negara lain†dengan alasan “investasi di UEA dan Arab Saudi penuh resikoâ€.
Berita Selengkapnya:
Ini Penjelasan Kepala Kehakiman Iran mengenai Kematian Mahsa Amini
Kepala kehakiman Iran Mohsen Mohseni Ejei menjelaskan beberapa detail terkait kematian wanita muda Kurdi Iran, Mahsa Amini, 22 tahun, dan menekankan bahwa seluruh insiden ini terjadi dalam waktu sekitar satu jam dan di depan mata semua orang yang ada di sekitarnya.
Amini, 22 tahun, meninggal pada September lalu ketika berada dalam proses pembincaan oleh polisi karena mengenakan pakaian yang menyalahu aturan kepatutan.
Pada pembukaan sidang kesembilan Dewan Ahli Kepemimpinan, Selasa (4/10), Mohsei Ejei mengatakan bahwa Amini dibawa ke mobil polisi sekitar pukul 18:30 di jalan dan di depan semua orang di sekitarnya, termasuk saudara laki-laki dan kerabatnya.
Di menjelaskan, “Amini dibawa ke mobil polisi sekitar pukul 18:30 pada siang hari, di hadapan saudara laki-lakinya dan dua saudaranya. Selain saudara-saudaranya dan aparat keamanan, juga ada 4-5 orang lainnya. Dari sana dia dibawa langsung dari mobil polisi ke aula yang rekamannya di sana sudah diperlihatkan.
Dia juga menyebutkan, “Di duduk di aula itu di antara banyak orang lain, sempat berdiri dan berbicara dengan orang lain beberapa kali. Dalam beberapa menit rekaman video (CCTV) yang telah ditonton oleh semua orang, terlihat dia jatuh ke lantai, dan dalam tempo kurang dari dua menit paramedis menghampirinya. Ambulan pun segera datang, dan kemudian dia dibawa langsung dengan ambulans ke rumah sakit. Semua peristiwa ini terjadi dalam waktu sekitar satu jam, di depan mata banyak orang.â€
Sementara itu, AS menyatakan akan menjatuhkan sanksi lebih lanjut terhadap Iran terkait dengan apa yang disebutnya “kekerasan terhadap pengungjuk rasaâ€.
Presiden AS Joe Biden mengatakan pemerintahannya akan mengenakan “biaya lebih lanjut” pada mereka yang bertanggung jawab atas kekerasan terhadap pengunjuk rasa Iran pasca kematian Mahsa Amini.
Dalam sebuah pernyataan pada Senin malam, Biden mengaku “sangat prihatin dengan laporan tentang tindakan keras yang semakin intensif terhadap pengunjuk rasa damai di Iran, termasuk mahasiswa dan wanita, yang menuntut persamaan hak dan martabat dasar manusia merekaâ€. (alalam/aljazeera)
Iran Ujicoba Peluncuran Wahana Tunda Antariksa Buatannya untuk Geser Satelit Antarorbit
Iran telah menguji coba peluncuran wahana tunda antariksa (space tug) buatannya, yang mampu menggeser satelit antarorbit dan mentransfer kargo antariksa dari satu orbit ke orbit lain dengan karakteristik energi yang berbeda.
Wahana antariksa yang dinamai Saman itu dibangun oleh para ahli dan teknisi dari Pusat Penelitian Luar Angkasa Iran (ISRC), dan sukses dikirim ke ruang suborbital oleh Kementerian Pertahanan Iran pada hari Selasa (4/10)..
Hassan Salaryieh, penjabat kepala badan antariksa Iran, menjelaskan, “Sebagai bagian dari upaya untuk lebih memperluas teknologi telekomunikasi lokal dan pembuatan satelit yang berputar pada orbit geostasioner (GEO), pengembangan wahana tunda antariksa ditempatkan pada agenda ISRC. Ini berarti proses yang lebih cepat dan lebih lancar untuk mendapatkan titik orbit yang disinkronkan dengan Bumi begitu satelit meningkatkan ketinggian orbitnya dari orbit geostasioner ke orbit operasional.â€
Dia mengatakan, “Desain dan konstruksi wahana tunda antariksa adalah tugas yang sangat canggih dan mahal, dan peluncurannya harus dilakukan dengan keandalan yang dipertimbangkan sepenuhnya. Karena itu, langkah-langkah antara pengembangan teknologi dimasukkan dalam program ini.â€
Dia menambahkan, “Langkah pertama, yang mencakup uji mesin tahap pertama wahana tunda antariksa serta uji kinerja motor pembangkit putaran dan de-rotating, telah berhasil diselesaikan.â€
Menurutnya, muatan suborbital dikirim ke ketinggian optimal pada langkah kedua untuk menguji kinerja pendorong gas dingin, mesin penghasil rotasi dan de-rotasi, sistem pelacakan dan pengarah, dan sistem pemisahan muatan.
Pada 26 Juni lalu wahana pembawa satelit Iran Zoljenah diluncurkan ke luar angkasa untuk kedua kalinya dalam 16 bulan terakhir.
Juru bicara Kementerian Pertahanan Iran saat itu mengatakan bahwa wahana itu diluncurkan untuk tujuan penelitian.
Disebutkan bahwa Zoljanah memiliki tiga tahap propulsi; dua tahap pada bahan bakar padat dan satu bertenaga bahan bakar cair, dan bahwa wahana pembawa satelit Iran sebanding dengan operator satelit modern dunia. Peluncuran itu bertujuan mengimplementasikan penerbangan luar angkasa sub-orbital. (presstv)
Pasukan Yaman Minta Para Investor Asing Pindahkan Modal dari Saudi dan UEA ke Negara lain
Jubir Angkatan Bersenjata Yaman Brigjen Yahya Saree Hari ini mengimbau para investor asing di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) UEA “mengalihkan investasi mereka ke negara lain†dengan alasan “investasi di UEA dan Arab Saudi penuh resikoâ€.
“Saudaraku investor, untuk memastikan bahwa Anda tidak kehilangan lebih banyak, Anda harus memindah investasi Anda dari negara agresor ke negara lain, karena berinvestasi di sana, seperti UEA dan Arab Saudi, penuh risiko. Tersedia kesempatan,†ungkap Saree di halaman Twitter-nya, Selasa (4/10).
Sebelumnya di yang hari yang sama, Dewan Tinggi Ekonomi di Sanaa, ibu kota Yaman, mengumumkan tindak lanjut pengiriman pesan terakhir kepada perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam “penjarahan kekayaan negara Yaman†agar menghentikan penjarahan, sesuai dengan tenggat waktu yang ditentukan, sebagai pelaksanaan arahan Kepala Dewan Tinggi Politik, Mahdi Al-Mashat.
Sabtu lalu, Dewan Tinggi Ekonomi mengirim pemberitahuan kepada berbagai perusahaan dan entitas bahwa mereka harus secara permanen berhenti menjarah kekayaan negara Yaman.
Beberapa hari lalu, Yahya Saree meminta perusahaan asing “yang menjarah kekayaan Yaman agar serius menanggapi peringatan pemimpin revolusi (Sayid Abdul Malik al-Houthi).â€
Gencatan senjata yang mulai berlaku pada 2 April 2022 antara Sanaa dan koalisi yang dipimpin Arab Saudi belum diperbarui.
Agustus lalu, PBB mengumumkan perpanjangan waktu dua bulan untuk gencatan senjata tersebut, setelah sebelumnya juga diperpanjang pada 2 Juni.
Senin lalu, kepala perunding Yaman Muhammad Abdul Salam mengungkap perkembangan terbaru perpanjangan gencatan senjata di tengah komunikasi dengan Koordinator Uni Eropa untuk Urusan Politik.
Di Twitter dia menyatakan, “Kami menerima telepon dari Koordinator Uni Eropa untuk Urusan Politik, dan kami pun mengkonfirmasi pendirian kami yang sudah diketahui mengenai perlunya mencairkan gaji semua karyawan dan pensiunan, dan mengakhiri pembatasan sewenang-wenang di pelabuhan Hodeidah dan Bandara Sanaa.†(raialyoum)







