Rangkuman Berita Utama Timteng Rabu 7 September 2022

Jakarta, ICMES. Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Mayjen Hossein Salami, memuji kemampuan militer dan  persenjataan presisi tinggi negaranya, sembari menyatakan bahwa negara Republik Islam ini bahkan berhasil melampaui kekuatan utama dunia di bidang teknologi pertahanan udara.

Rezim Zionis Israel menyerang Bandara Internasional Aleppo, Suriah, untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari seminggu.

Rezim Zionis Israel menarik pulang duta besarnya untuk Maroko, David Govrin, atas tuduhan pelecehan seksual dan korupsi, sebagaimana dilaporkan media Israel.

Sedikitnya 20 militan yang bersekutu dengan separatis selatan Yaman tewas diserang kelompok teroris Al-Qaeda di provinsi Abyan.

Berita Selengkapnya:

Panglima IRGC: Iran Lampaui Kekuatan Dunia dalam Teknologi Pertahanan Udara

Panglima Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Mayjen Hossein Salami, memuji kemampuan militer dan  persenjataan presisi tinggi negaranya, sembari menyatakan bahwa negara Republik Islam ini bahkan berhasil melampaui kekuatan utama dunia di bidang teknologi pertahanan udara.

Dalam pidato pada pertemuan para dosen universitas pasukan relawan Basij di kota Masyhad, Selasa (6/9), Salami memuji kemajuan signifikan Iran dalam teknologi militer modern dan swasembada dalam pembuatan alutsista canggih, meski negara ini dikenai sanksi.

“Kita menempati peringkat pertama dalam banyak teknologi. Bahkan di bidang pertahanan udara, kita telah melampaui kekuatan utama dunia sehingga beberapa negara adidaya membeli senjata kita dan menawarkan kerja bersama,” tutur Salami.

“Saat ini, membangun sistem mutakhir semudah membuat sepeda. Hari ini, akurasi senjata kita terhadap target tetap maupun bergerak adalah 100 persen, dan drone kita dapat membidik titik mana pun yang diinginkan, dengan menggunakan kecerdasan buatan,” terangnya.

Salami memastikan AS gagal dan tidak dapat menerapkan konspirasinya di kawasan.

“Musuh sejauh ini telah melakukan segala tindakan yang dapat  mereka dilakukan terhadap kita. Jika kita tidak kuat, mereka pasti menyerang, tapi karena kita sudah kuat, mereka menghindari berkonfrontasi dengan kita, kekuatan kita meningkat secara eksponensial setiap hari,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, “Logika Revolusi Islam adalah (penggunaan) kekuatan demi penegakan keadilan.”

Salami menambahkan, “Perang hari ini adalah perang keyakinan, kepercayaan, dan nilai-nilai, dan jika kita lemah, kita akan dihancurkan atau harus menyerah, tapi kita telah menjadi bagian penting dari kekuatan dunia tanpa persetujuan terhadap tatanan tirani. ”

Dia juga memastikan Iran sekarang tak bergantung pada dukungan asing, dan adapun upaya pencabutan sanksi dilakukan Iran bukan karena sanksi perlu dicabut, melainkan karena memandangnya sebagai perlakuan kejam.

“Masalah yang ditimbulkan oleh sanksi kurang dari 10%. Jika kita bertindak dengan benar, kita memiliki banyak talenta, kapasitas, dan fasilitas yang memungkinkan kita untuk mengatasi semua masalah,” pungkasnya. (alalam/presstv)

Diserang Israel lagi, Bandara Aleppo Suriah Lumpuh

Rezim Zionis Israel menyerang Bandara Internasional Aleppo, Suriah, untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari seminggu.

Kantor Berita Suriah, SANA, melaporkan bahwa Israel pada hari Selasa (6/9), pukul 08:16 waktu setempat telah menembakkan rudal dari Laut Mediterania dengan sasaran Bandara Internasional Aleppo hingga merusak landasan pacu dan membuatnya tidak berfungsi.

SANA juga menyebutkan bahwa pertahanan udara Suriah telah mencegat beberapa rudal yang masuk.

Maskapai penerbangan swasta Suriah, Cham Wings, mengumumkan bahwa semua penerbangan ke dan dari Aleppo dialihkan ke ibu kota Damaskus akibat serangan tersebut.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di Inggris menyebutkan bahwa serangan udara itu juga menghancurkan gudang milik para pejuang yang didukung Iran.

Rabu pekan lalu, rezim Israel melancarkan serangan udara terhadap bandara itu dan “menyebabkan kerusakan material.

Pada tanggal 10 Juni, rezim Zionis juga menyerang Bandara Internasional Damaskus, dan menyebabkan bandara ini lumpuh selama dua minggu.

Suriah dan Israel secara teknis berperang akibat pendudukan pasukan Zionis atas Dataran Tinggi Golan milik Suriah sejak tahun 1967 sampai sekarang.  Israel menjadikan Golan sebagai salah satu landasan peluncuran serangan terhadap Suriah.

Israel meningkatkan skala dan frekuensi serangannya secara signifikan sejak Suriah dilanda pemberontakan dan terorisme pada tahun 2011. (sana/aljazeera)

Heboh Pelecehan Seksual, Israel Pulangkan Dubesnya untuk Maroko

Rezim Zionis Israel menarik pulang duta besarnya untuk Maroko, David Govrin, atas tuduhan pelecehan seksual dan korupsi, sebagaimana dilaporkan media Israel.

Kepada surat kabar Israel Yedioth Ahronoth (YA), Selasa (6/9), Kemlu Israel mengatakan, “Duta besar untuk Maroko (ditarik pulang) atas tuduhan pelecehan seksual, pelecehan dan korupsi”.

Govrin, 58 tahun, adalah penutur bahasa Arab yang fasih dan sebelumnya menjabat sebagai duta besar untuk Mesir dari 2016 hingga Agustus 2020.

Menurut YA, Govrin akan tetap berada di Israel sambil menunggu penyelidikan kementerian atas tuduhan terhadapnya.

Badan penyiaran Israel KAN melaporkan bahwa otoritas Israel sedang “menyelidiki pengaduan atas dugaan tindakan yang dilakukan pada perwakilan Israel di Maroko”.

KAN juga menyinggung “cerita aneh lainnya tentang pengusaha Sami Cohen yang secara resmi menyelenggarakan kegiatan untuk pejabat senior Israel” di Maroko.

Menurut laporan media, pengusaha itu diduga mengatur pertemuan untuk pejabat senior Israel dengan perwakilan resmi Maroko, padahal dia tidak memegang posisi resmi apa pun.

Menurut The Times of Israel, Kemlu Israel juga sedang menyelidiki pencurian “hadiah berharga” dari Pengadilan Kerajaan Maroko dalam perayaan ulang tahun berdirinya Israel.

Hadiah yang seharusnya didaftarkan dan diserahkan kepada Rezim Zionis itu disinyalir hilang tanpa catatan.

Pengaduan yang paling serius adalah bahwa “seorang pejabat senior Israel” di misi tersebut telah melakukan eksploitasi seksual terhadap beberapa wanita lokal, hal yang dapat menyebabkan insiden diplomatik yang parah dengan Maroko. Ada juga pengaduan pelecehan seksual di dalam misi itu.

Maroko adalah negara Arab ketiga yang menormalisasi hubungan dengan Israel di bawah kesepakatan yang ditengahi Amerika Serikat pada tahun 2020, menyusul Uni Emirat Arab dan Bahrain. Sebagai imbalannya, AS di masa kepresidenan Presiden Donald Trump mendukung klaim Maroko atas Sahara Barat. (ra)

Puluhan Separatis Yaman Tewas Diserang Kawanan Al-Qaeda

Sedikitnya 20 militan yang bersekutu dengan separatis selatan Yaman tewas diserang kelompok teroris Al-Qaeda di provinsi Abyan.

Seorang juru bicara militan selatan Yaman saat melaporkan peristiwa itu menyebutkan bahwa semua penyerang juga tewas.

Kawanan Al-Qaera menyerang sebuah pos pemeriksaan keamanan di distrik Ahwar dengan menggunakan granat berpeluncur roket, senjata ringan dan menengah serta kendaraan militer, ungkap juru bicara pasukan Dewan Transisi Selatan (STC), Mohammed al-Naqib, kepada Reuters,Selasa (6/9).

Kelompok separatis utama Yaman selatan STC, yang didukung oleh Uni Emirat Arab (UEA), bulan lalu memperluas kehadirannya di seluruh provinsi Abyan selatan dalam rangka “memerangi organisasi teroris” al-Qaeda.

Sabuk Keamanan yang didominasi STC dalam beberapa cuitannya di Twitter menyatakan enam anggota al-Qaeda tewas ketika kelompok ini melancarkan “serangan teror” terhadap pasukan STC di distrik Ahwar di Abyan pada Selasa pagi.

Dia menambahkan bahwa Yasser Nasser Shaye, seorang komandan yang tergabung dalam “Brigade Anti-Teror” Sabuk Keamanan, tewas dalam serangan itu bersama “sejumlah rekannya”, sementara beberapa anggota lain yang berjaga di pos pemeriksaan keamanan terluka. (aljazeera)