Rangkuman Berita Utama Timteng  Senin 20 Mei 2024

Jakarta, ICMES.  Televisi Iran mengumumkan bahwa sebuah helikopter dalam konvoi yang membawa Presiden Iran Ayatollah Ebrahim Raisi mengalami kecelakaan dan kantor berita resmi menyatakan tim penyelamat tiba di area kecelakaan dan memulai operasi pencarian.

Sedikitnya 20 warga Palestina  gugur dan beberapa akibat serangan pasukan Zionis Israel terhadap sebuah alun-alun perumahan di kamp Al-Jadid di utara Kamp Nuseirat di Jalur Gaza tengah, dan lima tentara Zionis tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza selatan.

Pasukan pejuang Hizbullah melancarkan serangkaian operasi serangan yang menyasar berbagai target Israel di sekitar perbatasan Lebanon-Palestina pendudukan demi mendukung keteguhan rakyat Palestina dan mendukung para pejuang resistensi mereka di Jalur Gaza.

Berita selengkapnya:

Tim Penyelamat Iran Masih Dalam Proses Pencarian Helikopter Nahas yang Membawa Presiden Raisi

Televisi Iran mengumumkan bahwa sebuah helikopter dalam konvoi yang membawa Presiden Iran Ayatollah Ebrahim Raisi mengalami kecelakaan pada Ahad sore (19/5), dan kantor berita resmi menyatakan tim penyelamat tiba di area kecelakaan dan memulai operasi pencarian.

Tim penyelamat  menerima sinyal dari helikopter melalui ponsel salah satu awaknya, dan mulai menuju ke lokasi sinyal tersebut.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri  Ahmed Vahidi menjelaskan bahwa usai peresmian dua bendungan di wilayah barat laut Iran, presiden kembali bersama beberapa helikopter, salah satunya terpaksa melakukan pendaratan darurat akibat  cuaca buruk.

Dia menambahkan bahwa sejumlah regu penyelamat bergerak menuju daerah tersebut, namun karena kabut dan cuaca buruk,   diperlukan waktu beberapa lama untuk mencapai lokasi.

Presiden Iran Ebrahim Raisi didampingi Menteri Luar Negeri Hossein Amir Abdollahian, Imam Jumat Tabriz  Muhammad Ali Al Hashem, Gubernur Azerbaijan Timur  Malek Rahmati, serta kapten dan asistennya.

Konvoi ini terdiri dari tiga unit helikopter, dan dua unit helikopter yang membawa beberapa menteri dan pejabat tiba dengan selamat di tempat tujuan, namun Imam Jumat Tabriz,   Gubernur Azerbaijan Timur, dan Menteri Luar Negeri   berada di dalam helikopter yang membawa presiden Iran tersebut.

Tim penyelamat Bulan Sabit Merah, pasukan militer, dan pasukan kepolisian memulai operasi besar-besaran untuk menemukan helikopter ini.

Warga setempat mengatakan, kondisi helikopter tersebut masih belum diketahui karena kondisi kawasan yang berkabut.  (alalam)

20 Orang Palestina Gugur dan Lima Tentara Zionis Tewas dalam Pertempuran di Jalur Gaza

Sedikitnya 20 warga Palestina  gugur dan beberapa akibat serangan pasukan Zionis Israel terhadap sebuah alun-alun perumahan di kamp Al-Jadid di utara Kamp Nuseirat di Jalur Gaza tengah, dan lima tentara Zionis tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza selatan.

Kantor berita  Palestina,Wafa, pada hari Ahad (19/5) mengutip keterangan sumber-sumber kesehatan di Jalur Gaza bahwa kru ambulan  dan pertahanan sipil sejauh ini telah mengevakuasi 20 mayat korban  dari bawah reruntuhan rumah-rumah yang menjadi sasaran di Nuseirat, selain sejumlah besar korban luka, termasuk anak-anak, sementara pencarian orang hilang masih dilakukan di bawah reruntuhan rumah.

Tentara Israel mengumumkan  dua tentaranya tewas dan empat lainnya terluka dalam pertempuran dengan para pejuang Palestina di Jalur Gaza selatan.

Tentara  Israel dalam sebuah pernyataan yang dipublikasikan di situs resminya menyatakan bahwa dua tentara yang tergabung dalam  patroli Givati ​​(brigade infanteri) tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza selatan. Selain itu, seorang perwira dan dua tentara lainnya dari Brigade Givati ​​terluka parah dalam pertempuran yang sama.

Sayap militer  Hamas, Brigade Al-Qassam, menyatakan pihaknya berhasil menjebak pasukan Israel dan meledakkan alat peledak, hingga menewaskan lima tentara Zionis dan melukai lainnya di timur kota Rafah.

Al-Qassam, bersama dengan Brigade Al-Quds, juga menyerang markas komando operasi pendudukan di timur Jabalia dengan sejumlah mortir.

Pasukan Zionis Israel terus melanjutkan agresinya terhadap Jalur Gaza melalui darat, laut, dan udara, sejak tanggal 7 Oktober lalu, dan sejauh ini  mereka telah membunuh sedikitnya 35.386 orang, yang sebagian besarnya adalah anak-anak dan perempuan, serta melukai 79.366 orang lainnya. Jumlah korban yang sebenarnya belum terkirakan karena ribuan korban terjebak di bawah reruntuhan.

Pasukan pendudukan pada dini hari Ahad juga menyerbu kota Nablus, Tepi Barat, dan mendatangi sejumlah lingkungan, toko, dan rumah.

Sumber-sumber lokal melaporkan kepada Wafa bahwa sejumlah jip pasukan pendudukan itu menyerbu kota Nablus  sembari menerbangkan drone pengintai. Mereka menyerbu beberapa toko dan  tempat penukaran uang, menggeledahnya, dan menyita sebagian isinya.

Penggerebekan terkonsentrasi di Jalan Rafidiya di kawasan Al-Maajin  dan lingkungan lainnya.

Sumber-sumber tersebut melaporkan bahwa konfrontasi terjadi antara kelompok pemuda dan pasukan pendudukan, di mana peluru tajam dan peluru logam, bom gas air mata, dan granat kejut ditembakkan, namun tidak ada korban luka yang dilaporkan.

Pasukan Zionis menangkap seorang pemuda dari pinggiran daerah Dhanaba, sebelah timur kota Tulkarem.

Sumber lokal melaporkan bahwa pasukan pendudukan menangkap pemuda Fadi Anbes setelah menggerebek rumahnya di pinggiran kota, pada saat yang sama mereka menggerebek rumah warga Ahmed Awad, menggeledah dan merusak isinya. (alalam)

Hizbullah Kembali Serang Israel dan Tunjukkan Gambar Balon Raksasa yang Terkena Serangan

Pasukan pejuang Hizbullah melancarkan serangkaian operasi serangan yang menyasar berbagai target Israel di sekitar perbatasan Lebanon-Palestina pendudukan demi mendukung keteguhan rakyat Palestina dan mendukung para pejuang resistensi mereka di Jalur Gaza.

Hizbullah melancarkan serangan drone ke markas komando kompi pengintai dari  Batalyon 6551  dari Brigade Terjun Payung Pasukan Cadangan 551 (pasukan elit) di pemukiman Metulla, hingga menewaskan melukai sejumlah tentara pendudukan.

Mereka menyatakan bahwa operasi tersebut dilakukan juga sebagai respon atas pembunuhan yang terjadi di Majdal Anjar, Lebanon timur.

Hizbullah mengaku  telah membidik tentara Israel  yang baru tiba di posisi perbatasan mereka di Metulla  di seberang Bandara Khiam dari sisi Lebanon, dengan peluru kendali, hingga menewaskan dan melukai mereka.

Hizbullah menyebutkan bahwa operasi tersebut dilakukan cermat setelah pemantauan.

Hizbullah juga menyerang dan menghancurkan peralatan mata-mata di lokasi militer Israel di daerah pendudukan Al-Malikiyah.

Media militer Hizbullah menerbitkan gambar-gambar terkait dengan operasinya yang menargetkan balon raksasa atau kapal udara strategis  SKYDEW  milik Israel di pangkalan militer Ilaniya .

Gambar- gambar itu menunjukkan pengintaian target sebelum dan sesudah operasi, serta memuat  informasi tentang balon, pentingnya dan misinya.

Hizbullah juga mengumumkan pihaknya telah menyerang sebuah jip militer Hummer di situs Al-Malikiyah Israel hingga kendaraan itu dan awaknya tewas dan terluka.

Menurut Hizbullah, serangan ini dilakukan setelah pemantauan cermat terhadap pasukan Israel, dan “setelah tentara musuh, Israel, berkumpul untuk memeriksa korban, mereka menjadi sasaran serangan pejuang resistensi dengan peluru artileri”.

Hizbullah juga menggempur situs  Jal al-Alam  dan situs Al-Rahib dengan peluru artileri.

Mereka membom dan menghancurkan peralatan mata-mata yang baru dikembangkan di situs  Ramia , dan menghantam situs  Ramtha” Israel dengan serangan roket. (almayadeen)