Rangkuman Berita Utama Timteng Kamis 23 Desember 2021

Jakarta, ICMES. Pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melanjutkan latihan perangnya yang bersandi “Nabi Besar ke-17”  di bagian selatan negara ini, Rabu (22/12), antara lain dengan mengoperasi tank canggih Karrar buatan dalam negeri.

Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan satu orang Palestina gugur diterjang peluru tentara Israel di kota Al-Bireh yang bersebelahan dengan kota Ramallah, Tepi Barat.

Pemerintah Damaskus mencibir Saudi sebagai pelaksana agenda Barat, menuding Qatar berusaha menghalangi pulihnya keanggotaan Suriah dalam organisasi Liga Arab, dan menyatakan bahwa sekarang negara-negara Arab yang anti-Suriah jumlahnya kecil dan minoritas.

Tentara Yaman dan pasukan Lijan Shaabiya/Ansarullah  (kubu Sanaa) berhasil membendung gerak maju pasukan lawannya di kawasan selatan provinsi Hudaydah, dan menimpakan banyak kerugian pada mereka.

Berita Selengkapnya:

Hari Ke-3 Latihan Perang, Pasukan Iran Operasikan Tank Canggih Karrar untuk Pertama Kalinya

Pasukan elit Iran Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melanjutkan latihan perangnya yang bersandi “Nabi Besar ke-17” , Rabu (22/12).

Pada hari ketiga latihan perang itu mereka mengoperasikan tank-tank jenis Karrar buatan dalam negeri, sementara pesawat-pesawat nirawak menggempur target-targetnya dengan akurasi tinggi.

Peluncuran rudal, penghancuran target oleh drone, dan pengoperasian senjata-senjata baru mewarnai hari ketiga latihan perang bersama IRGC bersandi “Nabi Besar ke-17” yang berlangsung di selatan negara ini.

Pada tahap manuver ini, drone  Muhajir-6 milik Angkatan Darat (AD) IRGC menggempur dan menghancurkan target tetap dan bergerak dari musuh artifisial dengan bom pintar dan berpresisi tinggi.

Selain itu, drone kamikade yang baru-baru ini bergabung dengan armada pesawat melakukan penerbangan di angkasa area manuver dan kemudian menggempur dan menghancurkan target yang ditentukan.

Komandan Angkatan Darat Korps Pengawal Revolusi Islam, Brigjen Muhammad Pakpour, menyatakan bahwa doktrin taktis telah diperbarui secara proporsional dengan ancaman baru, dan bahwa drone ofensif dan tempur Garda Revolusi mampu menghancurkan target apa pun.

Manuver ini  juga diwarnai pengoperasian tank Iran Karrar untuk pertama kalinya. Tank Karrar merupakan model upgrade tank T-72M buatan Uni Soviet, dan telah dilengkapi dengan penutup khusus untuk melawan gelombang termal serta dapat disembunyikan di depan detektor termal dan dilengkapi dengan sistem GPS.

 Tank Karrar juga memiliki sistem baru yang dapat membelokkan peluru anti-baja dengan mengganggu sistem pemandunya sebelum mencapai tank ini.

Menurut Pakpour, senjata artileri pada tank ini dapat menembak secara akurat di malam hari dan memiliki jangkauan hingga tiga kilometer.

IRGC menjalankan misi pertahanan yang menentukan di pantai dan pulau-pulau. Mereka menerapkan skenario ofensif dan defensif potensial menggunakan senjata baru, peralatan dan taktik modern. Semua itu dimulai dengan pemantauan intelijen terhadap posisi musuh artifisial, melakukan operasi kontra-pendaratan, pertahanan pulau berlapis-lapis dan pertahanan udara untuk melawan jet tempur musuh.

Brigjen Ashari, komandan operasi Angkatan Darat IRGC mengatakan, “Kami menggunakan teknik yang mengandalkan kekuatan yang terorganisir dan dipersiapkan dengan baik, mengarahkan serangan terorganisir dari permukaan air, dan menyerang target musuh yang mengapung.”

Dalam manuver ini, unit pertahanan udara AD IRGC menghancurkan drone musuh artfisial di angkasa area manuver. Serangan itu berfungsi memberikan perlindungan pada ketinggian rendah bagi pasukan yang berpartisipasi dalam manuver, menggunakan sistem artileri dan rudal panggul. (alalam/fna)

Satu Orang Palestina di Tepi Barat Gugur Ditembak Pasukan Zionis

Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan satu orang Palestina gugur diterjang peluru tentara Israel di kota Al-Bireh yang bersebelahan dengan kota Ramallah, Tepi Barat, Rabu (22/12).

Dalam sebuah pernyataan, kementerian itu menyebutkan, “Pemuda Muhammad Issa Abbas, 26 tahun, gugur syahid setelah ditembak di bagian punggungnya oleh pasukan pendudukan (Israel) di kota Al-Bireh.”

Kementerian itu menambahkan bahwa korban sempat dilarikan ke komplek kesehatan Palestina dalam kondisi kritis, namun nyawanya tak tertolong meskipun tim dokter berusaha menyelamatkannya.

Kantor berita Palestina, Wafa, melaporkan bahwa pasukan Israel menembaki mobil yang dikendarai Abbas dari kamp Al-Amari ketika dia berada di kawasan Marhaba.

Dalam beberapa pekan terakhir kerap terjadi bentrok dan aksi kekerasan antara pasukan Zionis Israel dan warga Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat hingga menjatuhkan banyak korban jiwa dan luka.  (rt)

Damaskus Sebut Arab anti-Suriah Kini Jumlahnya Kecil dan Minoritas

Pemerintah Damaskus mencibir Saudi sebagai pelaksana agenda Barat, menuding Qatar berusaha menghalangi pulihnya keanggotaan Suriah dalam organisasi Liga Arab, dan menyatakan bahwa sekarang negara-negara Arab yang anti-Suriah jumlahnya kecil dan minoritas.

Wakil Menteri Luar Negeri Suriah Bashar Jaafari kepada saluran TV Al-Mayadeen yang berbasis di Lebanon, Rabu (22/12), memastikan Qatar menghalangi partisipasi Damaskus dalam pertemuan-pertemuan Liga Arab.

“Kami tidak meninggalkan Liga Arab karena kami adalah salah satu negara pendirinya, dan kami juga tidak meninggalkan pakaian nasional kami. Damaskus tidak menerima syarat apapun yang dikenakan padanya untuk berpartisipasi dalam pertemuan-pertemuan Liga Arab,” katanya.

Dia menambahkan, “Tak ada keraguan bahwa Qatar menghalangi partisipasi Damaskus dalam pertemuan Liga Arab, padahal ada keterbukaan Arab kepada Suriah sebagaimana terlihat jelas dari kunjungan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (ke Suriah).”

Jafaari juga menyinggung Hamas dengan menyatakan bahwa Damaskus sudah menutup mata dan mengabaikan rasa sakit yang pernah dialaminya akibat dukungan Hamas kepada oposisi dan pemberontakan di Suriah meski pemerintah Suriah tak pernah kendur dalam menyokong perjuangan Hamas melawan Israel.

“Damaskus telah mengangkat rasa sakit yang dideritanya atas Hamas, dan mengajak semua ke Suriah,” ujarnya.

Mengenai pernyataan-pernyataan panas Arab Saudi anti-Suriah belakangan ini, Jaafari mengatakan, “Suriah terlampau besar untuk menanggapi pernyataan siapapun pejabat Saudi di sana sini. Riyadh masih menerapkan agenda-agenda non-Arab, dan kebijakannya bergantung pada agenda-agenda Barat.”

Dia lantas menekankan, “Kami berinteraksi secara bilateral dan normal dengan 14 kedutaan besar negara-negara Arab di Damaskus, sedangkan pihak yang menentang Suriah adalah minoritas.” (alalam)

Ansarullah Yaman Buyarkan Upaya Pasukan Lawannya Bergerak Maju di Hudaidah

Tentara Yaman dan pasukan Lijan Shaabiya/Ansarullah  (kubu Sanaa) berhasil membendung gerak maju pasukan lawannya di kawasan selatan provinsi Hudaydah, dan menimpakan banyak kerugian pada mereka.

Sebuah sumber militer menyatakan bahwa pasukan agresor (Saudi dan sekutunya), Rabu (22/12),  bergerak maju secara masif menuju wilayah timur laut distrik Hais di Hudeidah. Upaya itu berlangsung selama beberapa jam disertai penerbangan intensif jet-jet tempur agresor, namun gagal mencapai kemajuan signifikan.

Menurut keterangan sumber anonim yang dikutip Al-Alam itu, pasukan kubu Sanaa telah menggagalkan upaya gerak maju di timur Hais dan menimpakan banyak kerugian besar pada jiwa dan perlengkapan perang kubu pasukan yang didukung pasukan koalisi pimpinan Saudi.

Disebutkan bahwa dalam beberapa hari terakhir pasukan agresor terpukul mundur dari beberapa kawasan luas di Hudaidah, tapi kemudian berusaha maju di kawasan selatan Hudaydah sembari melancarkan serangan-serangan yang melanggar perjanjian Swedia dan menyengsarakan warga sipil. (alalam)