Rangkuman Berita Utama Timteng  Jumat 21 Juni 2024

Jakarta, ICMES. Jaringan CNN mengungkapkan bahwa para pejabat Israel memberi tahu AS bahwa mereka yakin sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) berada dalam bahaya, terutama di wilayah utara, akibat serangan Hizbullah.

Pasukan pejuang Hizbullah Lebanon menghantamkan puluhan misilnya ke beberapa posisi serta lokasi perkumpulan  tentara pendudukan di Zarit, Zibdin, Ruwaisat al-Alam, dan Naqoura.  

Militer Yaman kubu Ansarullah menyatakan pihaknya telah menyerang 153 kapal yang terkait dengan Israel, AS, dan Inggris sejak dimulainya “operasi dukungan untuk Gaza” pada November 2023.

Berita selengkapnya:

CNN: Diserang Hizbullah, Israel Cemaskan Nasib Kubah Besi

Jaringan CNN mengungkapkan bahwa para pejabat Israel memberi tahu AS bahwa mereka yakin sistem pertahanan udara Kubah Besi (Iron Dome) berada dalam bahaya, terutama di wilayah utara, akibat serangan Hizbullah.

Menurut CNN, para pejabat Israel terkejut  menyaksikan “kompleksitas serangan Hizbullah” sejauh ini.  Sebuah sumber yang mengetahui ancaman tersebut mengatakan, “Sumber utama kekhawatiran adalah penggunaan sejumlah besar rudal yang presisi dan terpandu oleh Hizbullah.”

CNN melaporkan bahwa menurut tiga pejabat AS, Washington “serius kuatir” Hizbullah akan menggempur dan melumpuhkan pertahanan udara Israel, termasuk Kubah Besi, jika terjadi perang total antara  Israel  dan Hizbullah.

Menurut keterangan para pejabat AS kepada CNN, para pejabat Israel memberi tahu AS bahwa mereka berencana mentransfer sumber daya militer dari Gaza ke wilayah utara Palestina pendudukan sebagai persiapan menghadapi potensi serangan.

Sementara itu, surat kabar  Washington Post  dalam sebuah laporannya membahas drone Hizbullah dan ancaman yang mereka timbulkan terhadap keamanan Israel, terutama dalam hal kemampuan mereka menembus sistem pertahanan udara Israel tanpa terdeteksi.

Surat kabar AS mengatakan, “Selama bertahun-tahun, konfrontasi hanya terbatas pada persediaan rudal Hizbullah yang sangat besar dan sistem anti-rudal Iron Dome,” namun percaturan ini berubah setelah Hizbullah mengerahkan senjata drone untuk melewati landasan strategi keamanan nasional Israel.   

Pesawat nirawak Hizbullah dicirikan oleh kecepatan tinggi dan terbang di ketinggian rendah  untuk mengumpulkan informasi intelijen dan menjatuhkan bahan peledak.

Dalam diskusinya mengenai video drone  Hoopoe (Hodhod/Hudhud)  yang dirilis oleh media militer Hizbullah pada hari Selasa lalu,  Washington Post  menyebutkan  Israel  terkejut dengan apa yang dipantau oleh drone itu terhadap instalasi dan situs sensitif di  Israel   dan atas rekaman video yang  menunjukkan kemampuan militer canggih yang dimiliki Hizbullah. (ry)

Puluhan Misil Hizbullah Hantam Posisi-Posisi Pasukan Zionis Israel

Pasukan pejuang Hizbullah Lebanon menghantamkan puluhan misilnya ke beberapa posisi serta lokasi perkumpulan  tentara pendudukan di Zarit, Zibdin, Ruwaisat al-Alam, dan Naqoura.  

Hizbullah pada hari Kamis (21/6) melepaskan puluhan roket Kastyusha ke kawasan Zarit dan sekitarnya sebagai balasan atas aksi pembunuhan yang dilakukan oleh pasukan Zionis di distrik Darghifa.

Media Israel menyebutkan terpantaunya 25 penembakan misil dari Lebanon ke arah Galilee Barat, sebuah rumah terkena serangan itu di permukiman Zarit di dekat perbatasan Lebanon, dan terjadi kerusakan akibat jatuhnya misil di permukiman Afan Manahim di Galilee Barat.

Sebagai dukungan Gaza, Hizbullah menggempur perkumpulan pasukan pendidudukan di situs Al-Samaqah di perbukitan Kfar Shuba di wilayah pendudukan Lebanon, dan gempuran ini tepat mengena sasaran.

Hizbullah juga menggempur secara presisi situs-situs Zabdin di daerah pertanian Sheeba yang diduduki, dan kawasan Ruwaisat Al-Alam di perbukitan Kfar Shuba, serta situs maritim Naqura.

Kobi Marom, seorang kolonel Israel, mengatakan bahwa Hizbullah belum menggunakan seluruh kemampuan pesawat nirawaknya, dan  bahwa mereka mampu menimbulkan masalah serius bagi Israel bukan hanya dengan pembuatan film, melainkan juga dengan menyerang institusi di  bagian tengah Palestina pendudukan.

Kepala Dewan Pemukiman Regional Galilee Barat, Moshe Davidovich, mengatakan bahwa seperempat juta pemukim yang tinggal di garis depan sepanjang 9 kilometer tidak mengenal siang dan malam.

Shaul Goldstein, CEO perusahaan pemerintah yang bertanggung jawab mengelola jaringan listrik Israel  memperingatkan bahwa kubu resistensi di Lebanon akan dengan mudah menghancurkan jaringan listrik  Israel.

Dia memperkirakan bahwa setelah 72 jam tanpa listrik maka  mustahil untuk tinggal di wilayah pendudukan.

Sebuah jajak pendapat yang dilakukan oleh Institute for National Security Studies yang berbasis di Israel mengungkapkan penurunan kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan tentara Israel untuk mencapai kemenangan dalam perang di front utara. (alalam)

Pemimpin Ansarullah: Yaman Serang 153 Kapal Israel, AS dan Inggris Sejak November 2023

Militer Yaman kubu Ansarullah menyatakan pihaknya telah menyerang 153 kapal yang terkait dengan Israel, AS, dan Inggris sejak dimulainya “operasi dukungan untuk Gaza” pada November 2023.

Hal ini disampaikan dalam pidato  pemimpin Ansarullah, Sayid Abdul-Malik al-Houthi, Kamis (20/2).

 “Rakyat dan pasukan kami bersemangat untuk terus mendukung operasi di Gaza, bahkan pada hari Idul Adha,” ungkapnya.

 “Pekan ini, ada 10 operasi yang dilakukan dengan 26 rudal balistik, rudal jelajah dan drone, dengan sasaran delapan kapal,” imbuhnya.

Dia menyebutkan bahwa “jumlah total kapal yang diserang  terkait dengan  Israel, AS dan Inggris mencapai 153 unit” sejak dimulainya operasi militer Yaman untuk mendukung Gaza.

“Operasi yang paling mengemuka pada pekan ini adalah serangan rudal dan pengejaran terhadap kapal induk AS Eisenhower di  bagian utara Laut Merah,” tuturnya.

Sayid al-Houthi menambahkan, “Salah satu perkembangan yang paling menonjol adalah tenggelamnya kapal Tutor setelah operasi kualitatif yang dilakukan oleh angkatan laut kami.”

Dia mengungkapkan bahwa anggota Angkatan Laut Yaman “berhasil menaiki kapal tersebut, memasang bahan peledak dan meledakkannya setelah ditabrak oleh perahu serang.”

Dia juga mengumumkan ada kapal lain yang akan tenggelam di Teluk Aden setelah kapal  Tutor,  yang tenggelam tiga hari lalu.

Pada Rabu malam, juru bicara militer Yaman, Brigjen Yahya Saree, merilis rekaman video serangan terhadap kapal  Tutor  di Laut Merah dengan dua perahu nirawak, yang menyebabkan kapal itu tenggelam.

Angkatan laut Yaman dalam sebuah pernyataan mengungkapkan bahwa mereka menggunakan beberapa senjata maritim untuk menenggelamkan kapal Tutor, termasuk “senjata yang digunakan untuk pertama kalinya (tanda menyebutkan spesifikasi).”

Pada Selasa malam, Angkatan Laut Inggris mengumumkan  kapal kargo Tutor tenggelam di Laut Merah setelah terkena serangan pesawat drone pasukan Yaman pada 12 Juni. (ry)