Tiga Teroris Jaish-al-‘Adl Ditangkap Pasukan Iran

Jaish al-adl (Foto: Twitter)

Jaish al-adl (Foto: Twitter)

Tiga anggota kelompok teroris Jaish-al-‘Adl berhasil ditangkap oleh pasukan penjaga perbatasan Iran di provinsi selatan Sistan Balouchestan.

“Tadi malam ada anggota teroris yang berusaha menyeberangi perbatasan untuk menciptakan ketidakamanan dan melakukan sabotase di provinsi Sistan Balouchestan. Namun aksi tersebut berhasil digagalkan oleh penjaga perbatasan, “ jelas Komandan Penjaga Perbatasan Iran Brigadir Jenderal Qassem Rezayee, Sabtu, 12 Juli 2015.

Qassem menambahkan bahwa terjadi bentrokan antara pasukannya dengan komplotan teroris tersebut, dan tiga diantaranya berhasil ditangkap hidup-hidup.

“Berdasarkan pengakuan mereka, teroris ini telah dipekerjakan oleh AS untuk memicu ketidakamanan di provinsi Sistan Balouchestan dan Kerman,” ungkapnya.

Akhir bulan lalu, pasukan keamanan Iran juga telah berhasil membongkar keberadaan teroris di kawasan yang sama.

“Tahun ini kami telah meraih kemajuan dalam menjaga kondisi keamanan di Sistan Balouchestan, termasuk dengan tewasnya pemimpun grup Ansar al-Forqan yang dijuluki Abu Hafs al-Baloushi di tangan pasukan keamanan,” jelas Deputi Gubernur Sistan Balouchestan Ali Asqar Mirshekari.

Dia mengatakan ada sejumlah besar senjata, amunisi dan bahan peledak ditemukan dari kelompok teroris yang berencana menebarkan teror dan ketakutan di daerah tersebut.

Ansar al-Forqan adalah kelompok teroris yang dibentuk pada bulan Desember 2013 di wilayah tenggara Iran. Kelompok ini beraffiliasi dengan Jaish-al-‘Adl dan Front Al-Nusra.

Al-Alam melaporkan, Ansar al-Forqan mendapat dukungan finansial dari beberapa negata Arab dan regional untuk menyebarkan teror di Iran, terutama di wilayah tenggara.

Beberapa waktu yang lalu, anggota parlemen Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Komisi Mohammad Reza Mohseni Sani mengumumkan bahwa Iran telah berhasil menangkap puluhan teroris dalam waktu enam bulan.

“Pasukan keamanan telah menangkap 20 kelompok teroris di daerah timur Iran dalam enam bulan terakhir. Iran akan memantau penuh seluruh kegiatan teroris yang berusaha memasuki negara ini,” tandasnya.

Source: http://en.alalam.ir/news/1719435