Rangkuman Berita Utama Timteng, Senin 24 Oktober 2016

iran-dan-asJakarta, ICMES: Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan tidak ada yang bisa diutamakan antara dua calon presiden Amerika Serikat, Hillary Clinton dan Donald Trump.

Sebanyak 60 teroris takfiri ISIS menemui ajalnya dalam kontak senjata di Kirkuk, dan pasukan Kurdistan Irak Peshmerga berhasil menghabisi puluhan anggota ISIS di provinsi Nineveh.

Pemerintah Oman menuding Utusan Khusus PBB untuk Yaman Ismail Ould Cheikh Ahmad tidak netral dalam menengahi konflik Yaman.

Pasukan Arab Suriah (SAA) berhasil menguasai sepenuhnya pangkalan batalion pertahanan udara Aleppo selatan.

Berikut ini rangkuman beberapa peristiwa utama Timteng tersebut:

Rouhani: Clinton dan Trump, Pilihan Antara Buruk dan Lebih Buruk

Presiden Iran Hassan Rouhani mengaku tidak mengutamakan manapun di antara dua calon presiden yang bersaing dalam pemilu presiden Amerika Serikat, Hillary Clinton dari Partia Demokratik dan Donald Trump dari Partai Republik.

“Di PBB ada seorang presiden yang bertanya kepada saya mana yang lebih utama di antara dua capres Clinton dan Trump. Saya menjawab, ‘Apakah yang lebih utama adalah yang buruk atas yang lebih buruk, ataukah yang  lebih buruk atas yang buruk?’” ujarnya dalam sebuah pidato di kota Arak, Iran tengah, Minggu (23/10/2016).

Rouhani mencemooh cara-cara kedua Clinton dan Trump dalam aksi saling menjatuhkan satu sama lain di depan publik.

“Apakah kita ingin demokrasi atau pemilu seperti ini di negara kita? Kita bangga dengan keislaman kita. Kita bangga dengan keiranan dan keislaman kita,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa AS yang “mengaku berdemokrasi sejak 200 tahun silam telah kehilangan moral.”

Trump berjanji akan “mencabik” perjanjian itu jika dia terpilih sebagai presiden. Hal ini lantas dibalas oleh pemimpin tertinggi Iran Sayyid Ali Khamenei dengan mengancam akan “membakar” perjanjian itu.

Hendak Menyusup ke Kirkuk, 60 Anggota ISIS Temui Ajal

Otoritas Irak, Minggu (23/10/2016), menyatakan sebanyak 60 teroris takfiri ISIS menemui ajalnya dalam kontak senjata di Kirkuk.

Seorang pejabat provinsi Kirkuk mengatakan bahwa situasi di kawasan ini sudah stabil setelah sebagian besar teroris yang beraksi di sana ISIS terbunuh.

Sumber-sumber kesehatan setempat memperkirakan akan ada 60 mayat anggota ISIS di gedung kedokteran forensik, dan sejauh ini semua mayat itu masih tergeletak di berbagai lokasi kontak senjata.

Di bagian lain, pasukan Irak mengumumkan bahwa Abu Usamah, salah satu wakil utama pemimpin besar ISIS Abu Bakar al-Baghdadi, dan sejumlah orang yang menyertainya tewas terkena serangan udara di selatan Mosul.

Puluhan Kombatan ISIS Tewas, Peshmerga Kepung 8 Desa

Pasukan Kurdistan Irak Peshmerga mengaku berhasil menghabisi puluhan anggota ISIS dalam sebuah operasi serangan terhadap kelompok teroris takfiri ini, dan mengepung mereka di delapan desa di provinsi Nineveh, Irak utara.

Pasukan Peshmerga di front Bashiqa, Mosul, Minggu (23/10/2016), menyatakan sudah mendekati sisi utara kota Mosul, 400 km utara Baghdad.

“Pasukan kami bergerak maju menuju Mosul, dan sekarang mereka berada di lokasi berjarak 9 km dari kawasan al-Tahrir di kota ini. Peshmerga maju langkah demi langkah untuk memperkuat kepungan terhadap pusat distrik Bashiqa,” ungkap Aziz Waisi, komandan pasukan Peshmerga.

Dia menambahkan bahwa pihaknya masih berusaha menekan jumlah kerugian akibat ranjau dan bom-bom mobil yang diyakini terpasang dalam jumlah besar di distrik tersebut.

Jubir Peshmerga Halgur Hikmet mengatakan bahwa dua front Nawaran dan Bashiqa sekarang sudah terhubung.

Dia mengatakan, “Total desa yang telah kami bebaskan di tiga front berjumlah 27 desa. Kami telah mencapai target kami hari ini.”

Pemerintah Oman Tuding Utusan PBB Untuk Yaman Tidak Netral

Beirut, LiputanIslam.com –  Sumber-sumber internasional menyebutkan bahwa pemerintah Oman telah melayangkan surat pengaduan yang menyatakan bahwa Utusan Khusus PBB untuk Yaman Ismail Ould Cheikh Ahmad tidak netral dalam menengahi konflik Yaman.

Dalam surat itu pemerintah Oman menegaskan bahwa Cheikh Ahmad berada di balik kegagalan keputusan di Dewan HAM Jenewa belakangan ini, “memiliki banyak kelemahan akibat hilangnya kepercayaan, ketidak netralan, dan pelaksanaan  agenda-agenda tertentu.”

Pemerintah Oman juga menyatakan bahwa kinerja Cheikh Ahmad dalam beberapa hari ini buruk bersamaan dengan terpilihnya mantan perdana menteri Portugal Antonio Guterres sebagai sekjen baru PBB menggantikan Ban Ki-moon.

Sebelumnya, sumber Partai Kongres Rakyat Yaman juga menyatakan bahwa Cheikh Ahmad sudah tidak netral lagi dan berperan sebagai “delegasi Arab Saudi”.

SAA Kuasai Pangkalan Batalion Pertahanan Udara Selatan Aleppo

Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan Arab Suriah (SAA) berhasil menguasai sepenuhnya pangkalan batalion pertahanan udara Aleppo selatan setelah terlibat pertempuran sengit dengan kelompok-kelompok bersenjata, Minggu (23/10/2016).

Sumber militer mengatakan bahwa regu-regu teknis SAA sedang melakukan operasi penyisiran dan pembersihan dalam pangkalan udara al-Jub, dan menjinakkan bom-bom dan ranjau-ranjau yang biasa ditinggalkan oleh kawanan bersenjata.

Disebutkan bahwa dengan menguasai pangkalan itu, SAA akan mudah menyerang beberapa kawasan sekitarnya.

Pertempuran antara SAA dan kelompok-kelompok pemberontak dan teroris kembali berkecamuk setelah berakhirnya jeda kemanusiaan yang diumumkan oleh Rusia untuk jangka waktu tiga hari.

(afp/dpa/anadolu/almayadeen/sana/shamtimes/sputnik/alsumarianews/dpa/aranews)