Rangkuman Berita Utama Timteng, Sabtu 28 Januari 2017

Assad melambaikan tanganJakarta, ICMES: Media Rai al-Youm mengungkap adanya negosiasi rahasia negara-negara Arab Teluk Persia dengan Moskow mengenai Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Dua kelompok teroris besar Jabhat al-Nusra dan Ahrar al-Sham serta sekutu masing-masing bertempur hebat satu sama lain di Suriah.

Pasukan Arab Suriah berhasil membebaskan distrik Ain al-Jahash di bagian provinsi Aleppo dalam pergerakannya menuju kota al-Bab yang dikuasai ISIS.

Belasan teroris tewas dan puluhan rekan mereka luka-luka ketika ISIS menyerang provinsi Salahuddin, Irak.

Berita selengkapnya;

Terbongkar, Negara-Negara Teluk Tawar Rusia Agar “Tak Jamin Kehidupa al-Assad”

Media online Rai al-Youm yang berbasis di London dan kerap menjadi salah satu sumber Liputan Islam mengaku mengetahui adanya “negosiasi rahasia yang sangat krusial” yang kini sedang berlangsung antara negara-negara Arab Teluk Persia di satu pihak dan Rusia di pihak lain. Temanya adalah proses politik untuk membatasi masa depan pemerintahan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Disebutkan bahwa komunikasi itu dihadiri Arab Saudi, Kuwait da Qatar melalui kanal Uni Emirat Arab.

“Dalam komunikasi ini negara-negara Arab Teluk itu telah menyampaikan kepada pihak Rusia bahwa mereka siap bekerjasama dengan strategi Moskow pasca al-Assad, berpartisipasi dalam rekonstruksi Suriah, dan berhenti menyokong kelompok-kelompok bersenjata sebagai konsesi atas dihentikannya jaminan hidup (dari Rusia) berkenaan dengan Presiden Bashar al-Assad,” tulis Rai al-Youm, Kamis (26/1/2017).

Media berbahasa Arab ini pimpinan Abdel Bari Atwan ini melaporkan bahwa negosiasi itu disebut-sebut “sangat penting dan krusial” karena negara-negara kaya minyak itu berasumsi harus menempuh segala cara untuk menyingkirkan Bashar al-Assad, tapi Rusia ternyata tidak menyetujui tawaran mereka tersebut.

Menurut Rai al-Youm laporan-laporan keamanan berkedok diplomatik menyebutkan bahwa negara-negara Arab Teluk itu menawarkan kepada Moskow “kerjasama tak terduga dan hingga batas paling maksimal” dengan syarat  Rusia berhenti mendukung pemerintahan Bashar al-Assad.

Terakhir media ini menyebutkan bahwa isi laporan-laporan itu juga menyebutkan bahwa Rusia telah meminta kepada negara-negara Teluk “kompensasi finansial” atas kerugian yang diderita Rusia akibat tindakan negara-negara Teluk menurunkan harga minyak dalam upaya mereka menekan Iran. (raialyoum)

Dua Kubu Teroris Besar Bertempur Hebat di Provinsi Aleppo dan Idlib

Kelompok teroris besar di Suriah Jabhat al-Nusra dan kelompok-kelompok teroris lain sekutunya bertempur hebat melawan kelompok teroris Ahrar al-Sham yang juga didukung beberapa kelompok teroris lain sekutunya.

Kamis lalu (26/1/2017), Rai al-Youm melaporkan belum pernah kelompok-kelompok teroris di Suriah  bertempur sedahsyat yang berlangsung dewasa ini. Sementara al-Alam Jumat kemarin (27/1/2017) menyebutkan Jabhat al-Nusra yang belakangan berganti nama menjadi Jabhat Fateh al-Sham mendatangkan bala bantuan dari utara provinsi Hamah  untuk menggempur desa-desa yang dikuasai Ahrar Sham di Gunung al-Zawiyah di utara provinsi Idlib.

Dilaporkan pula bahwa salah seorang petinggi al-Nusra yang memiliki julukan Abu al-Qaqdhan al-Misri  telah menaiki mimbar Masjid Jami’ al-Kabir di distrik Sarmada dengan cara paksa. Dia mengancam penduduk dengan senjata setelah penduduk menolaknya naik mimbar.

Al-Nusra bertekad untuk menyingkirkan kelompok-kelompok bersenjata di Gunung al-Zawiyah, Idlib dan pinggiran provinsi Aleppo. Mereka memperluas serangan dan kekuasaanya hingga menguasai berbagai kawasan, termasuk distrik Halfaya dan menekan Jaish al-Hur agar bergabung dengannya atau menyingkir dari Halfaya. Mereka juga menguasai distrik al-Dana, salah satu markas Ahrar al-Sham di pinggiran Idlib.  (alalam/raialyoum)

Menuju al-Bab, Pasukan Suriah Bebaskan Distrik Ain Jahash

Damaskus, LiputanIslam.com –  Pasukan Arab Suriah (SAA) berhasil membebaskan distrik Ain al-Jahash di bagian provinsi Aleppo setelah bertempur sengit melawan kelompok teroris ISIS. Sebelumnya, pasukan pemerintah Suriah ini telah menguasai distrik al-Madyunah dan kawasan pertanian daerah ini serta bergerak maju menuju bukit al-Musyrifah di barat distrik Syeikh Dan.

Pembebasan Ain al-Jahash merupakan satu langkah maju menuju distrik Tadaf yang berjarak 7 km dari kota al-Bab dan menjadi kubu terakhir ISIS dalam mempertahankan kota ini.  Untuk mencapai  Tadaf, SAA harus merebut tiga desa Aran, Birah al-Bab dan Abu Taltal.

Puluhan terorisISIS tewas dekat distrik Syeikh Dana, Dirqar dan Tuman diterjang operasi SAA bagian provinsi Aleppo.

Sejak beberapa hari lalu SAA memulai operasi penumpasan ISIS di beberapa kawasan timur provinsi Aleppo dengan dukungan jet-jet tempur Suriah dan Rusia. SAA mengirim perlengkapan militer dan logistik dalam jumlah besar ke sana. (irna)

Pasukan Irak Habisi 18 Anggota ISIS di Provinsi Salahuddin

Belasan anggota ISIS tewas dan puluhan rekan mereka luka-luka ketika kelompok teroris takfiri ini melancarkan serangan ka kawasan Tal al-Saibah di bagian timur provinsi Salahuddin (Saladin) lalu dilawan oleh pasukan keamanan Irak, Jumat (27/1/2017).

Tentang ini, Hasan al-Sufi, salah seorang komandan pasukan relawan Irak al-Hashd al-Shaabi mengatakan, “ISIS melancarkan serangan masif hari ini (Jumat) terhadap satuan-satuan militer yang berada di kawasan ini, termasuk Saibah, di Salahuddin,tapi pasukan keamanan berhasil membunuh 18 anggota ISIS dan melukai 21 lainnya.”

Mengutip keterangan beberapa sumber, dia menambahkan bahwa ISIS membawa para anggotanya yang terluka ke sebuah rumah sakit di distrik Hawija, 55 km barat daya Kirkuk, dan mengubur para anggotanya yang tewas di tanah pemakaman daerah ini.

“ISIS meningkatkan serangannya terhadap satuan-satuan pasukan Irak di bagian timur Salahuddin untuk mencegah gerak maju pasukan Irak ke distrik ini (Hawija),” ungkapnya.

Disebutkan bahwa kawasan-kawasan timur dan utara Salahuddin sesekali mendapat serangan dari ISIS dengan tujuan merebut lagi kawasan-kawasan itu tapi selalu berhasil dipatahkan oleh pasukan keamanan Irak. (alsumarianews)

Beredar Video Satu Tentara Rusia Masuk Islam di Aleppo

Sebuah rekaman video yang dipublikasi di berbagai situs Rusia memperlihatkan satu tentara Rusia menyatakan dirinya masuk Islam di kota Aleppo, Suriah, melalui pertemuannya dengan Mufti Chechnya, Salah-Haji Medjiyev, yang pekan lalu berkunjung ke Aleppo dan menunaikan shalat di Masjid Jami’ al-Umawi yang rusak parah akibat perang.

Dalam rekaman video yang diambil oleh seorang utusan media yang menyertai rombongan delegasi Chechnya itu terlihat seorang tentara Rusia yang disebut-sebut sebagai anggota polisi militer berulang-ulang menyebutkan dua kalimat syahadat di depan mufti Chechnya sebagai ungkapan bahwa dirinya telah masuk Islam.

Delegasi Chechnya, termasuk Medjiyev dan penasehat presiden negara ini, Adam Delimkhanov, telah berkunjung ke Aleppo pada 20 Januari lalu untuk meninjau kondisi kota ini setelah pasukan Suriah berhasil membebaskannya dari pendudukan kelompok-kelompok oposisi dan teroris.

Beberapa hari lalu Presiden Chechnya Alu Alkhanov menyatakan ada orang-orang Chechnya di barisan tentara Rusia di kota Aleppo, terutama di polisi militer Rusia. (raialyoum)