Rangkuman Berita Utama Timteng, Kamis 26 Januari 2017

presiden iran dan menlu kuwaitJakarta, ICMES: Presiden Iran Hassan Rouhani menerima surat ajakan dialog negara ini dengan negara-negara Arab Teluk Persia.

Keberhasilan pasukan Irak membebaskan Mosul timur telah membuat kelompok teroris ISIS kehilangan 70% kekuatan militernya.

Ansarullah  Yaman mengaku pihaknya berhasil menjatuhkan satu unit helikopter Apache milik pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi.

Pasukan Hizbullah Lebanon menguasai sebuah kawasan baru di timur kota Homs, Suriah.

Berita selengkapnya:

Rouhani Terima Surat Ajakan Dialog Iran Dengan Negara-Negara Arab Teluk

Presiden Iran Hassan Rouhani, Rabu (25/1/2017), menerima surat ajakan dialog negara ini dengan negara-negara Arab Teluk Persia. Surat ini diterima Rouhani dari Menlu Kuwait Sabah al-Ahmad al-Jabir al-Sabah yang berkunjung ke Teheran, ibu kota Iran, selaku pengemban tugas penyampaian surat ini dari negara-negara Arab anggota Dewan Kerjasama Teluk (GCC).

Saat menerima kunjungan al-Sabah, Rouhani menyatakan berterima kasih kepada Emir Kuwait dan mengatakan, “Kebijakan politik luar negeri Iran bertumpu pada pengembangan hubungan yang bersahabat dan bersaudara dengan negara-negara Islam dan negara-negara tetangga berdasarkan prinsip saling menghormati, kerukunan hidup bertetangga dan persaudaraan Islam.”

Dia menambahkan, “Stabilitas dan keamanan regional Timteng tidak akan terwujud kecuali melalui dialog, persahabatan, dan kerjasama antarnegara regional, terutama yang saling bertetangga. Iran akan berkontribusi dan mendukung langkah apapun untuk memperkuat stabilitas dan keamanan di kawasan.”

Presiden Iran juga menegaskan dukungan negaranya kepada bangsa-bangsa di Timteng dalam menghadapi terorisme.

“Terorisme adalah bahaya besar yang mengancam kawasan ini, dan tak dapat diperangi kecuali melalui persatuan, kesepakatan, dan gotong royong… Iran telah membuktikan peranannya sebagai pembendung terorisme dan segala gangguan lain di kawasan ini,” ungkapnya.

Di pihak lain, Menlu Kuwait  mengatakan bahwa negaranya memahami “peran Iran yang berpengaruh  di kawasan,” dan menegaskan keharusan, “pengerahan segenap upaya bersama negara-negara regional dalam menghadapi kelompok-kelompok ekstrimis dan teroris, dan semua hendaknya berusaha memulihkan keamanan dan stabilitas kawasan.”

Dalam pertemuan dengan sejawatnya di Iran, Mohammad Javad Zarif, Menlu Kuwait Al-Sabah menekankan “keharusan mengatasi perbedaaan pendapat dan kesalah fahaman antarnegara regional melalui dialog secara terbuka dengan suasana tenang.”

Dia menambahkan, “Mengingat adanya ancaman bagi semua di kawasan, termasuk terorisme, maka kita harus menghiasi diri dengan visi masa depan, karena negara-negara regional lebih mengetahui kemaslahatannya sendiri daripada pihak-pihak lain. Ada beberapa kesamaan latar belakang sejarah, kebudayaan dan keagamaan Iran dengan negara-negara regional, karena itu  memandang masa depan menjadi poros hubungan dan dialog kita.”

Menimpali pertanyaan ini, Menlu Iran Javad Zarif mengapresiasi peranan Emir Kuwait dalam upaya memperkuat hubungan dan kerukunan antarnegara regional Teluk Persia.

Zarif mengatakan, “Memandang masa depan memang sudah menjadi keharusan, mengingat adanya berbagai ancaman dan musuh bersama bagi negara-negara regional.”

Dia juga menegaskan bahwa kebijakan luar negeri Iran memriotaskan hubungan Iran dengan negara-negara jirannya.

Dilaporkan bahwa pertemuan puncak GCC di Bahrain bulan lalu telah menugaskan kepada Kuwait agar mengubungi Iran demi membuka pintu dialog negara republik Islam ini dengan enam negara Arab Teluk Persia, yaitu Kuwait, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain dan Oman.  (raialyoum)

Relawan Irak: Pembebasan Mosul Timur Musnahkan 70% Kekuatan Militer ISIS

Juru bicara pasukan relawan Irak al-Hashd al-Shaabi Ahmad al-Asadi menyatakan bahwa keberhasilan pasukan Irak membebaskan secara total bagian timur kota Mosul, Irak utara, telah membuat kelompok teroris ISIS kehilangan 70% kekuatan militernya. Bersamaan dengan ini ISIS mengeksekusi satu hakimnya bersama empat komandan pasukannya karena kabur dari medan tempur.

“Sebagian besar pasukan ISIS, terutama Brigade Cechnya, Afghanistan, Rusia, dan Laskar Kekhalifahan, telah binasa dan tewas di tangan pasukan Irak.  Mereka binasa secara total. Hanya dalam tiga minggu terakhir ini saja lebih dari 2000 anggota ISIS terbunuh di sisi kiri (Mosul timur),” katanya kepada TV al-Iraqia, Rabu (25/1/2017).

Dia menambahkan bahwa Mosul timur telah menjadi ajang pertempuran hebat melawan ISIS.

“Pertempuran terkadang terjadi dari rumah ke rumah, dari jalan ke jalan, hingga menyebabkan ISIS kehilangan 70% pasukannya, dan ini berarti bahwa pembasmian ISIS di Mosul barat sekarang menjadi lebih mudah pasca pembebasan Mosul timur,” lanjutnya.

Sementara itu, perwira Irak Kol. Khaled al-Jibouri mengatakan ISIS telah mengeksekusi lima anggotanya, yaitu Alauddin alias Abu Hafsah yang menjabat sebagai hakim ISIS dan empat komandan kelompok ini, karena mereka diketahui kabur dari medan tempur di Mosul timur.

Dia menjelaskan bahwa hakim bernama Alauddin alias Abu Hafsah dan empat komandan pasukan ISIS telah dieksekusi dengan tembakan karena kabur dalam pertempuran ketika pasukan Irak menggempur ISIS untuk membebaskan poros utara dan timur di bagian timur kota Mosul.

“ISIS mengeksekusi mereka di distrik Badush di depan kerumunan banyak penduduk sisi kanan (Mosul barat),” katanya.  (aliraqia/anadolu)

Pasukan Yaman  Rontokkan Helikopter Apache Milik Saudi cs di Mukha

Gerakan Ansarullah (Houthi), Rabu (25/1/2017), mengaku pihaknya berhasil menjatuhkan satu unit helikopter Apache milik pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi di provinsi Taiz, 275 km selatan Sanaa, ibu kota negara ini.

Kantor berita Yaman, Saba, mengutip pernyataan sumber militer bahwa pasukan pertahanan udara Yaman yang bersekutu dengan Ansarullah serta pasukan Komite Rakyat telah menembak jatuh satu unit helikopter Apache milik “musuh” yang menyerang posisi-posisi mereka di kota pesisir Mukha di bagian barat provinsi Taiz.

Belum ada komentar dari pihak Arab Saudi cs mengenai pernyataan tersebut.

Pernyataan itu mengemuka dua hari setelah pasukan loyalis presiden tersingkir Yaman Abd Rabbuh Mansour Hadi mengklaim berhasil membebaskan kota dan pelabuhan Mukha, tapi klaim ini kemudian dibantah oleh Ansarullah dan sekutunya.  (saba)

Hizbullah di Suriah Kuasai Kawasan Baru di Timur Homs

Pasukan Hizbullah Lebanon yang didukung oleh beberapa kelompok bersenjata lain telah menguasai sebuah kawasan baru di timur kota Homs, Suriah, dalam pergerakan mereka untuk menguasai lokasi-lokasi pertambangan fosfat di kedalam kawasan al-Badia.

Sumber lapangan, Selasa (25/1/2016), mengatakan kepada DPA, “Para pejuang Hizbullah dan sekutunya dini hari tadi menguasai kawasan Bi’ir al-Fawa’irah di tenggara pangkalan udara militer T4 setelah menghalau ISIS dari sana.”

Sumber anonim itu menjelaskan bahwa kawasan Bi’ir al-Fawa’irah merupakan daerah paling banyak penduduknya di jalur menuju area pertambangan fosfat, dan dengan demikian pembebasan ini akan mempercepat tujuan operasi militer Hizbullah di kawasan ini serta pengamanan pangkalan T4 yang menjadi landasan pacu jet-jet tempur yang menjalankan misi serangan udara.

Jumat pekan lalu Hizbullah dan sekutunya berhasil menguasai perbatasan al-Kaziyah, 90 km tenggara kota Homs.  (raialyoum)