Rangkuman Berita Timteng Senin 6 Agutus 2018

bendera iran-saudiJakarta, ICMES:  Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan via untuk diplomat dan staf Iran untuk masuk ke Saudi, dan perkembangan berpotensi menjadi langkah awal signifikan untuk perbaikan hubungan kedua negara yang oleh banyak pengamat dipandang terlibat persaingan pengaruh di Timteng.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan pihaknya telah menggelar latihan besar-besaran di perairan Teluk Persia beberapa hari lalu.

Militer Israel memulai latihan perang yang akan berlangsung selama seminggu di Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah yang sudah sekian dekade diduduki Israel.

Pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menyatakan tiga anggotanya tewas terkena serangan bom bunuh diri yang menyasar mobil patroli mereka di Afghanistan timur.

Mesir secara resmi telah mengizinkan pengiriman bahan bakar gas Mesir ke Jalur Gaza melalui pintu perbatasan darat Rafah.

Berita selengkapnya;

Saudi Keluarkan Visa Untuk Diplomat Iran

Pemerintah Arab Saudi telah mengeluarkan via untuk diplomat dan staf Iran untuk masuk ke Saudi. Demikian dilaporkan kantor berita resmi Iran, IRNA, Ahad (5/8/2018).

Perkembangan ini berpotensi menjadi langkah awal signifikan untuk perbaikan hubungan kedua negara yang oleh banyak pengamat dipandang terlibat persaingan pengaruh di Timteng.

Mengutip sumber diplomatik anonim IRNA melaporkan bahwa Mohammad Ali Bak yang kini menjabat sebagai kepala kantor Oman dan Yaman pada Kemlu Iran akan dipindah tugaskan ke Jeddah, Arab Saudi, sebagai kepala perwakilan kepentingan Iran.

Seperti diketahui, hubungan dua negara besar di Timteng ini memburuk setelah terjadi insiden serangan massa demonstran terhadap Kedubes Saudi untuk Iran di Teheran pada tahun 2016. Saat itu massa menggelar aksi protes terhadap penjatuhan hukuman mati pengadilan Saudi terhadap ulama Syiah Saudi Syeikh Nimr al-Nimr, dan sejak Saudi itu memutus hubungan diplomatiknya dengan Iran.  Kedua negara juga terlibat perang proksi di Suriah dan Yaman.

Menurut Jubir Kemlu Iran Bahram Qasemi, selama putus hubungan itu Kedubes Swiss untuk Saudi berperan sebagai penjaga kepentingan Iran di Saudi.

Perkembangan baru dalam hubungan Teheran-Riyadh sekarang terjadi bersamaan dengan momen menjelang musim haji sehingga menandai kesungguhan Iran untuk memuluskan kelangsungan ibadah haji jemaah Iran. (raialyoum)

IRGC Gelar Latihan Perang Di Teluk Persia Dan Selat Hormuz

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan pihaknya telah menggelar latihan besar-besaran di perairan Teluk Persia beberapa hari lalu.

“Latihan perang telah dilakukan dengan tujuan mengendalikan keamanan jalur peraian dan mendukung program latihan perang tahunan IRGC,” ungkap Jubir IRGC Ramezan Sharif, Ahad (5/8/018), seperti dilansir Fars News.

Dia menambahkan, “Latihan perang ini sudah selesai dibawah pengawasan komandan IRGC Mohammad Ali Jafari, yang telah menekankan keharusan menjaga pertahanan secara komprehensif dan menguatkan keamanan keamanan strategis Selat Hormuz dan Teluk Persia, dan reaksi yang tepat atas ancaman potensial.”

Para pejabat Amerika Serikat (AS) Rabu lalu mengatakan kepada Reuters bahwa Washington sudah menduga Iran bersiap menggelar lebih awal latihan tempur tahunan secara besar-besaran di Teluk Persia di tengah eskalasi ketegangan antara Iran dan AS.

Komandan Angkatan Laut Iran Hassan Khanzadi kemudian mengatakan, “Selat Hormuz tidak akan aman bagi orang-orang yang menggunakan uang minyak yang melintas dari selat ini untuk mengancam keamanan Iran.” (alalam/raialyoum)

Israel Gelar Latihan Perang Di Golan

Militer Israel memulai latihan perang yang akan berlangsung selama seminggu di Dataran Tinggi Golan, wilayah Suriah yang sudah sekian dekade diduduki Israel, Ahad (5/8/2018).

Militer Israel menjelaskan bahwa latihan perang juga dilakukan di Galilee untuk jangka waktu yang sama dalam rangka latihan tahunan dengan tujuan menjaga kemampuan pasukan Israel.

Militer Israel menambahkan bahwa pada waktu pelaksanaan manuver itu terdengar suara-suara ledakan, dan di jalan-jalan akan terlihat pergerakan kendaraan-kendaraan militer.

Kamis lalu militer Israel mengumumkan pihaknya telah mengakhiri latihan perang di front utara yang berbatasan dengan Suriah dan Lebanon.

Militer Israel setiap tahun menyelenggarakan latihan perang di front utara dan selatan, dan pada beberapa minggu terakhir ini Israel menyerukan pemeliharaan perjanjian de-militerasi dan pengadaan zona penyangga antara Israel dan Suriah.

Seruan ini dinyatakan Israel setelah Pasukan Aab Suriah bergerak maju di wilayah selatan Suriah dan berhasil merebut kembali pintu perbatasannya dengan wilayah pendudukan Golan. (raialyoum)

Tiga Tentara NATO Di Afhanistan Tewas Diterjang Bom Bunuh Diri Taliban

Pasukan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menyatakan tiga anggotanya tewas terkena serangan bom bunuh diri yang menyasar mobil patroli mereka di Charikar, Provinsi Parvan, Afghanistan timur.

NATO menambahkan bahwa serangan ini juga menewaskan dua tentara Afghanistan dan melukai satu tentara Amerika Serikat (AS).

Kelompok bersenjata Taliban melalui media sosial Twitter mengaku bertanggungjawab atas “ledakan yang ditujukan kepada pasukan pendudukan Asmerika di Charikar pagi ini (Ahad, 5/8/2018) dan menewaskan serta melukai delapan orang Amerika.”

Menurut NATO, serangan itu terjadi pada sekira pukul 6 pagi waktu setempat (01:30 GMT), dan tiga tentara yang tewas berasal dari Republik Ceko.

Serangan itu terjadi 13 bulan setelah tiga tentara AS ditembak mati oleh seorang anggota Taliban di provinsi Nangarhar, sekitar 300 km tenggara Parwan.

NATO telah menyelesaikan misi tempurnya di Afghanistan pada tahun 2014, tetapi masih mempertahankan sekitar 16.000 pasukannya di negara ini, termasuk sekira 14.000 pasukan AS, dengan dalih membantu melatih tentara Afghanistan.

Republik Ceko belum lama ini menyetujui rencana untuk mengerahkan 390 tentaranya di Afghanistan hingga tahun 2020 sebagai bagian dari operasi yang sedang berlangsung.

Tahun lalu, Presiden AS Donald Trump menyatakan negaranya akan terus berperang di Afghanistan dengan dalih demi menghindari akibat yang “dapat diprediksi dan tidak dapat diterima” dari penarikan dini pasukan AS dari Afghanistan di mana AS berperang sejak 2001.

“Penarikan tergesa-gesa akan menciptakan kekosongan di mana teroris, termasuk ISIS dan al-Qaeda, akan segera mengisi,” kata Trump.

Taliban yang  sempat berkuasa namun tersingkir oleh invasi AS ke Afghanistan pada tahun 2001 merupakan kelompok pemberontak terbesar di negara ini. (aljazeera)

Pertama Kali, Mesir Izinkan Pengiriman Gas Ke Gaza Melalui Rafah

Dewan umum perminyakan yang bernaung di bawah Kementerian Keuangan Palestina menyatakan Mesir secara resmi telah mengizinkan pengiriman bahan bakar gas Mesir ke Jalur Gaza melalui pintu perbatasan darat Rafah, dan ini tercatat pertama kalinya Mesir memperkenankan masuknya gas ke Jalur Gaza.

“Telah diperkenankan secara resmi masuknya 250 ton gas ke Jalur Gaza,” ungkap ketua dewan tersebut, Khalil Shaqfeh kepada kantor berita Turki, Anadolu, Ahad (5/8/2018).

Dia menerangkan bahwa izin itu keluar untuk masa ujicoba yang akan berakhir setelah semua tindakan yang diperlukan terlaksana untuk memasukkan gas Mesir ke Jalur Gaza setiap hari.

Menurutnya, harga gas Mesir per kilogram tidak berbeda dengan harga gas Israel sebesar 5 Shekel atau US$ 1.35.

Izin tersebut keluar setelah Israel pada Kamis lalu melarang masuknya bahan bakar, termasuk gas, ke Gaza melalui pintu lintasan perdagangan Karam Abu Salim setelah dua minggu ditutup kecuali untuk masuknya bahan makanan dan kesehatan.

Israel menyatakan bahwa penutupan itu dilakukan karena serangan bom layang-layang oleh warga Palestina di Jalur Gaza terhadap Israel masih berlanjut. (raialyoum)