Rangkuman Berita Timteng Senin 1 Oktober 2018

netizen iran olok netanyahuJakarta, ICMES: Aksi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memamerkan gambar lokasi yang diklaimnya sebagai gudang nuklir rahasia Iran pada sidang Majelis Umum PBB mengundang reaksi dari para netizen Iran.

Mantan direktur intelijen militer Israel Amos Yadlin melontarkan ancaman terhadap Suriah terkait dengan adanya sistem pertahanan udara S-300 di Suriah.

Saluran TV al-Masirah milik kelompok pejuang Ansarullah di Yaman menyatakan pihaknya telah menyerang bandara internasional Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), dengan menggunakan nirawak Samad-3.

Channel Alarabiya milik Arab Saudi menayangkan video tegur sapa antara Menlu Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifa dan Menlu Suriah Walid Muallem.

Berita selengkapnya:

“Gudang Nuklir Rahasia Iran” Versi Netanyahu Jadi Bahan Olokan Netizen Iran

Aksi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memamerkan gambar lokasi yang diklaimnya sebagai gudang nuklir rahasia Iran pada sidang Majelis Umum PBB mengundang reaksi dari para netizen Iran.

Mereka membully Netanyahu langsung dari lokasi tersebut, yaitu kawasan Turkuzabad yang terletak di selatan Teheran di jalur by pass menuju kota Qom. Mereka membuat tagar #turkuzabad yang menjadi ajang mereka memosting foto-foto obyek yang sama dengan obyek dalam poster yang dipertontonkan oleh Netanyahu.

Para netizen Iran itu tak lupa menyertai foto-foto postingan mereka dengan beragam komentar yang memperolok Netanyahu.

Menurut mereka, gambar yang dipamerkan Netanyahu itu hanyalah foto tempat yang sudah lama diketahui oleh penduduk sekitar sebagai tempat layanan cuci permadani.

Beberapa media online Iran juga mengunggah foto-foto yang diambil dari dalam bangunan pagar tembok yang digadang Netanyahu depan para anggota PBB tersebut.

“Sebagaimana Anda saksikan dalam foto ini, perlengkapan nuklir Iran sedang dijemur di bawah terik mentari agar kering,” tulis salah seorang netizen Iran.

Dalam bangunan itu terlihat halaman luas dan permadani-permadani yang dibentangkan di atasnya . Terlihat pula bahwa tempat itu merupakan lokasi umum dan bukan zona terlarang.

Sumber Iran mengatakan bahwa banguan itu merupakan tempat layanan pencucian karpet dan permadani milik seorang warga bernama Rezaei Vesharkah.

Warga Iran bergantian mengambil foto di depan bangunan, dan dalam sebuah penggalan video terlihat anak-anak muda berkumpul di depan bangunan itu sembari membawa poster-poster bergambar aksi Netanyahu memamerkan poster lokasi pencucian permadani itu.

Seperti pernah diberitakan, Netanyahu membuka pidatonya pada sidang Majelis Umum PBB di New York Kamis pekan lalu dengan melontarkan tuduhan terhadap Iran sembari memperlihatkan gambar peta dan foto bagian eksterior “gudang nuklir rahasia” Iran. (raialyoum)

Israel Mengancam Akan Menggempur S-300 Di Suriah

Mantan direktur intelijen militer Israel Amos Yadlin melontarkan ancaman terhadap Suriah terkait dengan adanya sistem pertahanan udara S-300 di Suriah. Melalui halaman Twitternya dia menyatakan bahwa jika S-300 sampai dioperasikan di Suriah maka Israel maka mesin perang itu akan menjadi target serangan Israel.

“Jika rencananya Rusia akan mengoperasikan S-300 maka ini bukanlah sesuatu yang baru. Mereka sudah mengoperasikan S-400 yang lebih canggih di Suriah sejak lebih dari dua tahun lalu, tapi tidak pernah melepaskan tembakan ke jet-jet tempur Israel. Sedangkan jika sistem itu diperasikan oleh Suriah maka Israel akan mengetahui bagaimana cara menyerangnya, dan ini akan merugikan citra sistem pertahanan udara Rusia,” cuitnya.

Amos Yadlin adalah orang yang pada Juni 1981 terlibat dalam sebuah serangan Israel bersandi “Operasi Opera”  terhadap reaktor nuklir Irak di selatan Baghdad, Irak. (raialyoum)

Video: Tegur Sapa Dan Saling Peluk Antara Menlu Suriah Dan Menlu Bahrain

Channel Alarabiya milik Arab Saudi, Ahad (30/9/2018) menayangkan video berdurasi 30 detik yang merekam jabat tangan, saling peluk, dan tegur sapa antara Menlu Bahrain Khalid bin Ahmad al-Khalifa dan Menlu Suriah Walid Muallem.

Video langka itu tidak menyebutkan apa saja yang diucapkan oleh kedua pejabat itu dalam tegur sapa di sela-sela sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, pada Sabtu lalu tersebut.

Channel al-Hadath yang merupakan salah satu layanan channel Alarabiya mengutip komentar sumber-sumber anonim Arab bahwa tegur sapa itu terjadi setelah ada upaya Arab untuk memulihkan peranannya dalam masalah Suriah.

Mereka mengatakan bahwa pertemuan itu merupakan yang pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir.

Sedangkan Menlu Bahrain al-Khalifa sendiri mengatakan bahwa pertemuan itu terjadi tanpa ada rencana sebelumnya di sela-sela sidang Majelis Umum PBB. Dia juga menegaskan bahwa pertemuannya dengan Muallem itu berkonteks upaya Arab mengatasi krisis Suriah.

Menlu Bahrain menambahkan bahwa semua wilayah Suriah harus kembali kepada kekuasaan pemerintahnya, dan segala upaya untuk memulangkan pengungsi Suriah ke kampung halaman mereka adalah dikehendaki dan tak patut dikritik oleh siapapun.

Para Menlu Arab pada November 2011 telah membekukan keanggotaan Suriah dalam Liga Arab serta memboikot pemerintah Suriah yang mereka tuduh menindas rakyatnya. (raialyoum)

Nirawak Yaman Kembali Gempur Bandara Dubai

Saluran TV al-Masirah milik kelompok pejuang Ansarullah di Yaman menyatakan pihaknya telah menyerang bandara internasional Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), dengan menggunakan nirawak Samad-3.

Al-Masirah mengutip keterangan narasumbernya bahwa Samad-3 telah melancarkan serangkaian serangan ke bandara internasional Dubai yang berjarak lebih dari 1200 kilometer dari Yaman.

Pada 27 Agustus lalu Ansarullah juga telah melancarkan beberapa kali serangan udara ke bandara internasional Dubai dengan menggunakan nirawak jenis yang sama.

Serangan ini dilakukan sebagai balasan atas keterlibatan UEA sebagai salah satu unsur utama dalam serangan koalisi Arab ke Yaman serta ratusan kasus kejahatan terhadap warga sipil Yaman sejak hampir empat tahun silam.

Ansarullah menyatakan bahwa serangan nirawaknya itu dilakukan sesuai data dan informasi intelijennya.

Sumber-sumber bandara internasional Dubai mengatakan bahwa aktivitas bandara ini dihentikan bersamaan dengan terjadinya serangan nirawak itu. Video dan foto yang diambil dari dalam bandara itu telah diedarkan untuk mendukung pernyataan tersebut.

Pada 26 Juli lalu nirawak Samad 3 Ansarullah juga melancarkan serangkaian serangan udara ke bandara yang sama. (alalam)