Rangkuman Berita Timteng Rabu 27 Juni 2018

iran dan amerikaJakarta, ICMES: Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa negara ini mendesak negara-negara sekutunya agar menghentikan secara total impor minyak mereka dari Iran paling lambat pada November mendatang.

Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan bahwa embargo yang diberlakukan  Barat terhadap Iran sejak awal ditujukan untuk membasmi revolusi Islam Iran dan memaksanya menyerah dalam perlawanan terhadap kubu arogan dunia.

Sumber Kementerian Luar Negeri Suriah menyatakan bahwa Israel melancarkan serangan rudal ke kawasan sekitar Bandara Internasional Damaskus dengan tujuan mendongkrak mental kawanan bersenjata yang belakangan ini tertekan hebat oleh operasi militer Pasukan Arab Suriah.

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa pihaknya telah “meraih banyak kemajuan terkait dengan prakarsa damai di Timteng”, yaitu agendanya itu menyudahi perkara Palestina.

Rezim Zionis Israel membom beberapa lokasi keberadaan kelompok-kelompok warga Palestina yang menerbangkan bom layang-layang dan balon di dekat perbatasan di timur kota Gaza.

Berita selengkapnya:

AS Minta Para Sekutunya Berhenti Mengimpor Minyak Iran

Seorang pejabat Amerika Serikat (AS) menyatakan bahwa negara ini mendesak negara-negara sekutunya agar menghentikan secara total impor minyak mereka dari Iran paling lambat pada November mendatang, yaitu ketika AS menerapkan lagi embargonya terhadap Iran.

Pejabat anonim itu menjawab “ya” kepada Reuters, Selasa (26/6/2018), ketika ditanya apakah AS menekan negara-negara sekutunya agar berhenti mengimpor minyak Iran.

“Kami bertekad memutus sumber-sumber keuangan Iran, dan berusaha menyorot seluruh perilaku keji Iran di kawasan,” lanjutnya.

Menurutnya, sebuah delegasi AS akan mendatangi Timteng untuk mendorong negara-negara produsen minyak di Teluk Persia agar menjamin pasokan minyak ke pasaran dunia setelah Iran diisolasi dari pasar minyak pada November mendatang. (rt)

Rouhani: Embargo Anti Iran Bertujuan Membasmi Revolusi Islam

Presiden Iran Hassan Rouhani menyatakan bahwa embargo yang diberlakukan  Barat terhadap Iran sejak awal ditujukan untuk membasmi revolusi Islam Iran dan memaksanya menyerah dalam perlawanan terhadap kubu arogan dunia.

Dalam pidato pada sebuah pertemuan di Teheran, Senin (26/6/2018), dia memastikan bahwa Barat sejak awal menolak hasrat Iran meraih energi nuklir meskipun bertujuan damai, dan karena itu Amerika Serikat (AS) dan negara-negara pendukungnya berusaha memasukkan program nuklir Iran ke perkara keamanan.

Presiden Rouhani mengingatkan bahwa Dewan Keamanan PBB mengakui aktivitas nuklir Iran bertujuan damai, namun Barat malah menerapkan sanksi secara sewenang-wenang.

Dia menambahkan, “Iran berhadapan dengan bahaya hanya dari satu pihak, yaitu AS, namun berhasil meraih haknya dalam perdagangan internasional. Tekanan terhadap bangsa Iran selalu saja datang dari musuh yang direpresentasikan oleh kaum Zionis dan AS.”

Presiden Iran menjelaskan bahwa rencana yang dicanangkan AS ialah memaksa Iran keluar dari perjanjian.

“AS selalu berusaha mengaitkan isu nuklir Iran dengan isu keamanan. Karena itu AS juga berusaha mengesankan bahwaIran tidak konsistensi kepada perjanjian nuklirnya, namun AS gagal meyakinkan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) dengan klaim-klaimnya. Karena itu Eropa dan negara-negara penandatangan perjanjian nuklir Iran menentang keluarnya AS dari perjanjian nuklir,” terangnya.

Rouhani kemudian menegaskan bahwa AS tidak akan pernah berhasil mematahkan tekad bangsa Iran.

“Bangsa ini telah membuktikan keteguhannya kepada kemerdekaan, kebebasan, dan revolusi Islamnya,” ujarnya. (alalam)

Israel Serang Bandara Damaskus, Ini Sebabnya

Sumber Kementerian Luar Negeri Suriah menyatakan bahwa Israel melancarkan serangan rudal ke kawasan sekitar Bandara Internasional Damaskus, Selasa (26/6/2018), dengan tujuan mendongkrak mental kawanan bersenjata yang belakangan ini tertekan hebat oleh operasi militer Pasukan Arab Suriah (SAA) di bagian selatan negara ini.

“Dalam beberapa hari terakhir ini SAA telah merebut kembali area seluas ratusan kilometer persegi di kawasan Lajah di provinsi Daraa dan Suwaydah serta kawasan Badiyah Suriah yang membentang di provinsi Homs, Damaskus, dan Deir Ezzor,” ujarnya.

Dia menjelaskan, “Berbagai data dan laporan dari lapangan mengkonfirmasi adanya ikatan erat antara kawanan teroris dan Israel yang terlibat langsung dalam dukungan kepada mereka setelah mereka menderita kekalahan di depan satuan-satuan militer Suriah yang terus melanjutkan perangnya terhadap teroris untuk membasmi mereka secara total di seluruh wilayah Suriah.”

Dua rudal telah jatuh di dekat Bandara Internasional Damaskus dini hari Senin. Media Suriah menyebutkan bahwa dua rudal ini jatuh bersamaan dengan beroperasinya sistem pertahanan udara Suriah untuk menghancurkan obyek asing di angkasa Quneitra.

Sementara itu, media resmi Suriah di Damaskus melaporkan bahwa SAA memulai persiapan operasi serangan terhadap teroris di wilayah tenggara kota Daraa.

Kantor berita Suriah, SANA, menyebutkan bahwa persiapan itu dimulai bersamaan dengan gerak maju pasukan SAA di tenggara kota Daraa menuju area fasilitas al-Sawami. SAA berusaha memutus jalur logistik kawanan teroris di kawasan antara Tariq al-Sad dan Daraa al-Balad hingga perbatasan Yordania.

Sebelumnya, SANA mengutip keterangan sumber militer bahwa SAA telah merebut kembali distrik Basar al-Harir dan Malihah al-Atash di bagian timur laut provinsi Daraa serta menimpakan kerugian besar pada kelompok teroris Jabhat al-Nusra. (alalam/sana)

Trump Nyatakan Prakarsanya Untuk Timteng Alami Kemajuan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa pihaknya telah “meraih banyak kemajuan terkait dengan prakarsa damai di Timteng”, yaitu agendanya itu menyudahi perkara Palestina.

Hal itu dinyatakan Trump dalam jumpa persnya saat menyambut kunjungan Raja Abdullah II dari Yordania di Gedung Putih, Senin (25/6/2018).

“Kami telah meraih banyak kemajuan di Timteng, dan yang pertama ialah mengenai diakhirnya perjanjian nuklir dengan Iran,” ujarnya.

Dia menyebut perjanjian nuklir Iran “mengerikan dan telah menimbulkan malapetaka.”

Di lain pihak, Raja Abdullah II menyanjung Trump dengan menyebutnya sebagai sosok yang “rendah hati”.

“Seandainya bagian lain dunia ini meraih bagian dari rendah hati dan budi pekerti Anda niscaya kondisi kita akan jauh lebih baik,” sanjungnya.

Disanjung sedemikianrupa, Trump mengatakan bahwa ini merupakan “pujian terindah yang pernah diterimanya selama ini.”  (alalam)

Jet Tempur Israel Membom Lokasi Penerbangan Bom Layang-Layang Di Gaza

Rezim Zionis Israel membom beberapa lokasi keberadaan kelompok-kelompok warga Palestina yang menerbangkan bom layang-layang dan balon di dekat perbatasan di timur kota Gaza, Selasa (26/6/2018), namun tak ada keterangan mengenai adanya korban.

Kantor berita Turki, Anadolu, melaporkan bahwa satu unit helikopter Israel telah menembakkan tiga roket ke arah sekelompok warga Palestina penerbang bom layang-layang dan balon di distrik Shujaiyah dan al-Tuffah di timur kota Gaza.

Departemen Kesehatan Palestina di Gaza tidak mencatat adanya korban jiwa maupun luka akibat serangan tersebut. Di pihak lain, militer Israel juga tidak atau belum memberikan keterangan mengenai serangan ini.

Seperti diketahui, warga Palestina sejak beberapa waktu lalu berinisiatif menyerang wilayah Israel dengan menggunakan bom layang-layang dan balon. Cara yang digunakan sejak dimulainya aksi Great March of Riturn pada akhir Maret lalu tersebut telah menyebabkan kebakaran pada ribuan hektar lahan pertanian Israel. (rayalyoum)