Rangkuman Berita Timteng Kamis 31 Agustus 2017

yaman-rudal-burkanJakarta, ICMES: Tersiar kabar simpang siur bahwa pasukan komite rakyat Yaman untuk pertama kalinya telah melesatkan satu rudal balistik menuju Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab (UEA),.

94 anggota kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas diterjang serangan udara di kota al-Qaim, provinsi Anbar, Irak barat.

Pasukan Irak berhasil membebaskan secara total distrik al-Iyadiyah yang merupakan titik terakhir yang dikuasai kelompok teroris ISIS di kota Tal Afar, Irak utara.

Pasukan Arab Suriah (SAA) berhasil menguasai lima lagi pos lagi di perbatasan negara ini dengan Yordania di bagian tenggara provinsi Damaskus setelah menghabisi sejumlah teroris.

Sekjen Hizbullah Sayyid Hassan Nasrallah menanggapi kekecewaan dan kecaman beberapa pejabat Irak terhadap relokasi ratusan teroris ISIS ke wilayah perbatasan Suriah-Irak.

Berita selengkapnya;

Pasukan Yaman Merudal Uni Emirat Arab, Benarkah?

Pasukan komite rakyat Yaman untuk pertama kalinya telah melesatkan satu rudal balistik menuju Abu Dhabi, ibu kota Uni Emirat Arab (UEA), Rabu (30/8/2017). Demikian dilansir al-Alam yang berbasis di Iran berdasarkan pernyataan seorang petinggi gerakan Ansarullah (Houthi) Yaman.

Tanpa keterangan lebih lanjut, al-Alam menyebutkan bahwa sumber anonim menyatakan rudal itu diarahkan ke sebuah pangkalan militer di Abu Dhabi.

Menurut al-Alam, beberapa media juga menyebutkan bahwa pasukan perlawanan Yaman terhadap agresi Saudi dan sekutunya itu merudal Abu Dhabi. Namun al-Alam juga menyebutkan adanya pihak yang membantah laporan mengenai terjadinya serangan rudal ini.

Kantor berita FNA yang juga berbasis di Iran melaporkan bahwa Direktur TV al-Masirah Hamid Razzaq yang berafiliasi dengan Ansarullah membantah laporan tersebut.

Ditanya mengenai laporan beberapa laman berita online yang mengutip berita dari  al-Masirah bahwa pasukan Ansarullah telah merudal Yaman dia mengatakan saluran TV yang dia kelola ini tidak pernah membuat laporan demikian.

“Apa yang disiarkan oleh situs-situs itu rumor belaka, dan sampai sekarang tak ada sumber resmi yang mengkonfirmasi,” katanya.

Dia menambahkan, “Kalau memang ada keterangan demikian yang mesti dikutip maka saluran al-Masirah pasti sudah melansirnya, tapi sampai detik ini tentara Yaman tidak memberikan statemen atau kabar apapun mengenai penembakan rudal ini. Selagi statemen resmi belum ada maka penembakan rudalpun juga tidak ada.” (alalam/fna)

94 Teroris ISIS Tewas Diterjang Serangan Udara Di Kota al-Qaim

Pusat informasi perang Irak War Media Cell (WMC) melaporkan bahwa tak kurang dari 94 anggota kelompok teroris takfiri Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tewas diterjang serangan udara di kota al-Qaim, provinsi Anbar, Irak barat, Rabu (30/1/2017).

Serangan ini juga menghancurkan enam pos ISIS dan satu di antara kawanan teroris yang tewas adalah tokoh ISIS yang dekat dengan gembong organisasi teroris takfiri berfaham Wahabisme ini, Abu al-Baghdadi.

WMC melaporkan, “Sebagai pembalasan atas (darah) Syahid Gagah Berani Kapten Harith Abdul Ali al-Sudani yang telah menghinakan kawanan ISIS, Kemendagri- dan Sel Elang Intelijen yang bernaung di bawah Badan Intelijen (Irak) telah melancarkan sebuah operasi tersendiri terhadap posisi-posisi dan tempat-tempat konsentrasi para teroris ISIS di kota al-Qaim pada 29 Agustus 2017.  Berkoordinasi dengan komando operasi gabungan, serangan ini  telah menyasar enam posisi penting ISIS melalui jet-jet tempur Angkatan Udara Irak.”

WMC menambahkan bahwa Dafir Ibrahim al-Rawi alias Abu Ayman yang merupakan petinggi keamanan ISIS  dan Mulla Hasyim Farhat mantan petinggi ISIS di Tal Afar dan orang dekat al-Baghdadi adalah dua dedengkot ISIS yang tewas akibat serangan itu. (alalam)

Pasukan Irak Bebaskan Distrik Terakhir Di Tal Afar

Pasukan Irak berhasil membebaskan secara total distrik al-Iyadiyah yang merupakan titik terakhir yang dikuasai kelompok teroris ISIS di kota Tal Afar, Irak utara, Rabu (31/8/2017).

Berbagai sumber menyebutkan bahwa tentara  yang didukung oleh pasukan kepolisian federal serta pasukan relawan al-Hashd al-Shaabi berhasil menuntaskan operasi pembebasan distrik al-Iyadiyah dan mengibarkan bendera Irak di atas bangunan-bangunan strategis di sana.

Pembebasan distrik al-Iyadiyah juga didukung oleh serangan Angkatan Udara Irak dan gempuran artileri dan roket pasukan relawan al-Hashd al-Shaabi.

Sebelumnya di hari yang sama komandan operasi militer pembebasan Tal Afar bersandi “Qadimun, ya Tal Afar” (Kami Datang, Wahai Tal Afar) Letjen Abdul Amir Rashid Yarallah mengatakan bahwa satuan-satuan pasukan Kepolisian Federal dan Pasukan Reaksi Cepat telah membebaskan bagian timur al-Iyadiyah dan desa Qabaq di utara distrik ini.

Dia juga mengatakan bahwa pasukan Irak telah mengibarkan bendera nasional Irak di berbagai kawasan yang telah dibebaskan dan terus melancarkan operasi militernya untuk membebaskan seluruh bagian distrik al-Iyadiyah. (alsumarianews)

SAA Bebaskan Beberapa Pos Lagi Di Perbatasan Suriah-Yordania

Sumber militer Suriah mengatakan bahwa Pasukan Arab Suriah (SAA) berhasil menguasai lima lagi pos lagi di perbatasan negara ini dengan Yordania di bagian tenggara provinsi Damaskus setelah menghabisi sejumlah teroris.

Dilaporkan bahwa SAA telah menggempur beberapa kubu pertahanan teroris sehingga kemudian “berhasil menguasai beberapa pos perbatasan dari nomor 165 hingga 169 di tenggara provinsi Damaskus di perbatasan Suriah-Yordania.”

Sumber itu menjelaskan bahwa sejumlah teroris tewas dan terluka akibat gempuran SAA, sementara beberapa teroris yang selamat berhasil melarikan diri ke arah timur menuju daerah pedalaman al-Badiah Suriah sembari meninggalkan beberapa peralatan artilerinya.

SAA lantas melakukan operasi penyisiran dan sterilisasi area tersebut dari ranjau dan bahan-bahan peledak aktif lain yang juga ditinggalkan oleh kawanan teroris.

Sementara itu, SAA dan sekutunya terus melanjutkan operasi penumpasan kawanan teroris di berbagai kawasan Suriah lainnya, yaitu di tiga provinsi Raqqa, Hama, dan Deir Ezzor. Pada hari itu mereka berhasil menghancurkan 26 mesin tempur teroris, termasuk beberapa mobil lapis baja, serta membunuh sejumlah teroris.

Sumber militer Suriah menjelaskan bahwa serangan SAA menyasar tempat-tempat konsentrasi, basis, dan lokasi penyusupan kawanan teroris ISIS di bagian selatan provinsi Raqqa , bagian barat provinsi Deir Ezzor, dan bagian timur provinsi Hama.

Menurutnya, operasi militer itu menewaskan puluhan teroris tewas serta menghancurkan 22 kendaraan dari berbagai jenis, satu gudang amunisi, tiga tank, dan satu mobil lapis baja.

Beberapa jet tempur Suriah dan Rusia saat itu juga ikut menggempur tempat-tempat konsentrasi dan kubu-kubu pertahanan ISIS di Akash, Umm Amil, Abu Jubaylat, Uqayrabat, bagian utara, selatan, dan tengah al-Qastali di timur provinsi Hama serta Ma’dan di bagian selatan provinsi ini, bagian selatan provinsi Raqqa, serta kawasan Siryah Junaid, kawasan sekitar bandara dan bukit al-Qarya, dan kawasan al-Makbat di pinggiran kota Deir Ezzor hingga menewaskan sejumlah teroris dan menghancurkan berbagai jenis kendaraan dan peralatan tempur mereka. (sana)

Nasrallah Tanggapi Kesalah Pahaman Pihak Irak Soal Relokasi ISIS
Sekjen Hizbullah Sayyid Hassan Nasrallah menanggapi kekecewaan dan kecaman beberapa pejabat Irak terhadap relokasi ratusan teroris ISIS ke wilayah perbatasan Suriah-Irak karena terkesan memindah penyakit  dari perbatasan Lebanon-Suriah di provinsi Deir Ezzor, Suriah..
Nasrallah dalam statemennya yang dirilis Rabu malam (30/8/2017) segera menanggapinya dengan menjelaskan beberapa hal antara lain;

 

  1. Hizbullah sebenarnya mudah menghabisi ratusan anggota ISIS yang tersisa di perbatasan Lebanon-Suriah, tapi mereka terpaksa dilepas demi menyelesaikan apa yang sudah sekian tahun menjadi sumber kegelisahan militer Lebanon, yaitu nasib beberapa tentara Lebanon yang disandera ISIS dan belakangan diketahui bahwa mereka ternyata sudah tak bernyawa.

 

  1. Di provinsi Deir Ezzor terdapat ribuan atau bahkan mungkin puluhan ribu teroris ISIS sehingga masuknya 310 teroris (sebelumnya dikabarkan 700) ke provinsi ini tidak akan banyak perpengaruh pada kondisi ISIS di sana.
  2. Provinsi Deir Ezzor merupakan salah satu zona operasi Hizbullah sendiri bersama SAA dan lain-lain dalam aksi ganyang ISIS sehingga Hizbullah praktis tetap akan mengejar dan menumpas mereka.
  3. Di Irak terdapat para pejuang tangguh yang selama ini menjadi mitra Hizbullah dan SAA dalam penumpasan ISIS, dan sekarangpun mereka masih berpartisipasi dalam penumpasan ISIS di Suriah.
  4. Semua pihak yang diincar ISIS adalah senasib sehingga semua harus bersama dan bersatu melawannya di mana saja.

(fna)