Rangkuman Berita Timteng Kamis 24 Agustus 2017

yamanJakarta, ICMES: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyelidiki kebenaran laporan mengenai terbunuhnya puluhan warga sipil di Sanaa, ibu kota Yaman, akibat serangan udara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi pada Rabu pagi.

Kemlu Qatar melalui laman internetnya mengumumkan bahwa duta besar negara ini untuk Iran akan kembali ke Teheran untuk menjalankan misi diplomatiknya, dan Doha berharap hubungan bilateral Qatar dengan Iran terus menguat di semua bidang.

Pemerintah Rusia menepis pernyataan anti Iran yang dilontarkan oleh Perdana Menteri Rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sekira 30 teroris takfiri ISIS tewas, sementara pasukan Irak berhasil merebut beberapa kawasan  di Tal Afar, Irak utara.

Berita selengkapnya;

PBB Selidiki Keterbunuhan 40-an Warga Sipil Yaman Akibat Serangan Saudi

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyelidiki kebenaran laporan mengenai terbunuhnya puluhan warga sipil di Sanaa, ibu kota Yaman, akibat serangan udara pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi pada Rabu pagi (23/8/2017).

“Kami mendepatkan berita-berita mengenai serangan udara terhadap sebuah hotel dekat Sanaa, dan kami mendengar bahwa di sana banyak jatuh korban, tapi sampai sekarang kami belum dapat memastikan kebenaran berita –berita ini,” ungkap juru bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric, Rabu.

Menurutnya, Komisi Tinggi HAM PBB (OHCHR), sedang menyelidiki kasus tersebut. Dia juga mengingatkan bahwa di mata PBB segala serangan terhadap warga sipil tidak dapat diterima.

“Kami telah menegaskan (hal ini) di masa lalu dan akan kembali menegaskannya,” ungkap Dujarric.

Kantor berita Cina, Xinhua, melaporkan bahwa pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi telah menyerang sebuah hotel di utara Sanaa. Berbagai laporan lain menyatakan bahwa korban tewas akibat serangan ini mencapai lebih dari 40 orang.

Dewan Tinggi Politik Yaman, Rabu malam,  merilis statemen menegaskan akan melakukan balasan telak terhadap serangan membabi buta Arab Saudi dan sekutunya tersebut.

“Rakyat hendaknya bersiap dengan babak baru pertempuran, dan balasan bagi para agresor akan lebih telak,” bunyi statemen itu.

Data terbaru mencatat korban tewas akibat serangan brutal terhadap sebuah hotel di kawasan Bait al-Aza, Arhab, di utara Sanaa, itu mencapai  46 orang.  Sebelumnya korban tewas dilaporkan berjumlah sedikitnya 35 orang sementara korban luka 13 orang.

Pemimpin Ansarullah (Houthi) Abdul Malik Badruddin al-Houthi juga merilis statemen mengutuk serangan keji itu.

“Tanggungjawab kita adalah melawan para agresor… Serangan ke Sanaa pagi hari ini menunjukkan bahwa kita rakyat Yaman menjadi sasaran serangan, dan kita harus mengatasi problematika dalam negeri, dan agresi harus kita hadapi dengan penuh tanggangjawab dan serius,” tegasnya. (rt/irna)

Qatar Akan Kirim Lagi Dubesnya Ke Iran

Kemlu Qatar melalui laman internetnya, Rabu (23/8/2017), mengumumkan bahwa duta besar negara ini untuk Iran akan kembali ke Teheran untuk menjalankan misi diplomatiknya, dan Doha berharap hubungan bilateral Qatar dengan Iran terus menguat di semua bidang.

Qatar menarik pulang duta besarnya dari Teheran pada Januari 2016 menyusul pemutusan hubungan diplomatik Arab Saudi dengan Iran. Namun pada tanggal 5 Juni 2017 Qatar justru dimusuhi dan diboikot oleh Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, dan Mesir dengan tuduhan Qatar menyokong terorisme. Iran lantas membantu Qatar memenuhi stok kebutuhannya sehingga hubungan Qatar dengan Iran praktis membaik.

Sementara itu Menhan Qatar Khalid bin Mohammad al-Atiyya mengingatkan kepada negara-negara pemboikotnya supaya menghentikan sanksinya terhadap Qatar serta meminta maaf atas peretasan laman kantor berita resmi Qatar.

“Penyelesaian (krisis Teluk) jelas. Negara-negara pemboikot hendaknya meminta maaf atas peretasan laman kantor berita Qatar dan pemalsuan pernyataan yang dikaitkan pada Emir Qatar Syeikh Tamim bin Hamad, mencabut blokade, kemudian pergi ke Kuwait untuk berdialog,” ungkap Atiyya di Moskow, ibu kota Rusia.

Dia menambahkan bahwa Doha lalu terbuka untuk dialog dengan syarat kedaulatan Qatar dihormati, dan Doha juga menyokong upaya Kuwait menyelesaikan krisis ini.

Al-Atiyya juga mengaku telah berunding dengan sejawatnya di Rusia, Sergey Shoygu, mengenai pengembangan hubungan dengan Rusia di bidang pertahanan sesuai petunjuk Emir Qatar. (rayalyoum/aljazeera)

Rusia Menepis Tuduhan Israel Terhadap Iran

Pemerintah Rusia menepis pernyataan anti Iran yang dilontarkan oleh Perdana Menteri Rezim Zionis Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Bantahan ini dinyatakan Negeri Beruang Merah hanya selang beberapa jam setelah Netanyahu melontarkan tuduhan terhadap Iran.

Netanyahu dalam pertemuan dengan Putin di kota Sochi, Rusia, Rabu (24/8/2017), mengungkapkan kekecawaannya terhadap hubungan Rusia dengan Iran dalam pemberantasan terorisme.  Dia mengingatkan Putin bahwa Iran berbahaya bagi dunia dan sedang memperkuat posisinya di Suriah.

Netanyahu mengeluh karena menurutnya, di mana ISIS atau teroris lainnya kalah di situ kevakuman selalu diisi oleh eksistensi Iran.

Beberapa jam kemudian Rusia menegaskan bahwa Iran justru berperan konstruktif dalam penyelesaian krisis Suriah dan menjalin kerjasama erat dengan Rusia di bidang ini.

Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia di New York mengatakan, “Kami memahami sikap Israel terhadap Iran, tapi kami menilai peran Iran di Suriah konstruktif.”

Dia menjelaskan kepada wartawan pendirian Netanyahu mengenai sepak terjang Iran di Suriah. Dia juga menegaskan bahwa berkat upaya segi tiga Rusia, Iran dan Turki dalam proses perundingan Astana untuk Suriah telah terbentuk tiga kawasan yang telah bebas dari konflik, dan sedang terbentuk pula satu lagi kawasan serupa.

“Kami selalu bekersama erat dengan Iran untuk secepatnya meletakkan titik akhir konflik Suriah,” lanjutnya. (irna)

30 Teroris ISIS Tewas Diganyang Pasukan Irak Di Tal Afar

Sekira 30 teroris takfiri ISIS tewas, sementara pasukan Irak berhasil merebut beberapa kawasan  di Tal Afar, Irak utara, Rabu (23/8/2017).

“Pasukan keamanan telah membunuh sekira 30 teroris, termasuk pelaku serangan bunuh diri, dan menghancurkan tiga bom mobil dalam pertempuran di distrik al-Nasr, al-Nur, dan al-Tanak di Tal Afar,” ungkap Letnan Khalid Suhail al-Nasiri dari Pasukan Reaksi Cepat yang bernaung di bawah Kemendagri Irak kepada kantor berita Turki, Anadolu.

Komandan pasukan pembebasan Tal Afar Brigjen Abdul Amir Yarallah mengatakan bahwa Pasukan Kontra-Terorisme berhasil membebaskan distrik al-Kafah selatan dari pendudukan ISIS serta menimpakan banyak kerugian jiwa dan materi pada kawanan teroris besar ini.

Hikmat al-Dulaimi, seorang perwira kepolisian Irak mengatakan, “Satuan-satuan pasukan kepolisian federal dan Pasukan Reaksi Cepat berhasil merebut beberapa bagian distrik al-Tanak di bagian timur Tal Afar.”

Dia menambahkan bahwa Divisi 9 Pasukan Lapis Baja Irak masih bertempur sengit melawan ISIS di beberapa bagian lain distrik al-Tanak.

Rabu kemarin pasukan Irak memasuki hari keempat serbuannya ke Tal Afar dengan bantuan Angkatan Udara Irak dan pasukan udara koalisi internasional.

Operasi militer Irak yang dimulai pada Ahad lalu menyasar kawasan sepanjang 60×40 kilometer yang terdiri atas kota Tal Afar serta dua distrik Iyadiyah dan al-Mahalbiah serta 47 desa. (rayalyoum)